Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
BAB. DINAR


__ADS_3

“ Mama “


Mendengar jeritan azkal yang begitu nyaring , dina pun langsung membuka matanya dan kaget melihat suaminya ternyata berada diatas tubuhnya . “ Aa ngapain ? bukannya semalam aku tidur di kamar azkal ? “ tanya dina , dia ingat semalam ketiduran di kamar anaknya karena azkal tidak mau tidur sendiri di kamar nya . Dina kira , dia hanya bermimpi main kuda - kudaan dengan suaminya , ternyata dina beneran lagi naik kuda . “ Aa se_per__tinya tadi , aku men__dengar su_ara azkal me_ manggil ku . “ ucap dina dengan tersengal - sengal , karena arfan tak mau menghentikan aktifitas di atas tubuh dina .


“ Mama dimana ? azkal takut sendirian mah . heeeee . “ azkal kembali mencari keberadaan ibunya , dengan suara bergetar .


Arfan menghentikan aktifitas naik gunung nya , saat suara azkal kembali terdengar . apa lagi suara azkal terdengar bergetar , karena mencari keberadaan ibunya .


“ Bisa turun dulu ! aa gak denger anak aa nangis manggil - manggil aku lagi . “ dina langsung meminta arfan untuk turun dari atas tubuhnya dengan kesal , bukan nya arfan langsung turun dari atas tubuhnya malah berdiam diri di atas tubuhnya . selain itu , dina pun tidak merasakan torpedo nya berdiri lagi . Mungkin torpedo nya tertidur lagi , karena kaget mendengar suara azkal .


Setelah arfan dari turun dari tubuhnya , dina langsung beranjak dan memunguti pakaian nya yang tergeletak di lantai . Sebelum keluar dari kamarnya , dina terlebih dulu membersihkan miliknya , meskipun arfan maupun dina belum ada yang mencapai ******* nya . “ aku lihat azkal dulu . “ pamitnya dengan keluar dari kamarnya dan langsung menuju kamar anaknya .


Saat membuka kamar azkal , dina melihat azkal duduk di sudut kamar nya dengan menyembunyikan wajahnya . Seperti nya azkal pun tidak berani keluar dari kamarnya , untuk mencari keberadaan ibunya . Azkal pun terlihat sangat ketakutan , mungkin saat azkal terbangun tidak melihat keberadaan dina di samping nya . “ Azkal kenapa nangis seperti itu sayang ? “ ujarnya , dengan menggendong azkal kembali keranjang nya . “ Maafin mama ninggalin azkal , tapi mama keluar hanya mau buang air aja kok . “ alasan dina .


“ Mama jangan pergi lagi , azkal takut sendirian di sini mah . “ ujar azkal , dengan semakin mengeratkan pelukan nya pada ibunya .


*****

__ADS_1


Setelah kejadian malam itu , sudah seminggu ini dina selalu menemani azkal tidur di kamar azkal dan sebagai seorang ayah , arfan pun mengalah dina tidur di kamar azkal .


Dina masuk ke kamar nya dan langsung menuju ke lemari pakaian miliknya , dina juga melewati arfan yang sibuk dengan iPad nya . tapi arfan malah menghentikan pekerjaan dan mendekati dina yang sedang berganti baju di dekat lemari , karena arfan selalu melarang dina berganti baju di kamar mandi. “ sayang , tidak bisa kah malam ini tidur di kamar saja . “ rengek arfan , dengan menemplok di tubuh sang istri dari belakang , saat dina mau mengganti baju tidur nya . “ kamu gak kasian sama punya nya aa “ ujar arfan , dengan membawa tangan dina , untuk menyentuh torpedo nya yang sudah berdiri tegak . “ ka__mu cuekin dia se_lama se_minggu ini loh . “ ujarnya dengan mendesah , karena tangan nakal dina masuk ke resleting celana arfan dan memainkan torpedo milik arfan .


