Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
92 . Kebersamaan kedua pasangan


__ADS_3

Pasangan suami istri itu , baru sampai jakarta sekitar jam 8 malam . bukan nya istirahat , rey malah mengajak istrinya bercocok tanam terlebih dulu di atas ranjang sampai tengah malam .


" Abang gak lelah ? aku aja lelah sekali bang , kita baru sampai sore . tapi abang rajin banget ngasih pupuk ke aku , malah minta tambah terus lagi . " shela terus menggerutu karena suaminya , sama sekali tak merasakan lelah sama sekali , padahal mereka berdua habis dari perjalanan jauh .


Meski lelah , shela tetap melayani hasrat suaminya.


Rey menyisiri rambut panjang shela dengan jarinya , saat shela masih berada di posisi ternyaman nya , yang berada didekapannya . " kamu meremehkan kekuatan abang sayang ? mau sampai subuh pun abang gak akan pernah lelah , karena punya mu benar-benar legit dan candu buat abang .


Shela menggelengkan kepala nya , mendengar ucapan suaminya yang aneh . tak lama shela pun memejamkan matanya , karena rasa kantuk dan lelahnya sudah tidak bisa di kompromi lagi .


Rey tidak mengetahui jika mata istrinya sudah terpejam , saat Rey masih asyik berbicara . " kamu tahu sayang , kejadian saat kamu ditampar dan diseret keluar oleh tante ratih , membuat abang gagal menjadi suami karena tidak bisa melindungi mu , untung kak tantri bisa mengatasi nya . abang janji akan membalas semua perbuatan tante Ratih padamu , kalo perlu abang jadikan tante Ratih tukang loundry di rumah , agar dia tahu bagaimana rasanya menjadi rendah . "

__ADS_1


Karena tak ada respon dari istrinya , Rey pun menengok ke wajah istrinya yang berada di dekapannya . " Diajak ngobrol malah tidur , pantas saja tidak ada suara nya . " ujar Rey dengan terus memperhatikan wajah cantik istrinya yang tertidur di pelukan nya . " Terima kasih sayang , aku tahu tahu kamu lelah . tapi , kamu masih mau melayani hasrat ku . I love you more than life . " Rey terus mengungkapkan perasaan bahagia nya , dengan tangan terus menowel hidung mancung shela . " Terimakasih ya Allah , KAU ciptakan makhluk tercantik di dunia ini untuk menjadi istriku . Aku pikir bersama dengan mu , hanya sebuah angan yang tak mungkin ku raih selama hidupku . meski di awal pernikahan , kamu belum bisa menerima pernikahan dadakan kita . tapi aku bersyukur , sekarang kamu sudah bisa menerima pernikahan dadakan kita sayang . " puas mengungkapkan semua perasaan nya , Rey pun ikut memejamkan matanya .


******


" Selamat pagi mama ina , selamat pagi anak ganteng . silahkan sarapan spesial nya sudah Aa dan Om siapkan buat mama ina , karena mama ina sudah mulai bekerja lagi dan anak gantengnya Om yang mau berangkat ke sekolah . " ujar arfan yang sedang menunggu , kedatangan dina dan azkal di lesehan karpet .


Dina hari ini sudah mulai bekerja kembali , setelah benar-benar pulih dari kecelakaan yang menimpa nya . " nasi goreng sama sambal jengkol doang spesial . ya kali , pagi - pagi makan jengkol , yang ada orang - orang pada ngejauhin aku karena aku bau jengkol . " sungut dina dengan berpura-pura mengolok agar bisa menutupi gengsinya , padahal dalam hati nya dina bersorak gembira karena arfan mau bersusah payah membuatkannya sarapan untuk dirinya seperti dulu .


" Kenapa pipi mamah merah ? mama lagi kena alergi yah . " ucapan polos anaknya , membuat dina ingin punya pintu doraemon agar bisa pergi jika di butuhkan .


Melihat dina malu - malu , arfan tersenyum dengan menerus kan sarapan nya. " azkal cepat habisin sarapan nya ! nanti om anterin kamu ke sekolah pakai motor baru om . " arfan membeli motor , dari hasil jual ponsel nya .

__ADS_1


" Teu erraan pisan . manyya meser motor bisa , tempat tinggal masih numpang . " dina menyela ucapan arfan , dengan kembali ke mode ketus .


Arfan sama sekali tak perduli dengan ucapan ketus dina , karena dia tahu , dina berbicara ketus hanya di luar nya .


Arfan sudah bercerita , jika dirinya sudah tidak punya tempat tinggal karena semua fasilitas nya , dia kembali kan pada orang tuanya , karena arfan lebih memilih hidup miskin dengan dina dari pada harus meninggalkan dina kembali .


" Mama ko marahin om Aa terus sih ? nanti kalo om Aa sedih gimana coba mah " mendengar azkal membelanya , arfan mengubah mimik sedih wajah nya .


" hayu berangkat sekarang ! nanti kamu telat . "


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2