
“ Ini masih sore , tidak bisa kah nunggu malam saja . “ ucap dina , dengan menyilangkan kedua tangan nya , untuk menutupi kedua bukit kembarnya . karena arfan sudah melucuti pakaian bagian atas , yang di pakai untuk menutup kedua bukit kembarnya .
Namun , arfan malah bersimpuh di kaki dina . “ terimakasih , terimakasih karena kamu, aku normal kembali . “ ujar arfan dengan menangis .
Dina sampai kaget , karena arfan sampai menangis dan bersimpuh padanya . “ Aa jangan seperti ini , bangun ! “ dina sampai bingung , ada apa dengan suami nya .
Arfan menangis karena dirinya bersyukur , singkong nya kembali berdiri setelah kecelakaan 5 tahun yang lalu . namun , arfan malah melepas tangan dina yang dia gunakan untuk menutupi bukit yang sangat indah menurut arfan . “ jangan menghalangi pemandangan yang sangat indah ini sayang . “ ujar arfan , tanpa menjawab kebingungan dina .
Arfan langsung mendekat dan mengecup bibir dina sebentar . “ rasanya masih sama . “ ujarnya saat melepasnya . sesaat arfan pun kembali mengecup bibir dina lebih lama dan menuntut .
Awalnya dina tak merespon , karena masih bingung . tapi dina mengalungkan kedua tangan nya pada leher suaminya , saat arfan mengecup nya lebih lama dan menuntut . “ mphhh “ dina membuka mulut nya , dan membiarkan arfan mengobrak-abrik rongga mulut nya .
Arfan kemudian membaringkan dina di ranjang dengan melepas pagutannya . “ bisa kita mulai sekarang ? aku sungguh-sungguh bisa mati , jika harus menunggu malam tiba . “ ujar arfan dengan mata yang sudah di kabut gairah .
__ADS_1
Dina mencapit hidung arfan yang berada tepat di hadapan nya . “ lebay banget sih , lagian mana ada menahan birahi nya sampai malam saja bisa mati . “ jawab dina dengan menggelengkan kepalanya .
Arfan senang , dina sekarang jauh lebih santai , saat berinteraksi dengan nya . “ emang kamu mau , liat aku mati ? “ jawab arfan dengan berpura-pura merajuk . tapi seperti nya arfan berhasil , karena dina menutup mulut arfan dengan bibir nya .
“ Cup “ dina mengecup sekilas . “ jangan ngomong yang aneh - aneh seperti itu . “ ujar nya dina , tanpa tahu jika arfan sangat syok dengan tindakan dina barusan .
Arfan mematung , saat pertama kalinya dina mencium bibir nya . “ apa aku sedang ber mimpi , di cium seorang perempuan cantik yang sudah lama aku inginkan . “ gumam arfan , dengan terus memegang bibir nya .
“ Sumpah kamu lebay banget a . “ ujar dina dengan membuang muka kesamping , karena malu dengan tindakan yang telah mencium arfan . “ bangun atuh ih berat Aa teh ! “ pinta dina , karena arfan masih belum beranjak dari atas tubuh dina .
Wajah dina semakin merona malu , karena arfan semakin menggoda nya . “ turun ! kalo gak mau sekarang mah . “ entah dina kelepasan ngomong , atau dina benar-benar sudah siap jika arfan meminta haknya sekarang .
Arfan tersenyum bahagia mendengar dina menawarkan diri padanya . arfan tak membuang waktu , dia langsung menanggalkan semua pakaian nya , tak terkecuali pakaian dina yang belum arfan lepas kan . “ let's Go baby . “ ucapnya dengan semangat .
__ADS_1
Dina menelan ludah nya dengan kasar , karena arfan sekarang tak memakai sehelai benang pun . tanpa pemanasan , arfan langsung memasukkan singkong nya , kedalam gua milik dina yang belum di masuki siapapun selama 5 tahun .
Jlebb
“ Ahhh . “ dina menjerit kencang , bukan karena dina masih perawan . tapi karena singkong arfan masuk tanpa aba - aba dan permisi , oleh pemilik gua .
Dina masih merasakan perih dan sempit di bagian inti , karena dina dan arfan melakukan nya hanya sekali , itupun kejadian nya sudah sangat lama . “ ya Allah nih orang gak kira - kira , singkong segeda gitu langsung di masukin begitu aja . perasaan kalo di novel - novel yang saya baca , kalo mau kaya gituan ada pemanasan nya , ko arfan langsung di masukin begitu aja . “ dina terus mengerutu dalam hatinya , saat arfan mulai memaju mundurkan singkong nya . dina sama sekali tidak menikmati sentuhan arfan , kalo bukan karena kewajiban nya .
Arfan terdengar melenguh dan langsung turun dari tubuh istrinya , saat mayones nya keluar dari singkong arfan , dia semburkan ke dalam rahim dina . “ maaf kamu pasti tidak menikmati nya , maklum baru buka puasa lagi , setelah 5 tahun ngerem didalam gak mau bangun . “ sesal arfan , saat melihat wajah sang istri yang betmut . “ kamu pasti heran yah ? “ ujarnya dengan menutupi tubuh dina dengan selimut .
Dina memicing kan matanya , saat mendengar ucapan arfan . “ palingan efek kecapean doang a . “ jawab dina .
Arfan menggelengkan kepalanya “ kamu salah , aku seperti ini karena kecelakaan yang menimpa ku 5 tahun yang lalu . kecelakaan itu terjadi saat kamu melahirkan azkal , mungkin itu balasan karena aku lari dari tanggung jawab ku .
__ADS_1
**Maaf banget yah jarang up , soalnya kesibukan di dunia nyata ku. 🙏🙏🙏
Bersambung**