Sungguh tangan dina , malah membuat libido arfan semakin meningkat . “ Masa sama anak sendiri gak mau mengalah sih ? “ ujar dina dengan sensual , karena arfan malah terhanyut dalam permainan tangan istrinya .


Dina sadar dengan apa yang dia lakukannya , malah akan membangun kan torpedo arfan yang sudah seminggu ini di abaikan nya . Dina pun sebenarnya tidak tega pada suaminya yang selama seminggu ini harus menahan hasrat nya , jika saja azkal mau tidur sendiri di kamar nya .


“ Mama cepetan , azkal ngantuk mah . “ azkal berteriak dari ruang televisi , karena ibunya tak kunjung keluar , padahal dina beralasan hanya mau ganti baju tidur .


Arfan langsung menghela napas panjang , saat istri nya keluar dari kamar nya . karena malam ini istrinya terlihat begitu menggodanya , apa lagi saat tangan istrinya bermain di area torpedo nya . “ seperti nya , aku harus cari pengasuh untuk menemani azkal , lagian aku juga butuh dina , bukan hanya anakku yang membutuhkan mamanya . “ gumam arfan yang gak mau kalah mencari perhatian dina .


Keesokan harinya .


“ Hari ini aa yang akan mengantarmu ke pabrik . “ ujar arfan dengan kesal , karena semalam dina tak menepati janjinya untuk kembali ke kamar nya . Padahal arfan menunggu istrinya untuk kembali ke kamar , sampai tengah malam .


“ Ga usah lah a , nanti aa capek bolak - baliknya . “ dina menolak ajakan suaminya , tanpa melihat wajahnya . Dina kadung malu , karena semalam dia malam ketiduran di kamar azkal , padahal dirinya sudah janji akan memuaskan suaminya . Lagian dina masuk kerjanya jam 6 pagi sudah harus ada di pabrik , sedangkan arfan berangkat jam 8 . selain masalah perbedaan waktu , dina juga tidak ingin orang - orang pabrik mengetahui hubungan nya dengan arfan .

__ADS_1


“ Tidak menerima penolakan . “ kekeh arfan dengan tegas . Karena saat ini arfan sudah mempunyai rencana , pengganti semalam yang gagal .


“ Tapi azkal gimana ? siapa yang akan mengantarnya ? “ dina pasti akan menggunakan azkal , agar arfan tidak mengantarnya .


“ Kalo kamu terus menolak ku , tidak usah kerja dan keluar dari pabrik kakak . lagian buat apa kamu kerja sebagai buruh pabrik , padahal kamu itu istri dari seorang Arfan Wijaya pemilik SINAR JAYA grup . “ karena dina terus menolak , akhirnya arfan menggunakan kekuasaannya , agar dina mengikuti keinginan nya .


“ Tidak bisa . kalo aku berhenti kerja , gimana nanti aku menyambung hidup ku . “ dina menolak tegas , permintaan arfan untuk keluar dari kerjaan nya . Dina pun tanpa sadar berucap alasan , kenapa dirinya terus bekerja sebagai buruh pabrik , padahal dirinya adalah istri dari arfan Wijaya .


“ Maksudnya , kamu berencana meninggal kan ku lagi ? “ ucap arfan dengan sorot mata tajam , entah mengapa ucapan dina mempunyai gelagat yang tidak enak


“ Papa , kenapa mama di marahi kaya gitu ? “ tanya azkal , saat Azkal baru hendak bergabung untuk sarapan bersama , tapi terlihat kedua orang tua nya malah berantem atau tanggapan Azkal , arfan sedang memarahi mamanya .


“ Ti_ dak , siapa juga yang ingin ninggalin aa . “ jawab dina dengan gugup , karena tanpa sadar dina mengatakan akan pergi dari arfan .


“ Kalo papa marahi mama kaya oma , Azkal akan bawa mama kembali ke tempat tante rinn . “


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2