Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
42 . pertemuan pertama arfan dengan azkal


__ADS_3

" kenapa jadi rumit gini sih bang ? niatnya aku , ketempat rina itu mau menjelaskan tentang pertemuan ku dengan mamah waktu itu di Moll. dan aku pun ingin memberitahu dina dan rina, kalo aku sudah menikah dengan abang." ujar shela saat berada dalam mobil , dengan tangan nya yang memijat kepalanya. shela tak menyangka kejujuran nya malah membuat rumit hubungan nya dengan kedua sahabat nya.


melihat istrinya terus memijat kepala , karena masalahnya semakin rumit . rey berinisiatif untuk menenangkan dan menghibur istrinya dengan caranya.


" tenang lah de , mungkin mereka membutuhkan waktu untuk menerima tentang pernikahan kita , bukan membencimu de." rey menenangkan shela dengan memegang tangan shela satunya, kemudian rey mengecupnya.


" abang apaan sih ini, modus banget ini . " ucap shela dengan melepaskan tangannya yang sedari tadi rey kecup .


" udah tahu aku lagi pusing, ini malah mengambil kesempatan dalam kesempitan banget. " sungut shela.


" dede shela nurisofa, istriku yang paling imoet dan cantik . abang itu bukan modus tapi lagi menenangkan istriku yang lagi galau " rey meraih tangan shela kembali kemudian mengecup nya lagi.


" abang ihhhh, aku tuh lagi sedih .


lepasin tangan ku ! " shela malah merengek karena rey tidak mau melepaskan tangan nya .


" biarkan seperti ini de, kali aja sentuhan abang bisa membuat dede lebih tenang . " rey masih mengecupi tangan shela dengan tangan satunya mengemudikan mobilnya.


" tenang dari hongkong . yang ada malah semakin gak tenang aja , dengan abang seperti ini tahu. " sungut shela karena rey terus menerus mengecup tangan nya, tanpa mau melepaskan tangan nya


" kalo kamu gak tenang, sini abang peluk aja. " rey malah merentang kan tangan nya untuk memeluk shela yang berada di samping kemudi.


" abang tuh apaan sih? udah fokus nyetir aja coba. " shela menepis tangan rey yang mencoba ingin memeluk shela.


" iss pelit amat sih , cuma minta DP doang gak boleh . " sungut rey dengan kesal.


" bodo amat, abang kan udah janji gak mau meminta hak abang dulu sebelum kita saling mencintai. tenang aja sih bang , nanti juga kalo udah waktu nya mah buat abang semua. " ujar shela , karena rey terus memaksanya.


sebenarnya shela belum memberikan hak pada suaminya, karena shela belum bisa melupakan tentang danis mantan pacarnya. shela berjanji pada dirinya sebelum melupakan tentang danis , shela tak bisa memberikan hak pada suaminya . karena shela pun ingin menjalankan rumah tangga dengan rey sebagai mana mesti nya berumah tangga pada umumnya, kalo shela benar-benar bisa melupakan danis.


" janji yah, itu semua buat abang? "

__ADS_1


shela menggeleng Kepala nya melihat ke mesuman suaminya." iya janji . udah ah gak usah ngebahas itu lagi . " shela mencoba mengalihkan pembicaraan.


" abang tahu gak? "


" abang gak tahu de " rey menjawab saat shela belum menyelesaikan kata - katanya.


" abang ihhh, kan aku belum selesai berbicara. " shela merajuk ketika rey langsung menjawab sebelum shela selesai berbicara.


" iya - iya gimana sayang? gitu doang ngambek , nanti abang malah khilaf lihat bibir dede di manyun - manyunin gitu. " rey berucap dengan mencomot bibir shela dengan tangan nya, karena melihat shela langsung manyun ketika rey mencoba menggoda nya.


" jadi mau nanya nyonya reymon? "


" abang sebenarnya udah tahu belum kalo arfan dan dina saling mengenal? " shela curiga kalo rey mengetahui sesuatu tentang arfan dan sahabat nya.


