Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
BAB. DINAR 9


__ADS_3

“ Dimana azkal mi ? kenapa mami melibatkan azkal dengan membawa nya pergi ? apa belum cukup puas mami menyakiti hati dina , kenapa sekarang mami makin ikut campur urusan arfan lagi , arfan ini sekarang seorang ayah mih , jadi biarkan arfan yang menentukan jalan hidup arfan sendiri dan bertanggung jawab atas tindakan yang di perbuat arfan . “ geram arfan , karena ibunya membawa azkal pergi tanpa sepengetahuan nya .


Arfan saat ini berada di kediaman orang tuanya , karena fanny membawa azkal pergi , saat azkal sedang bermain di depan kontrakan dengan teman - temannya . sementara arfan sendiri sedang bersiap - siap di kamarnya , untuk menyusul dina . tapi saat arfan telah siap , salah satu teman sebaya azkal mengatakan , jika azkal ikut naik mobil dengan omanya .


“ Apa gara-gara perempuan gila itu yang telah meracuni otak mu , sampai kamu berani melawan mami sekarang ? “ jawab fanny , saat sang anak datang ke rumah nya dengan keadaan marah .


“ Mami arfan mohon , berhenti menyebut dina itu perempuan gila . dina itu perempuan yang telah melahirkan cucumu , apa mami pernah berpikir , kenapa dina sampai mengalami gangguan jiwa ? itu semua karena ulah arfan tak mau bertanggung jawab dengan apa yang sudah menimpa dina mi . jadi arfan mohon ! kembali kan azkal pada kami , sebelum dina mengetahui nya dan akan histeris karena panik mi , arfan mohon “ arfan merendahkan suara nya , dengan menangkup kan kedua tangan nya , agar ibunya mau mengembalikan azkal padanya sebelum dina kembali .


“ Apa kamu segitu takutnya , dengan perempuan gila itu ? sampai kamu rela memohon seperti itu sama mami , padahal mami hanya ingin kamu kembali ke rumah ini , kamu pun bisa membawa azkal kalo itu mau mu , tapi tidak dengan ibunya , karena kamu pewaris tunggal JAYA RAYA grup . mami tidak ingin kamu mempermalukan keluarga besar Wijaya , hanya karena mempunyai seorang menantu mantan orang gila . kamu pun nantinya akan menggantikan papi menjadi CEO nya fan , jadi mami minta sama kamu ! pikirkan juga martabat keluarga mu . “ fanny pun berharap , arfan mau memikirkan perusahaan keluarga nya , bukan hanya memikirkan perempuan tak layak seperti dina yang arfan terus pikirkan , menurut pemikiran fanny sendiri .


“ Bukan nya mami seorang ibu ? kenapa mami begitu egois ingin memisahkan anak dengan ibunya ? apa martabat sangat lah penting untuk mami , hingga mami tak memikirkan perasaan arfan ? mami ingat , saat mami mengabaikan arfan dan membuang arfan ke garut , sampai arfan tak mempunyai hati nurani dan itu semua karena mami . “ karena geram , arfan pun sampai membahas masa - masa kelamnya .


Dulu fanny menitipkan arfan pada paman dari suaminya , karena kesibukan nya membantu perusahaan suaminya yang hampir kolaps . fanny saat itu masih menjabat sebagai sekretaris arya , karena fanny sangat tidak menyukai staf yang membantu perusahaan suami nya perempuan , itu lah sebabnya fanny sewaktu - waktu masih menjabat sekertaris Arya jika di butuhkan , meski sekarang fanny sudah tak aktif lagi , karena sudah ada yang menggantikan nya dan tentu saja seorang laki-laki yang menggantikan nya. “ mami tidak pernah merasa membuang mu , tapi mami hanya menitipkan mu pada paman yudi karena perusahaan papi mu sedang dalam masalah besar waktu itu . “ elak fanny .

