
" pak rey ada di kota ini? ko bisa dia berada di kota ini? terus dia mau ngasih sp kekita ? " teriak dina karena kaget mendengar pak rey berada di kota nya.
shela langsung membekap mulut dina karena shela takut pak rey mendengar teriakan dina .
" mamah kenapa teriak- teriak mah? " tanya azkal mendengar ibunya berteriak.
" mamah ga kenapa - kenapa sayang, tenang aja. " sahut dina pada anaknya.
shela melepaskan bekapan tanganya pada dina. lalu mengangkat telunjuk dan menempelkan di mulutnya " seszzz ! ! jangan teriak lagi ,or,,,,,,,, " shela belum menyelesaikan kata- katanya .
ceklek,,,,
" or,,,,, orang nya nongol dah " ucap shela dengan lemas , karena pak rey masuk ruang rawat azkal.
" sudah? cepat waktu tidak banyak. " ucap pak rey angkuh sambil memasukkan kedua tangan pada saku celananya.
rina dan dina melihat kearah shela, meminta penjelasan tapi orang yang dituju hanya menepuk jidat lalu menganggukkan kepala nya
" shell " panggil rina dan dina berbarengan lalu mereka berdiri dari sofa.
" nanti aku jelasin, aku pergi dulu. " pamit shela dengan suara lirih.
" shell , gimana dengan rencana kita? " tanya rina dengan membisikkan ditelinga shela.
" nanti aku balik lagi rin, setelah urusan ku dengan pak rey selesai. " jawab shela dengan kembali berbisik.
" hey , kalian berdua ngerencanain apa? kenapa aku tidak diajak . " tanya dina karena melihat kedua teman nya saling berbisik.
" nanti rina yang jelasin din. " jawab shela.
__ADS_1
rina menganggukkan kepalanya tanda setuju dengan shela.
" sudah cepet . " ucap pak rey dengan menarik tangan shela.
pak rey dan shela keluar dari ruang rawat azkal .
" ini sebenarnya ada apa sih? kenapa tadi shela bilang , pak rey mau ngasih sp sama kita ! " tanya dina setelah pak rey dan shela keluar dari ruang rawat anaknya.
" mah om tadi siapa ? ko tadi narik tangan tante shela. " tanya azkal yang melihat pak rey menarik shela untuk keluar ruangan.
" azkal diam dulu yah !!
mama sedang bicara dengan tante rina dulu. " jawab dina pada anaknya.
" mama sini ! azkal ngantuk . mau bobo sama mama aja, ga mau sama ante disya. " azkal meminta ibunya untuk keranjangnya.
*
*
saat ini shela sedang berada dimobil pak rey, entah pak rey mau bawa shela kemana.
" pak rey kita mau kemana? pak rey tidak mau menghukum ku dengan menculikku kan? " tanya shela dengan nada sedikit bergetar karena takut saat rey mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi. " pak bisa dipelanin mobilnya ! ! " pinta shela.
" kenapa kamu tidak meminta izin padaku kalo mau kesini? " tanya pak rey dengan dingin.
" tapi, aku sudah meminta izin pada pihak absensi pak . " jawab shela.
pak rey menghentikan mobilnya lalu melihat kearah shela yang sedari tadi menundukkan wajahnya karena takut. " kenapa kamu tidak meminta izin padaku juga shell? seharusnya kamu meminta izin padaku karena aku ini atasanmu !! aku berhak tau kenapa kamu meminta izin , karena aku atasan mu . seharusnya kalo kamu pergi kegarut pun bilang padaku , supaya aku tak menghawatirkanmu dan bisa mengantarkan . " ucap pak rey.
__ADS_1
shela kaget mendengar maksud dari kata - kata pak rey barusan, shela mengangkat kepalanya lalu melihat wajah atasannya yang menghawatirkan nya. " maksud pak rey apa menghawatirkanku? apa pak rey juga menghawatirkan anak buah pak rey yang lainnya? " tanya shela mulai lebih berani pada atasannya.
" tidak aku hanya menghawatirkanmu . aku menyukai mu shela, lagian bukannya kamu sudah tidak bersama danis lagi . " pak rey mengungkapkan perasaan nya pada shela karena dia tahu shela telah putus dengan danis .
" apa maksud pak rey? dari mana pak rey tau kalo aku sudah tidak bersama mas danis? " tanya shela dengan menajamkan matanya
" seharus kamu tau maksudku shell , kenapa selama ini aku selalu ingin kamu berada di dekat ku. aku selama ini menahan perasaan ku karena kamu kekasih danis shela, tapi sekarang kamu sudah tidak bersama dengan danis, karena danis bo*** lebih memilih bella dari pada kamu yang selama 5 tahun menemani nya. kamu tanya kenapa aku tahu banyak hal tentang hubungan mu dengan danis ? kamu lupa kalo aku teman danis. " pak rey mengungkapkan perasaan yang selama ini dia pendam.
sebenarnya rey diam -diam mempunyai perasaan pada shela sejak danis mengenalkan shela pada rey beberapa tahun yang lalu . rey terus teringat wajah kekasih dari sahabat nya , rey benar - benar tidak bisa melupakan bayang-bayang shela saat pertama kali bertemu.tapi rey tak berniat sekalipun untuk merebut shela dari danis , dia hanya berniat untuk menjaga tanpa harus memiliki shela karena shela pun tak pernah mengingat kalo dia mengenal rey selama ini. shela pun tak mengetahui selama ini yang membantunya bukan danis melainkan rey , rey lah yang selalu membantu shela dimasa sulit shela melalui danis. rey juga membantu biaya pengobatan mendiang ibunya selama sakit , karena pengobatan ibunya membutuhkan biaya yang tidak sedikit. shela tidak mengetahui semua itu, karena yang dia tahu selama ini yang membantunya adalah danis. " shela, maukah kamu jadi kekasih ku sekarang "
pinta pak rey dengan memegang tangan shela.
shela masih belum menjawab karena dia masih shok dengan pengakuan atasan nya tentang perasaan nya.
shela melepaskan pegangan tangan pak rey. " maaf shell, mungkin bagi kamu ini terlalu cepat tapi bagiku ini waktu yang aku tunggu selama ini dalam hidupku. " ucap pak rey lalu melihat shela seperti ingin menolak nya.
" maaf pak,,,,, " shela belum menyelesaikan kan kata- katanya tapi pak rey sudah memotongnya.
" kamu tidak perlu menjawabnya, kamu pun tidak perlu membalas perasaanku saat ini juga, kamu hanya harus selalu disampingku tanpa menghindari ku . " setelah mengungkapkan cinta nya pak rey kembali menjalankan mobilnya kembali.
" pak rey " panggil shela setelah rey menjalankan mobilnya kembali. " pak rey kenapa bisa menyukai ku ? aku hanya gadis biasa pak, akupun hanya gadis yatim piatu, aku tidak mau punya hubungan dengan orang kaya seperti mas danis. " ungkap shela.
bersambung,,,,
minta like dan komentar nya
terimakasih,,,,
# milea
__ADS_1