
“ Asal kamu yakin dengan hubungan kita , semua nya pasti akan mudah kita lalui bersama . “ ucap arfan dengan merengkuh dina , kedalam pelukan nya .
Dina menghela napas panjang . “ kenapa hubungan kita jadi serumit ini sih A ? “
“ Biar Aa yang mencari cara , bagaimana Aa bisa di terima di keluarga mu sayang . kamu cukup do'a kan Aa ! agar masalah ini tidak mempengaruhi hubungan kita ke depan nya , karena Aa sungguh tidak ingin kehilangan kamu untuk kesekian kalinya . “ arfan sungguh berharap masalah ini , tak sampai membuat hubungan nya dengan dina kandas .
Arfan mengangkat wajah ayu dina , saat dina sedang menunduk seperti memikul beban pikiran , dengan cepat arfan pun langsung menyatukan bibir nya dan bibir ranum ibu dari anak nya . tak di sangka dina pun menikmati sentuhan lembut dari benda kenyal milik arfan , dina pun mulai membalas nya , dengan membelit suatu benda yang tak bertulang masuk ke dalam mulutnya .
Arfan melepaskan pagutannya dan membawa dina kedalam pelukan nya . “ tetap lah di samping ku ! jangan pernah berpikir , untuk meninggalkan ku lagi . “ ujar arfan dengan mengeratkan pelukan nya .
“ Aa nanti anak kita datang , Aa jangan kaya gini meluknya . “ ucap dina arfan memeluk nya dengan erat .
“ Duh , kapan aku bisa menjadikan mu istriku sayang ? Aa sungguh tidak tahan melihat bibir mu yang **** dan candu . “ keluh arfan dengan mengacak rambut sendiri .
Merasa kasihan dengan papa dari anaknya , dina pun berinisiatif untuk menghibur arfan , dengan mendekatkan wajahnya pada sang kekasih untuk mengecup nya . tapi seperti nya arfan tak menyia - nyiakan kesempatan , arfan malah menahan kepala dina agar tak melepasnya , dina pun mengalungkan tangannya ke leher arfan saat arfan menahan nya . pertarungan bibir pun kembali terjadi , entah sudah berapa lama dua insan ini berpagutan , hingga terdengar suara anaknya menggedor - gedor pintunya dengan keras , baru arfan melepaskan pagutannya . “ mah , mamah . buka pintunya ! apa terjadi sesuatu sama mama di dalam “ teriak azkal dari luar rumah , saat kedua orang yang berada di dalam tak menyahuti nya .
__ADS_1
“ Seperti nya sahabat kamu , berhasil gangguin kesenangan kita deh . “ gerutu arfan dengan mengelap sedikit ujung dina yang basah karena perbuatan nya .
Dina merutuki kebodohan nya , kenapa dia bisa berani memulainya . “ hem , a . “ dina tak menyelesaikan ucapan nya , karena masih merasa malu sendiri setelah mencium papa dari anaknya .
Arfan mengelus pipi dina yang terlihat merah , mungkin karena malu . “ Aa bukain pintunya bentar , keburu tetangga yang lain marah karena keributan anak kita . “ arfan beranjak untuk membukakan pintu untuk anaknya , yang terus menggedor - gedor nya tak sabar .
Cek lek
Azkal langsung masuk , begitu arfan membuka pintunya . “ pah , mama ada di mana ? “ azkal sangat terlihat mengkhawatirkan keadaan ibunya saat masuk , sampai - sampai azkal langsung mencari keberadaan ibunya tanpa terlebih dulu mendengar jawaban papanya .
Setelah mendengar cerita dari rina , azkal bergegas pulang . “ pah , mama dimana ? kata tante rinn , azkal harus jagain mama dari buaya buntung yang masuk kedalam rumah azkal pah . “ azkal dengan polosnya mengucapkan , apa yang di katakan rina padanya . tanpa tahu , buaya buntung yang disebut rina itu siapa .
Dina baru keluar dari kamar mandi dengan wajah segar , setelah dina membasuh nya . Didalam kamar mandi tadi , dina mendengar suara anaknya , seperti mencarinya . Dina masuk ke kamar mandi , saat arfan sedang membuka pintu untuk azkal . “ Ada apaan sih azkal ? kenapa kamu mencari mama . “ tanya dina dengan santai , padahal azkal sedang mengkhawatirkan nya .
Azkal pun langsung mendekati ibunya dan memeluk dina , saat dina belum beranjak jauh dari pintu kamar mandi , begitu dina keluar dari kamar mandi . “ mama tidak apa - apa kan ? kata tante rinn , ada buaya buntung masuk kedalam . Azkal , takut terjadi sesuatu dengan mama . “ adu azkal pada sang ibu
__ADS_1
Arfan pun mengikuti azkal saat mendekati pujaan hatinya . “ ada aja kelakuan sahabat kamu sayang , masa dia ngatain aku buaya buntung . “ arfan langsung mencibir sahabat dari kekasihnya , karena sudah berkata yang tidak - tidak .
Dina geram , saat rina bilang yang aneh - aneh pada anaknya . “ Tante rinn , bilang kaya gitu sama kamu sayang ? terus tante rinnnya sekarang ada di mana ? “ kaget dina dengan menyamakan tinggi anaknya .
“ Tante rinn nya , pergi mah . katanya , dia juga takut sama buaya buntung mah . “ dengan polos nya , azkal pun memberitahu semua yang rina ucapkan padanya .
’ Rese banget si rina , anak aku sampai terlihat ketakutan gitu coba . kalo orang nya ada , aku tendang tulang lunaknya . jangan ketang , pan dia bestie ku . lagian aku gak tahu letak tulang lunak . ' ocehan dina dalam hatinya , karena kesal dengan rina yang mengerjai anaknya .
“ Ya udah , sekarang azkal gak usah ngawatirin mama lagi , kan sekarang sudah ada papa yang jagain mama dan azkal juga . mending sekarang kita keluar cari makan untuk makan malam yu ! “ sahut arfan
“ Tapi saya mau sama ayam Kentucky pah . “ jawab azkal dengan semangat .
“ Kalo mamanya mau makan sama apa ? “ arfan beralih menanyakan dina .
“ Pecel lele aja , boleh kan ? “ jawab dina .
__ADS_1
“ Tentu boleh dong , asal jangan tukang pecel lele aja di beli . “ jawab arfan dengan bercanda . “ **let's Go “
Bersambung**