Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
BAB. DINAR 8


__ADS_3

“ Sumpah aingg gedeg pisan , ke salaki maneh dina . padahal tinggal nganterin doang loh , kan mumpung ada mobilnya si shela , eh dia malah ngasih kunci mobilnya doang . lah dia pikir kita bisa nyetir mobil apa ? “ rina terus saja menggerutu di dalam mobil yang dia pesan secara online , karena arfan tidak mau mengantar dan arfan pun tak mau meminjamkan motor nya .


Dina yang berada di samping nya rina , hanya menjadi pendengar . dina sama sekali tidak ada niatan menanggapi ocehan rina , karena dina tahu , arfan melakukan semua itu agar dina tidak memilih pergi dengan sahabat nya , karena arfan pun mempunyai rencana untuk jalan - jalan dengan keluarga kecilnya . arfan mengatakan keinginan nya , saat dina ke kamarnya untuk membangun kan nya tapi seperti nya arfan kalah cepat dengan rina yang sudah lebih dulu mengajak dina pergi . dan karena arfan tidak mau terlihat mengekang dina , arfan pun terpaksa mengijinkan dina pergi dengan rina . tapi arfan meminta , agar azkal tidak ikut dengan dina , karena arfan ingin mengajak azkal pergi dan dina pun membolehkan nya . “ sudah lah rina ! yang penting kita kan jadi pergi nya . coba kalo tadi arfan malah memaksaku untuk ikut dengannya , kita gak akan jadi pergi . lagian shela juga pasti udah nungguin kita dari tadi . “ telinga dina sampai peng - pengan , karena rina terus menyalahkan arfan .


“ Kita telat kan gara-gara salaki maneh . “ rina masih menyalahkan arfan .


“ Maaf ibu - ibu , sesuai aplikasi kita sudah sampai di tempat tujuan . “ ujar supir taksi online .


“ Ibu - ibu enak aja . yang udah ibu- ibu itu dia doang , aku mah masih single kali . “ rina yang masih kesal pun tak terima jika sang supir memanggilnya ibu - ibu .


“ Ini uang nya mas , maaf mas kena semprot juga sama perawan gelo . “ setelah membayar , dina langsung keluar dari mobil karena gak enak dengan supir taksinya yang malah di marahi rina .


“ Hey ibu - ibu tungguin ! aku kan belum selesai memarahinya . “ rina langsung mengikuti dina turun , padahal rina belum puas memarahi sang supir yang memanggilnya ibu - ibu .


Dina yang malu dengan kelakuan sahabat nya yang absurd , langsung masuk kedalam tanpa menunggu rina terlebih dulu , tapi rina masih bisa mengejar nya . “ awas aja kalo di dalam masih ngomel - ngomel dan malu - maluin . “ ancam dina , saat rina sudah berjalan di sampingnya .

__ADS_1


“ Apa sih , kapan aku bersikap ngeraken maneh cing ? “ jawab rina dengan enteng . “ lah itu shela , tapi ko dia bawa pasukan sih . “ tunjuk rina , saat mereka berdua sudah berada di dalam .


“ Siya rabun ? itu kan pak rey dodol . mungkin satunya temannya pak rey . apa kita langsung samperin atau cari tempat duduk lainnya ? “ dina melihat rey yang sedang asyik mengobrol dengan laki-laki yang dihadapan nya .


Awalnya mereka bertiga janjian di pusat perbelanjaan , tapi karena drama yang di lakukan arfan sebelum berangkat , jadilah mereka bertemu di sebuah kafe terlebih dulu, sebelum berbelanja .


“ Shella “ panggil dina dan rina berbarengan . dina dan rina pun akhirnya memilih mendekati shela terlebih dulu .


Shela langsung menengok , saat mendengar suara yang dia kenal memanggilnya . shela pun langsung terlihat sumringah setelah kedatangan kedua sahabat nya , pasalnya rey malah asyik sendiri dengan temannya setelah tak sengaja bertemu . “ akhirnya kalian datang juga . “ ujar shela dengan mencium pipi kedua sahabatnya . “ abis ngapain dulu sih ? perasaan kita janjian ketemuan 10 malah datang nya jam setengah 12 , untung saja aku gak berangkat jam 10 tadi . “ sungut shela .


“ Si bumil , kita ini baru datang udah di semprot aja . tawarin minum kek atau suruh duduk dulu kek , kan kita haus dan lapar tahu . “ dina malah menjawab nya dengan bercanda , melihat wajah betmut bumil satu ini , mungkin terlalu lama menunggu nya .


“ Waw , seperti nya pesona seorang dina azkalita tak akan bisa tertandingi oleh siapa pun . “ rina langsung menggodanya , saat teman dari Pak rey memberi perhatian lebih pada sahabat nya .


Dina menyikut perut rina , karena bicara yang aneh - aneh . “ kan tadi aku bilang , jangan malu - maluin rina . “ dina memberi peringatan dengan berbisik di telinga rina , karena dina merasa tidak enak dengan rey yang notabene nya kakak dari arfan .

__ADS_1


“ Hati - hati bro ! saingan nya berat . “ rey pun ikut menggodanya , karena temannya memberikan perhatian lebih pada kekasih adiknya .


Temen rey langsung mengulurkan tangannya pada dina untuk berkenalan . “ Hallo , namaku andika , panggil aja dika . kamu pasti nama nya dina , benarkan ? tapi sepertinya kita berjodoh loh , karena nama kita hanya berbeda K sama N “ ujar dika dengan langsung memberikan rayuan pada dina .


Karena tidak mau di katakan sombong atau apa dina pun terpaksa membalas uluran tangan dari teman pak rey , dina mengulas senyum canggungnya , pasalnya teman rey terang-terangan merayu dina di depan sahabat - sahabat nya dan juga kakak sepupu dari kekasih nya .


“ Maaf Pak dika , bisa lepasin tangan saya nya ! “ dina sampai menyuruh dika melepaskan tangan nya dengan suara pelan , karena dika tak kunjung melepaskannya .


“ Eh iya maaf - maaf. “ ujarnya dengan melepaskan nya . dika terlihat seperti terpesona dengan wajah cantik dina , pasalnya dika terus memandang dina .


“ Seperti nya si dika benar-benar udah kesem - sem sama adik ipar ku yah . “ rey menggodanya , saat sahabat nya terus memandang dina dan dibalas anggukan kepala oleh dika .


Dika langsung melihat ke arah rey , yang mengatakan dina adik ipar nya . “ adik ipar ? becanda loe gak lucu rey , bukan nya loe itu anak tunggal ? “ dika tahu rey anak tunggal , karena mereka bersahabat cukup lama .


“ Dia kekasih nya si arfan . “ jawab rey .

__ADS_1


Dika langsung menjatuhkan badannya , di kursi yang dia tawar kan ke dina dengan lemas , saat dina sudah mempunyai kekasih . terlebih kekasih nya arfan , karena dika pun mengenal arfan . “ ya ela , baru juga merasakan cinta pada pandangan pertama , tapi sudah terhempas dengan kenyataan yang ada . “ Ujar dika


Bersambung


__ADS_2