__ADS_1


Di saat fanny dan arfan masih berbincang dengan serius , salah satu pelayan wanita yang umurnya di atas fanny itu menghampiri kedua majikan nya yang masih berbincang dengan panas . “ maaf nyonya , di luar ada 3 perempuan yang memaksa ingin masuk . “ ucap pelayan perempuan itu dengan berbicara sedikit bergetar karena takut akan menjadi amukan kedua majikannya dan benar saja pelayan itu langsung mendapatkan amukan dari sang nyonya .


“ Usir mereka ! “ fanny langsung menyuruh pelayan nya untuk mengusir nya dengan lantang , karena fanny sedang menghadapi anaknya yang keras kepala dan kekeh akan terus mempertahankan perempuan seperti dina .


“ Tapi nya mereka ..... “ belum sempat pelayan itu menjelaskan nya , tapi tamu yang di maksud pelayan perempuan itu menerobos masuk dengan paksa .


“ Azkal , azkal di mana kamu ? “ tamu yang di maksud pelayan wanita itu adalah dina , rina dan shela . mereka bertiga datang ke kediaman orang tua arfan untuk mengambil kembali azkal , yang di bawa nyonya fanny .


Salah satu tetangga kontrakan dina , mengabarkan jika azkal di bawah oleh wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dan arfan pun terlihat panik saat mengetahui nya . dina pun langsung menuju ke rumah orang tua arfan , saat mendapat kan kabar tersebut dari tetangganya . untungnya , dina masih bersama dengan kedua sahabat nya saat mendapat kabar tersebut , sehingga kedua sahabat nya ikut turut ke kediaman orang tua arfan .


“ Jangan harap kamu bisa pergi dina , meski kamu pergi ke ujung dunia pun , aku akan tetap menemukan mu , karena kita sudah di takdirkan untuk bersama . “ arfan langsung menjawab ucapan dina , karena arfan kekeh mempertahankan dina dan hubungan nya , meskipun maminya terus menghalangi nya .


Shela mendekati dina yang masih memohon pada tante dari suaminya . “ Dina tenang lah , tante fanny tidak akan mungkin melukai cucunya sendiri . “ ucap shela dengan merangkul dina dari samping , karena dina terlihat sangat panik dan terus menangis .

__ADS_1


Rina pun mendekati kedua sahabat nya .


“ Shela benar dina , nyonya fanny itu sangat menyayangi azkal , jadi tidak mungkin nyonya fanny akan membahayakan cucunya sendiri . “ rina pun ikut berpendapat untuk menenangkan dina .


“ Ternyata kamu masih ingat dengan anak mu , bukan nya kamu habis makan siang dengan laki-laki lain . “ fanny semakin geram , apa lagi setelah mendapat kiriman foto dina yang sedang berjabat tangan dengan lelaki . fanny mendapatkan foto itu , dari salah satu anak buah suaminya .


“ Apa maksud mami ? “ arfan langsung bertanya maksud dari ucapan maminya , karena setahu arfan , dina hanya pergi dengan kedua sahabat nya .


“ Kenapa kamu tidak tanya kan langsung pada orang nya . oh iya mami lupa , perempuan itu kan pernah mengalami gangguan mental , jadi mana mungkin dia bisa berkata jujur . “ fanny terus mencibir dina , dengan terus mengatakan dina gila .


“ Apa yang di ucapkan ibu mu benar fan , aku telah bertemu janji dengan seorang laki-laki yang bernama dika . “ dina langsung membenarkan ucapan fanny , agar arfan melepaskan nya dan fanny mengembalikan azkal padanya .


Arfan pun langsung mencari kebenaran dengan melihat kearah kakak ipar nya . tapi shela langsung memberi jawaban dengan gelengan kepalanya , saat arfan melihat nya untuk mencari kebenaran dari ucapan dina . tak di sangka arfan langsung menarik tangan dina dengan paksa dan membawa dina pergi .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2