
saat ini shela sudah berada di kontrakan rina, tinggal menunggu dina datang . shela datang ke tempat rina tidak sendiri, shela membawa rey suaminya dan juga arfan ke tempat rina.
melihat shela membawa orang lain , rina pun membawa shela keluar untuk berbicara.
" shell, bisa ikut aku sebentar ! " rina membawa shela keluar dari kamarnya untuk meminta penjelasannya. setelah keluar rina langsung meminta penjelasan. " shell, bisa dijelasin kenapa kamu membawa rombongan kemari? " rina bertanya ketika sudah diluar.
sebelum shela sempat menjawab dina menghampiri kedua sahabat nya yang sedang berbicara diluar bukan didalam.
" shell, rin, ko kalian ngobrolnya diluar ? ada apaan sih? ko muka kalian juga tegang gitu . " ujar dina. dina baru datang dengan menuntun azkal .
" kamu tau din, shela kesini malah bawa pasukan ? " ucap rina dengan terus menatap shela.
" bukan pasukan rin, orang cuman bertiga. " shela menjawab dengan santai.
" sama aja. kenapa sekalian gak se RT kamu bawa shell ! kita menyuruhmu datang kesini untuk meminta penjelasan kamu, saat di Moll kemarin. bukan malah membawa pasukan" rina geram karena shela malah membawa dua laki-laki kesini.
" tunggu dulu rin ! maksudnya shela kesini tidak sendiri ? " dina menyahut ketika shela dan rina malah berdebat.
" azkal dibawah dulu yah sama enin ! mama mau bicara dulu sama tante shell dan tante rinn. " dina menyuruh anaknya pergi dulu sebelum meneruskan pembicaraan dengan kedua sahabat nya.
azkal pun hanya mengangguk kan kepalanya kemudian turun kebawah.
" jadi gimana bisa dijelaskan sekarang? maksud kamu rin,shela membawa siapa kemari? " dina mulai berbicara dengan serius dengan terus menatap shela dan rina secara bergantian.
" jadi gini dina, didalam kamar ku itu ada dua cowok yang shela bawa kemari. kalo yang satunya itu pak reymon , satunya gak tau siapa. " rina menjelaskan.
" satunya sepupunya abang. " shela menjawabnya dengan santai.
__ADS_1
rina dan dina kaget , shela menyebut rey dengan sebutan abang.
" abang ? maksud kamu, abang itu pak rey shell? sejak kapan kamu memanggil pak rey dengan sebutan abang? " tanya dina dengan heran.
" sejak menikah. " ucap shela dengan jujur.
" hah,,,,,
menikah,,,, " teriak rina dan dina berbarengan .
mendengar suara teriakan dari luar, rey pun langsung keluar diikuti arfan dibelakang nya.
" kenapa de? ada apa teriak - teriak? " rey bertanya dengan mendekati shela yang sedang berbicara dengan kedua sahabat nya, kemudian rey berdiri di samping shela.
melihat rey keluar dari dalam kamar rina, kemudian mendekati shela . dina pun menyikut tangan rina dengan berbisik ditelinga rina. " rina, aku tadi gak salah dengar kan rin? shela bilang dia sudah menikah dengan pak reymon .
pak reymon kan seorang manajer . masa mau dengan karyawan biasa kaya shela , pasti ada apa-apa ini. " rina masih berbisik pada dina.
" jiwa kepo ku jadi meronta kie ey " balas dina.
dina belum menyadari seseorang yang berdiri dibelakang rey, karena dina hanya melihat wajah rey tanpa melihat seseorang dibelakang rey.
" kenapa kalian dari tadi terus berbisik ? kalo kalian kepo tentang hubungan aku dan abang, kenapa tidak menanyakan langsung padaku . " sungut shela melihat kedua sahabat nya dari tadi berbisik.
" kita emang kepo sama ka,,,,,, mu,,,,,, " dina menjawab dengan terbata karena dina melihat seseorang yang dina benci berdiri dibelakang pak reymon, dalam seketika raut muka dina berubah menjadi merah karena marah.
" shela, kamu sengaja bawa orang itu kemari. " ucap dina dengan marah dan menunjuk arfan yang berdiri dibelakang rey, kemudian dina pun pergi tanpa menjelaskan apapun.
__ADS_1
shela yang melihat kemarahan dina pun bingung , sebab shela tak mengerti apa maksud ucapan dina barusan. shela melihat kearah rina " rin, maksud dina tadi apa? "
rina hanya mengangkat kedua bahunya , tanda tak tahu apapun sebab kemarahan dina.
rina pun bingung melihat kemarahan dina barusan, setelah melihat seseorang yang berdiri dibelakang pak reymon.
" fan, apa dina mengenalmu? kenapa setelah melihat mu , dina berubah sangat marah? " shela bertanya pada arfan, karena dina berubah sangat marah ketika melihat arfan.
" mba shela , boleh tanya dimana letak kamar dina? " arfan tak menjawab pertanyaan shela, malah menanyakan letak kamar temannya.
" fan jawab dulu ! apa kamu mengenalnya? " tanya shela sekali lagi pada ponakan suaminya.
" iya mba, saya mengenalnya. jadi saya mohon kasih tahu dimana letak kamarnya " arfan menangkup kan kedua tangan nya agar shela mau memberitahu letak kamar.
shela yang melihat arfan yang terus memohon pun bingung. karena kalo shela memberitahu pasti dina akan lebih marah padanya, sebab tadi pun dina udah salah paham padanya.
" emm " shela masih bingung.
" dina tinggal dikamar bawah no 2 . " jawab rina.
" rina " panggil shela karena rina malah memberitahu kamar dina.
" makasih " ucap arfan kemudian langsung berlari kekamar bawah.
melihat kepergian arfan, rey pun memilih pergi menunggu dimobil untuk memberi ruang waktu pada istrinya dan sahabat nya. " de, abang tunggu dimobil " ucap rey kemudian pergi meninggalkan istri dan sahabat nya untuk berbicara.
" rin, kenapa kamu memberitahu kamar dina? pasti dina marah seperti itu punya alasan. " tanya shela saat rey sudah meninggal kan shela dan rina.
__ADS_1
" kamu yang kenapa, kenapa kamu menyembunyikan pernikahan mu dengan pak reymon? apa kamu tak pernah menghargai persahabatan kita?