
“ Biar Aa yang buka pintunya , sayangku duduk manis saja . “ ujar arfan beranjak dan bergegas untuk membuka pintunya .
Cek lek
Tamu itu memicing kan matanya , saat melihat siapa yang membuka kan pintunya . “ dina mana ? kenapa kamu yang membuka kan pintunya ? “ ujar rina dengan nyelonong masuk kedalam .
“ Silahkan masuk ! istriku lagi menikmati sarapan di dalam . kalo mau bergabung , harap bawa sendiri sarapan nya . “ arfan menyindir rina yang langsung nyelonong masuk kedalam .
Rina tak menghiraukan ucapan arfan , dia terus masuk dan bergabung dengan sahabat nya dan azkal saat sedang menikmati sarapan nya . “ dina semalam ibu kamu nelpon , ibu bilang mau ngobrol sama azkal , katanya nomor kamu susah di hubungi . “ ucap rina dengan mengacak rambut azkal yang sudah rapi .
“ Tante rinn , aku sudah keren gini malah diacak-acak rambut ku . “ sungut azkal , saat tangan tantenya mengacak tatanan rambut nya .
“ Benar - benar anak arfan kamu azkal . “ rina menggeleng kan kepala , melihat sikap azkal .
“ Emang azkal anakku , kenapa kamu mau punya anak ganteng seperti anakku yah ? “ sahut arfan , dengan menyisir rambut
anaknya dengan sela - sela jarinya , rina hanya mendengus menanggapi ucapan arfan .
“ Ibu ngomong apa lagi sama kamu rin ? dari kemarin belum sempat ngecek ponsel sama sekali , sibuk nemenin shela yang lagi ogoan , malam nya udah lowbat aja ponselku . kamu udah sarapan belum rina ? “ Jawab dina dengan membereskan piring bekas sarapan nya dan arfan .
“ Udah beresin aja din ! aku udah sarapan nasi kuning . ibu bilang nya kangen sama cucunya , ibu juga berpesan ! kapan kalian ke garut lagi . Oh yah , gimana keadaan shela sekarang dina ? “ tanya rina .
" Jigana si shela hamil rin , kemarin sikap nya juga aneh banget tahu . “ dina bercerita di depan semua nya .
“ Ibu , emang tante shell lagi punya dede bayi ? “ sahut azkal , menimpali obrolan ibu dan sahabat nya .
__ADS_1
“ Kamu yakin banget mba shela lagi hamil sayang ? “ arfan pun ikut menyahut obrolan kedua perempuan di depan nya .
“ Yakin banget aku , kalo shela tuh hamil . soal nya ciri-ciri sama saat aku hamil azkal . kamu kan gak mau tanggung jawab waktu itu , jadi mana tahu orang hamil seperti apa ? “ arfan langsung diam dan menundukkan kepalanya , saat dina menyindir nya .
“ Tanggung jawab apanya mah ? tanya azkal , mendengar ucapan ibunya pada papanya .
“ Gak apa - apa ko nak , azkal siap - siap gih ! ini sudah siang , nanti telat kamu . “ dina mengalihkan pembicaraan , dina lupa masih ada azkal , saat dirinya tanpa sadar menyindir arfan .
*****
Ditempat lain
“ Aku punya sesuatu buat abang . “ Shela memberikan kotak pada rey , saat rey sedang menikmati sarapan buatan istrinya .
“ Buka dulu dong bang ! takut tidak sesuai ekspetasi abang . “ shela melihat rey begitu senang mendapatkan hadiah pemberian nya , sampai rey terus membolak- balikan kotak nya , padahal shela tak benar-benar memberikan nya jam seperti yang ingin kan rey .
Rey mulai membuka kotak pemberian istrinya . “ apa pun warnanya , abang akan.... “ Rey tidak meneruskan ucapannya , saat melihat isi dalam kotak tersebut .
“ Abang gak seneng yah ? “ tanya shela dengan kecewa , saat melihat ekpresi rey malah bengong saat melihat isi kotak pemberian nya .
Melihat rey tak menanggapi ucapan nya , shela beranjak pun karena seperti nya rey tidak senang . Tapi saat shela baru satu langkah melangkah kan kakinya , rey memeluk shela dari belakang . “ ini hasil tespek yang reyna kasih kemarin sayang ? “ shela mengangguk kepalanya , saat rey bertanya untuk memastikan nya .
“ Berarti saat ini dede sedang mengandung anak abang ? “ rey kembali memastikan , dengan membalikkan badan shela agar menghadapnya .
Shela pun menganggukkan kepalanya kembali , saat itu juga rey langsung mengangkat tubuh istrinya nya dan berputar dengan tertawa riang . “ aku mau jadi ayah ! aku mau jadi ayah ! “ rey berteriak seperti anak kecil yang mendapat kan mainan baru . Shela hanya tertawa di gendongan suaminya , shela pikir suaminya tidak senang mendapatkan kabar kehamilan nya .
__ADS_1
Beberapa saat rey menghentikan putaran nya , rey pun menurunkan shela dengan napas terengah . “ Terima kasih sayang . “ ucap rey dengan menempelkan keningnya pada kening shela .
“ Terimakasih untuk apa ? “ tanya shela .
“ Terimakasih karena sudah membuat ku menjadi calon ayah . “ ucap rey dengan menenggelamkan kepala shela ke dada miliknya dan mengecup puncak kepala shela .
“ Aku sangat bahagia , semua nya terasa seperti mimpi bagiku sayang . “ ucap Rey dengan memeluk erat tubuh istrinya .
“ Memiliki mu saja rasanya bagai mimpi buat ku . apa lagi sekarang , aku akan mempunyai anak dari perempuan yang sangat aku cintai . Allah begitu baik padaku . hingga aku tak hanya mendapat kan mu , tapi juga akan segera mendapatkan keturunan dari mu . “ ucap rey dengan haru .
“ Tapi maaf bang ! bukan jam , hadiah yang ku kasih ke abang . “ shela menjadi tak enak enak hati pada rey , karena shela sama sekali belum pernah memberikan hadiah pada suaminya , melihat respon rey sangat senang saat shela memberikan kotak hadiah.
“ Sayang kehamilan mu itu sudah lebih cukup membuat abang sangat bahagia . masalah hadiah mah , abang bisa beli sendiri juga . sudah - sudah calon mommy jangan sedih gitu dong , nanti bayi kita ikutan cengeng kaya mommy nya . “ ucap Rey dengan menghapus jejak air mata yang ada di istrinya .
“ Sekarang dede ngidam apa ? biar abang carikan . “ tanya Rey
Shela menggeleng kan kepalanya . “ aku gak mau apa - apa , aku hanya mau tidur di kamar ku saja bang . “ jawab shela
“ Bener dede gak mau abang beliin apa gitu ? “ Rey memastikan kembali .
“ Aku hanya mau tidur di kamarku yang dirumah kakak maksudku bang , aku juga mau makan masakan kakak bang . anterin yah bang ! “ shela memperjelas ucapan nya .
“ Ini keinginan anak kita , apa cuma akal - akal-akalan kamu saja . ?
Bersambung
__ADS_1