Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
37 . seseorang dimasa lalu


__ADS_3

" kenapa mas rey punya fotoku waktu SMA? seingat ku nih foto waktu aku kelas 10 di Sunyaragi cirebon deh. " shela mengingat fotonya waktu dia dan teman kelasnya pergi ke Sunyaragi untuk pelajaran sejarah, tapi waktu itu shela foto dengan desi berdua seingat nya . shela menaruh fotonya kembali lalu masuk kekamar mandi untuk membersihkan badan nya terlebih dulu.


" waw,,,,


kamar mandinya besar sekali, ini mah seukuran kamarku . tapi sayangnya gak ada gayung di kamar mandi sebesar ini, cuman ada shower sama bak buat berendam. " shela mengira bathtub itu bak karena dia gak faham.


shela mandi dengan shower karena shela belum bisa menggunakan bathtub. setelah selesai mandi, shela mencoba menghubungi suami nya terlebih dulu sebelum turun kebawah untuk makan malam yang terlambat.


panggilan pertama tersambung tapi tidak diangkat, panggilan kedua tersambung tapi di rijek, shela tak menyerah menghubungi kembali suaminya tapi malah diluar jangkauan.


" sebenarnya kemana mas rey? kenapa telpon nya malah dimatikan. sebaiknya aku makan dulu, karena perutku sudah sangat lapar. " gumamnya lalu shela pun kebawah untuk makan. setelah selesai makan shela terlebih dulu membereskan bekas makannya, karena shela gak mungkin memanggil bi sumi hanya untuk membereskan bekas makan nya. selesai membereskan bekas makannya shela langsung kekamar untuk menghubungi kembali suaminya, tapi tetap sama handphone suaminya masih diluar jangkauan.


" kenapa awal pernikahan ku seperti ini ? apa karena aku terpaksa menerima nya, makannya Allah menghukum ku seperti ini " gumam shela dengan berbaring diranjang suaminya.


" ya Allah kalo memang mas rey jodoh yang dikirim untukku melalui kakakku, hamba mohon iklaskan hamba untuk menerima semua takdir yang kau tentukan. dan jika mas danis memang bukan jodoh untukku, hilang kan semua perasaan yang ku punya selama ini untuk mas danis. " doa shela sebelum memejamkan matanya.


sekarang shela mencoba untuk ikhlas menerima pernikahan nya meskipun shela tak tahu keberadaan suaminya.


tanpa terasa sudah seminggu ini shela menjadi istri dari reymon angkasa tapi hingga saat ini rey tak kunjung kembali kerumahnya. setiap hari shela mencoba menghubungi dan memberi pesan pada suaminya tapi tetap sama tak ada balasan sama sekali, shela pun setiap hari datang ruangan suaminya tapi selalu kosong. shela berencana untuk menemui mertuanya besok, kalo rey tidak ada ruangan nya lagi.


pagi pun tiba , shela sengaja berangkat ke pabrik lebih awal untuk mencoba kembali mencari keruangan suaminya.


setelah sampai depan ruangan suaminya, shela langsung masuk tanpa mengetuk pintunya terlebih dulu. shela melihat seseorang melihat kearah jendela dengan posisi membelakanginya .


" mas rey akhirnya ya Allah " ucap shela mengira yang duduk di kursi itu suaminya, lalu orang itu berbalik mengarah shela.

__ADS_1


" mba shela " panggil orang itu.


" arfan, sedang apa kamu berada diruangan mas rey? tanya shela begitu melihat laki-laki yang berada dibalik kursi rey.


" mba shela apa kabar? emang abang gak bilang kalo aku yang menggantikan abang setelah abang menjadi wakil direktur " arfan malah menanyakan hal itu pada shela.


" sejak kapan fan? " ucap shela dengan lemas karena kecewa laki-laki yang berada dibalik kursi itu bukan suaminya.


" fan mba boleh tanya? kemana mas rey saat ini? " tanya shela dengan suara lirih.


arfan malah bingung kenapa shela malah menanyakan rey padanya " emang abang gak bilang seminggu ini abang kemana " arfan malah balik bertanya.


shela menjawab dengan menggelengkan kepalanya.


shela menggelengkan kepala nya lagi , karena rey sama sekali tak memberitahu nya.


apa ada masalah dengan hubungan abang dengan mba shela? masa abang gak memberitahu kan keberangkatan nya ke cirebon pada istrinya? bukannya mereka pengantin baru. ucap arfan dalam hatinya.


" mungkin abang gak sempet memberitahu mba karena mendadak perginya juga. mumpung mba disini, gimana kalo mba anterin aku keruang produksi karena akukan baru pertama kali masuk pabrik. " arfan meminta tolong shela untuk mengantarkan nya keruang produksi.


gak sempat tapi dia memberitahu arfan kemana dia pergi selama ini . sudahlah mulai sekarang aku tak mau memikirkannya lagi, selama ini aku sudah berusaha menghubungi nya dan mencari tahu keberadaan nya . ucap shela dalam hatinya.


melihat shela melamun dan tak menjawab nya arfan melambaikan tangannya untuk menyadarkan lamunan shela.


" mba ko malah melamun sih? " ucap arfan setelah shela tersadar dari lamunan nya.

__ADS_1


" kenapa fan? tadi kamu tanya apa sama mba? " sadar shela dari lamunan nya kemudian menanyakan kembali pada arfan.


" mba ngelamunin apa sih? tadi aku bertanya, mba bisa gak anterin aku keruang produksi? "


tanya arfan kembali saat shela sudah sadar dari lamunan nya.


" hayu kalo kamu mau keruang produksi ? " ucap shela lalu keluar dari ruangan rey ralat bukan ruangan rey lagi tapi ruangan arfan sekarang, karena rey sudah menjadi wakil direktur pabrik nya.


setelah sampai shela memberitahu kan ruangan satu - satu pada arfan. " dipaling depan itu ruang absensi fan, kalo ini kantor produksi ruangan ku fan, kalo yang paling bising itu ruang produksi nya, hayu masuk keruang produksi biar kamu tahu sekarang ini sedang memproduksi apa? " shela mengajak arfan masuk keruang produksi.


" nanti didalam kamu ditemani oleh temanku yah, soal nya mba mau keruangan mba. " ucap shela karena shela harus mengerjakan tugasnya.


" siap mba " jawab arfan dengan mengacungkan ibu jari nya.


" itu teman mba, kita kesana . " ajak shela setelah melihat dina sedang mengoperasikan mesinnya.


" dina " panggil shela pada sahabat nya.


dina menoleh kebelakang karena merasa ada yang memanggilnya.


deg,,,,


dina kaget dengan orang yang berada disamping sahabat nya , begitupun dengan arfan sampai menghentikan langkah nya karena melihat orang yang selama ini dia cari.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2