
setelah selesai mencuci muka, shela terlebih dulu menambahkan lipscream dibibir nya serta bedak supaya tidak terlihat pucat, shela pun sengaja membawa kacamata dari rumah supaya menutupi mata bengkak nya, untung shela mendapat bagian staf jadi kerjanya tidak banyak orang . setelah membenarkan make up shela keluar dari kamar mandi pabrik untuk keruangan kerjanya.
" shel " suara rina memanggil dari belakang setelah shela keluar dari kamar mandi.
shela pun menengok kebelakang lalu berhenti setelah rina memanggil nya.
" Hi rin, tumben sendiri mana dina? " ucap shela menanyakan keberadaan dina.
" dina izin pulang kegarut waktu hari sabtu, azkal masuk rumah sakit, aku juga ikut dina kegarut baru pulang semalam malah.oh iya shela ko sepertinya penampilan kamu ada yang beda?tidak seperti biasanya , tumben amat make kacamata?" tanya rina setelah melihat penampilan shela.
" terus gimana keadaan azkal sekarang rin? ko kamu ga ngasih tau sih dari kemarin? kalo dari kemarin ngasih tau kan aku bisa sekalian kegarut nengok azkal. berasa ga dianggap temen deh sama kalian sedih banget sih jadi aku . " ujar shela .
shela enggan membahas masalah penampilan nya.
" azkal masih harus dirawat dirumah sakit shel, karena dia terkena DBD. maaf shel kita lupa ngasih tau kamu kemarin karena dina nangis terus pas mendapatkan kabar azkal masuk rumah sakit, kamu tau sendiri dina kalo menyangkut tentang azkal anaknya." terang rina
apa aku ke garut aja ya jengukin azkal sekalian menenangkan diri disana ? aku bener - bener masih butuh waktu. ( ucap shela dalam hatinya) " sore ini kamu bisa kan anterin aku kegarut jenguk anak dina? nanti aku usahain pulang jam 3 sore, sekalian besok mau minta off ajalah , agak kurang enak badan juga nih.
" hayu atuh, sekalian ijinin juga ya aku ke absensi, kan orang absensi udah pada kenal kamu semua,,,, hehe,,,, " pinta shela .
" iss kamu mah, iya nanti kita izin bareng ke absensi biar aku yang ngomong. udah yu rin kita kembali kehabitat Masing-masing.
haha,,,, " ucap shela.
shela sudah di ruangan dan langsung mengerjakan kerjaannya . shela pun sudah meminta izin pada pak indra untuk hari ini tidak bisa lembur dan besok tidak bisa masuk karena beralasan tidak enak badan. tanpa terasa waktu begitu cepat , rina sudah menunggu shela untuk ke absensi.
" hayu rin kita ke absensi dulu, abis itu aku anterin berkas ini sama pak Rey sekalian nanti aku minta izin kakakku dulu untuk pergi ke garut. " ucap shela .
__ADS_1
shela dan rina menuju ke tempat absensi terlebih dulu sebelum kekantor depan.
" emang ga bisa lewat handphone izin ke kakak kamunya? nanti malah lama takut kemaleman sampainya. " tanya rina dengan heran karena biasanya shela minta izin ke kakaknya dengan handphone nya.
handphone itu kan milik mas danis aku sudah tidak berhak lagi memakai nya. shela sudah mengemasi barang- barang pemberian danis termasuk handphone , danis memberikan handphone pada shela dengan beralasan tukeran handphone waktu shela pulang bulan lalu. ( ucap shela dalam hati).
" shel di tanyain meuni cicing we , kenapa? " rina berucap dengan bahasa daerah nya.
" apa sih cacang cicing ? kalo ngomong sama aku jangan gunain bahasamu dong . " cibir shela karena tak mengerti bahasa Sunda ."udah sampai masuk yu. "
shela dan rina memasuki kantor absensi untuk meminta izin , shela beralasan tidak enak badan sedang kan rina beralasan ada kepentingan keluarga jadi pihak absensi memberikan mereka izin. setelah dari kantor absensi shela kekantor depan untuk mengantarkan berkas pada pak Rey.
" shel aku nunggu nya dipos satpam y. " ucap rina .
" ngapain nunggu dipos satpam? mau minta no handphone pak satpam ? " ujar shela dengan bercanda. " mending nunggu di lobby aja sambil duduk diruang tunggu. aku kan cuman ngasih berkas ini doang bentar kelantai 4 ,lalu kelantai 2 keruangan Kak tantri mau minta izin. " usul shela.
shela sudah sampai dilantai 4 , lebih tepat nya sudah ada didepan pintu ruangan pak Rey.
tok
tok
tok
masuk ( suara dari dalam)
ceklekk ( shela membuka pintu ruangan pak Rey)
__ADS_1
pak Rey melihat kearah pintu siapa yang datang keruangan nya, ternyata shela.
" permisi pak Rey, saya mau menyerah kan berkas ini pak. " ucap shela lalu melangkah dimeja pak Rey untuk menaruhnya. " karena tidak ada kepentingan lagi ,saya permisi dulu . " setelah menaruh berkas dan berpamitan shela hendak keluar dari ruangan pak Rey tapi pak Rey memanggilnya.
" tunggu, mau kemana kamu? kenapa jam segini sudah pulang? terus kenapa dikantor memakai kacamata seperti itu? ucap pak Rey dengan serentetan pertanyaan.
shela menggembung kan pipinya setelah mendengar beberapa pertanyaan yang keluar dari mulut atasan nya.
" jawab pertanyaan ku jangan hanya menggembung kan pipi saja. " ujar pak Rey
" saya mau ada keperluan pak dengan teman saya, dan kenapa saya memakai kacamata ini karena saya sedang sakit mata jadi khawatir menular pada yang lain. " jawab shela dengan beralasan asal.
" coba buka kacamata nya saya mau lihat " suruh pak Rey untuk membuka kacamata shela.
" maaf pak tapi saya sedang terburu - buru karena temanku sudah menunggu. " sanggah shela tanpa mematuhi perintah pak Rey untuk membuka kacamata nya. " permisi pak " pamit shela dengan membungkukkan kepalanya lalu keluar dari ruangan pak Rey.
setelah keluar dari ruangan pak Rey , shela menuju keruangan kakaknya dilantai 2 .
setelah sampai diruangan sang kakak shela langsung meminta izin pergi kegarut untuk menengok dina yang sakit bukan putranya dina, karena shela tidak pernah bercerita masalah temannya yang sudah mempunyai anak.shela juga belum menceritakan masalah nya yang kemarin pada sang kakak .
setelah meminta izin pada kakak nya shela langsung berangkat ke garut, awalnya kak tantri tidak mengizinkan shela berangkat ke garut tapi setelah shela bilang kalo rina menemani nya ke garut dengan berat kak tantri mengizinkan. shela dan rina berangkat ke garut melalui travel yang dipesan rina terlebih dulu .
bersambung
minta like dan dukungan nya
terimakasih
__ADS_1
# Milea ku #