" abang gak tahu de. " rey menjawab dengan mengangkat kedua bahunya.


rey mencoba menutupi tentang hubungan arfan dan sahabat dari istrinya . sebenarnya arfan sudah menceritakan semua tentang hubungan nya dengan sahabat istrinya . saat dirumah arfan , sebelum datang ke kontrakan dina. karena bagi rey, rey tak punya kewajiban menjelaskan hubungan arfan dan sahabat dari istrinya itu, biar mereka sendiri yang menjelaskan pada istrinya nanti.


" emang ekpresi abang harusnya gimana de? " rey malah menanyakan kembali pada shela.


" udah ah capek ngomong sama abang , gak pernah serius." shela akhirnya menyerah menanyakan tentang hubungan dina dan arfan pada suaminya, karena rey sama sekali tak menanggapinya serius. " bang ke tempat kakak yu ! kita makan malam di rumah kakak , aku kangen banget sama kakak. " shela mengajak rey ke tempat tantri kakaknya.


" si cinta mah gak bilang dari tadi kalo mau ke rumah kak tantri, berarti kita putar balik lagi dong ? " tanya rey, karena sudah melewati rumah tantri cukup jauh.


" putar balik yah bang ! " mohon shela agar rey mau putat balik untuk ke rumah tantri.


" baik lah kita putar balik , takut calon bayiku ileran lagi kalo gak dituruti. " ucap rey dengan menggoda istrinya tapi shela malah mencubit perut rey karena rey terus menggoda nya.


*


*

__ADS_1


*


sementara ditempat lain .


arfan terus menunggu dina keluar dari kontrakan nya untuk berbicara dan meminta maaf tanpa berani mengetuk pintu kamar kontrakan dina.


cek lek


pintu kamar kontrakan dina terbuka . ibu dina melihat ada seseorang berdiri didepan kontrakan nya.


" maaf jang nyari siapa? " ibu dina bertanya karena melihat arfan berdiri didepan pintu kontrakan nya, tanpa mau mengetuknya.


" maaf Bu aku nyari di,,,,,," arfan tak menyelesaikan kata - kata nya karena melihat sosok anak kecil keluar dari kontrakan dina .


" enin, mamah kenapa sih nangis terus di kamar dari tadi ? azkal mau makan disuapin mamah, enin. " rengek azkal, karena melihat mamanya mengurung diri dikamar dengan menangis.


arfan yang melihat sosok anak kecil yang mirip dengan dirinya pun tiba-tiba menangis . arfan menangis karena arfan menyesal dulu meninggalkan dina , dan menyuruh dina menggugurkan kandungan nya. " dina maafin aku din, maafin aku din, aku sangat menyesal din. makasih din kamu tak menuruti kata - kataku untuk menggugurkan kandungan mu din . " arfan terus meminta maaf pada dina dalam hatinya dengan terus menangis.


" om kenapa nangis juga kaya mamah sih ? " azkal heran melihat arfan tiba-tiba menangis.


" maaf Bu, boleh aku memeluk cucu ibu sebentar ! karena aku sedang merindukan sosok anakku bu, dan anak ini sangat mirip dengan sosok anakku . " arfan pun menekuk kedua kaki nya setelah mendapat kan persetujuan dari ibu dina untuk memeluk azkal dan bisa sejajar dengan azkal.


" enin , om ini siapa? ko om ini nangis ? apa om ini minta dipeluk azkal , agar berhenti nangisnya? azkal bingung karena orang - orang pada nangis .


" peluk saja sayang om nya ! biar omnya berhenti nangis nya . nanti juga azkal lakuin sama mamah yah sayang ! setelah mamah membuka kamarnya.


azkal pun memeluk arfan mengikuti ucapan neneknya. tapi arfan semakin menangis ketika azkal memeluk nya.d



Visualnya : DINA AZKALITA

__ADS_1


bersambung,,,,


__ADS_2