
" ting tong " bi sumi menekan bel rumah arfan
ceklek,,,,,
" bi sumi , tumben kesini ? ada perlu sama siapa bi ? " tanya ART yang membukakan pintu .
" lusi , bibi cuman nganterin nona shela , istrinya den reymon . " jawab bi sumi dengan mengenalkan shela majikan nya , pada teman sesama ART.
" ini istrinya den reymon bi ? ternyata masih muda banget , cantik lagi . pantesan kata nyonya , den reymon sangat mencintai nona .
masuk dulu bi , nona - nona .
" duduk dulu non ! " ujar lusi ART di rumah arfan . kemudian menuju dapur untuk membuat kan minuman .
" bibi sumi , ini rumahnya neneknya azkal ? gak nyangka , rumah calon mertua nya dina ternyata lebih gede dari rumah kamu shell ." ujar rina , dengan melihat sekeliling rumah .
" azkal siapa non rina ? " bi sumi belum mengenal azkal , karena sang majikan belum menceritakan tentang dina maupun azkal .
" kirain nona nya bibi sudah cerita . "
shela menyikut rina , karena rina menyebutkan nona.
" makasih mba, tidak perlu repot - repot bikin minuman . kita kesini cuma mau ketemu tante fanny . " ujar shela setelah ART memberinya minuman .
" nyonya ada di taman belakang nona , menemani den kecil main . mari nona aku antar ke sana , kalo mau ketemu nyonya . " lusi mengantar shela dan rina bertemu majikan nya di taman belakang .
" waw ternyata calon mertua dina juga sangat kaya , aku jadi insecure berteman dengan kalian deh . " rina yang kaget dengan keadaan rumah nenek azkal pun berbisik pada shela saat berjalan menuju taman belakang.
__ADS_1
" itu nyonya fanny , nona shela . aku ke dapur dulu , mau nyelesain tugas . " lusi langsung kembali ke dapur setelah menunjukkan keberadaan majikannya .
" makasih mba " ucap shela dan rina bersama.
" ya ampun rumahnya sudah seperti taman bunga saja , halamannya juga luas banget . " ujar rina , saat melihat begitu banyak aneka tanaman bunga di taman.
" rina jangan merusak bunga tante dong! itu azkal lagi main bola , seperti nya dia seneng banget berada di sini . awas jangan malu - maluin seperti di rumahku , saat di depan tante suamiku . " shela memperingati sahabat nya , karena sikap rina saat rumah nya
rina mendengus saat shela memperingatinya.
" siapa yang malu - maluin sih ? aku cuman eksaited , melihat rumah segede gini tau . apalagi yang aku datangin selama ini , cuman rumah petak kaya kontrakanku doang. " jelas rina .
" assalamu'alaikum , tante apa kabarnya . " shela menyalimi tangan tante suaminya dengan ta 'zim , saat berada di belakang fanny .
" wa 'alaikum salam cantik, tumben ? ada angin apa istri ponakan tante ini main ke rumah ? " ujar tante fanny setelah kedatangan istri ponakan nya.
" Bukan nya itu nyonya fann , istri dari tuan Arya pemilik pabrik dimana dulu aku dan dina bekerja . kalo nyonya fann nenek dari azkal , berarti dina dulu bekerja di pabrik arfan dong . sepertinya mereka sudah ditakdirkan berjodoh . selama apapun mereka berpisah , tapi kalo takdir mereka berjodoh pasti akan bertemu. " batin rina, saat melihat tante dari suaminya shela.
azkal berhenti bermain dan langsung berlari dengan senang saat melihat kedua tantenya .
" tante rinn , tante shell. " panggil azkal saat melihat kedua tantenya berada di rumah Oma nya .
" azkal " rina memeluk azkal , tanpa memperdulikan mantan bosnya .
tante fanny yang melihat kedekatan rina dan cucunya , mengira rina adalah ibu dari cucunya . " apa perempuan itu , ibu dari cucu ku ? tapi bukannya , menurut arfan ibunya azkal berada di rumah sakit . " batin tante fanny dengan terus memperhatikan rina .
" curang banget sih , azkal gak meluk tante juga . " shela berpura-pura merajuk saat azkal hanya memeluk rina .
__ADS_1
azkal beralih memeluk shela , saat melihat tante yang satunya merajuk . " tante shell , jangan marah dong , nanti cantik nya hilang loh. " rayu azkal .
" is budak leutik sudah pandai merayu . " ujar rina dengan mengusap kepala azkal saat berada di pelukan shela .
karena penasaran tante fanny pun bertanya dan mendekati rina . " ini mamahnya azkal ? " rina langsung melirik shela saat tantenya bertanya padanya , dengan memegang pundaknya .
" aku rina tante , bukan sa .... "
tante fanny langsung memeluk rina , tanpa mendengarkan omongannya rina . tante fanny mengira rina itu ina , perempuan yang selalu disebut arfan .
rina yang kaget , karena tante fanny tiba-tiba meluk pun jadi salah tingkah dan terus memberi isyarat mata pada shela .
" ina , maafin semua perbuatan anak tante , tante tahu arfan salah karena tak bertanggung jawab atas perbuatan nya pada kamu dulu . kamu tahu na , arfan baru saja sembuh dari sakit nya karena kecelakaan yang menimpanya, saat 5 tahun yang lalu. " tante menjelaskan dengan menangis , karena merasa bersalah dengan sikap arfan pada dina dulu .
" seperti nya , tante fanny mengira rina itu dina deh . tante fanny , sampai nangis dan minta maaf segala pada rina . " gumam shela , dengan suara kecil .
" Oma jangan nangis ! tante rinn , jahatin Oma yah ? ko Oma sampe nangis, pasti gara-gara tante rinn deh . " ujar azkal dengan menghampiri Oma nya yang menangis di pelukan tante nya .
" tante maaf , itu rina temannya dina , bukan mamanya azkal . " shela pun akhirnya menjelaskan .
" ini bukan ina , mamahnya azkal shell ? " tanya tante fanny , dengan melepaskan pelukan nya pada rina.
" maaf nyonya , tadi saya ingin menjelaskan . tapi nyonya keburu memeluk saya . " ujar rina dengan kikuk.
" maaf aku salah mengira . lalu kemana mamahnya azkal ? "
" justru kita mengira dina kemari tante . " shela menjawab .
__ADS_1