Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
BAB. DINAR


__ADS_3

“ Dina ternyata kamu ___ “ ujar seseorang yang baru saja muncul , saat melihat syiam terus mencekal tangan sahabat nya , tanpa mau melepas . Rina dari dulu tahu perasaan syiam terhadap sahabat nya dan rina pikir syiam sudah bisa melupakan perasaan nya terhadap nya sahabat nya , melihat sikap syiam dulu pada dina .


“ Waw , ternyata mantan tercintaku hadir juga . oh bukan mantan tercinta , tapi mantan yang selalu mencintai ku . “ ujar syiam tanpa melepas cekalan tangan nya pada dina , tanpa memperdulikan perasaan rina .


“ Syiam , pliss lepasin tangan aku ! “ dina terus memohon , agar syiam melepas kan nya . karena dina takut rina salah faham terhadap nya , tapi syiam sama sekali tidak merenggangkan cekalan tangan nya . “ rina kamu jangan salah faham dulu , semua nya tidak seperti yang kamu lihat . “ dina langsung berusaha menjelaskan , agar rina tak salah faham karena sikap syiam padanya .


Tentu rina lebih percaya dengan ucapan dina , dari pada apa yang di depan matanya . “ Syiam lepasin tangan dina ! tidak kah kamu melihat cincin pernikahan di jari tangan dina yang kau pegang . “ rina mencoba membantu sahabat nya , agar syiam melepas cekalan tangan dina . bukan rina cemburu karena syiam lebih menyukai dina , tapi rina melihat dina sampai merintih kesakitan , karena syiam terlalu erat mencekal tangan dina .


Syiam malah tersenyum menyeringai , karena rina malah membela dina . syiam tahu , persahabatan dina dengan rina sangat erat dan tak bisa terpisah kan oleh apa pun . “ kamu mau mengelabuhi ku lagi seperti dulu ? “ syiam tak percaya dina sudah menikah , pasalnya saat dulu pun dina mengatakan , jika dina sudah menikah dan mempunyai anak . itu sebabnya , syiam mengikuti keinginan dina agar menerima rina menjadi kekasih nya .


“ Siapa yang membohongi mu syiam , apa kamu tidak bisa membedakan mana cincin pernikahan yang asli atau cincin imitasi ? “ ujar dina membenarkan ucapan rina . dina dulu membohongi syiam dengan menggunakan cincin pernikahan palsu , agar syiam tak lagi mengejar nya , karena dina tahu rina menyukai syiam dan dina pun tak pernah menyukai atau menaruh hati pada syiam .


Sementara rina yang tidak mengerti dan tidak tahu , apa yang mereka perdebatkan hanya menyimak tanpa ikut campur , karena rina berharap bisa menolong dina saja , tapi rina tak bisa berbuat apa-apa . apa lagi syiam seorang laki-laki , sudah pasti tenaganya jauh lebih besar .


“ Aku tidak akan melakukan hal bodoh seperti dulu lagi , dengan percaya begitu saja kata-kata mu dina . " syiam sama sekali tak mempercayai nya , jika dina sudah menikah . ya itu berawal dari dina sendiri , karena dulu dina memakai ide itu agar syiam menjauhinya dan menerima rina sebagai kekasih .

__ADS_1


“ Bukan nya dari dulu juga kamu memang bodoh kan . “ sahut rina . “ kalo kamu gak bodoh , mungkin kamu gak akan memilih barang bekas seperti Vina . “ cibir rina , karena rina sudah sangat hapal bagaimana kelakuan Vina dulu dan rina pun sudah sangat geram dengan kelakuan mantan laknat nya .


“ Kenapa kamu kedengaran masih mencintai ku yah . “ ucap syiam dengan percaya diri yang sangat tinggi . syiam pikir rina masih mencintai nya , karena rina mengaitkan nya dengan Vina .


“ Hey gak usah terlalu percaya diri kamu , tadi kamu bilang aku masih cinta? gusti nu agung , kenapa aku dulu bisa sangat bodoh cinta sama manusia bobrok macam kamu . “ sungguh rina sangat menyesal dulu bisa berpacaran dengan syiam dan begitu mencintai nya .


Bugh


Bugh


Syiam yang mendapat tendangan dari arfan , langsung tersungkur . tak puas hanya menendang , arfan kembali kembali memukuli wajah syiam dengan membabi buta sampai syiam tak mampu melawan nya .


“ Sudah cukup a ! dia bisa mati , kalo kamu terus pukuli . “ dina menghentikan arfan , karena melihat syiam sudah tak berdaya dengan wajah babak belur .


“ Kenapa kamu malah menghentikan suamimu , biar saja suamimu memberi pelajaran pada laki-laki brengsek ini . “ geram rina , saat dina berhasil menghentikan arfan memukuli syiam .

__ADS_1


Tanpa bicara apa pun , arfan langsung membawa istrinya pergi meninggalkan syiam dan rina . “ a itu , barang belanjaan ku masih ketinggalan . “ ujar dina yang masih memikirkan barang belanjaan nya , padahal arfan sangat marah .


Karena arfan masih emosi , arfan sama sekali tak mengindahkan ucapan dina , arfan malah membawa dina masuk ke dalam mobil yang dia bawa tanpa berucap apa pun . “ rina nitip belanjaan aku di bawa pulang . “ teriak dina , karena arfan sama sekali tak menggubris ucapan dina .


Arfan menghentikan pekerjaan nya dan langsung menuju lokasi dimana istrinya berada , karena arfan mendapat kiriman foto dina dan syiam duduk berduaan melalui ponsel nya . Entah siapa yang melakukan nya , yang jelas saat ini arfan sangat marah .


“ Kenapa kamu tak meminta ku untuk menjemput mu ? apa kamu lupa , kalo sudah menikah dengan ku ina ? apa kamu juga masih ingin berduaan dan berpegangan tangan dengan pria tadi ? “ ucap arfan nada bicara dingin , saat sedang mengemudi kan mobilnya . sungguh arfan sangat kecewa dengan dina , karena arfan pun tahu , dina meminta bantuan pada rina untuk menjemput nya , bukan padanya .


“ Karena aku tidak ingin mengganggu pekerjaan mu , aku pun tidak pernah lupa dengan statusku sebagai istri sekarang dan asal aa tahu , cowok tadi mantan rina bukan mantan ku dan aku pun tak sengaja bertemu dengan nya . “ dina berusaha menjelaskan dengan panjang lebar , agar suaminya tidak salah mengartikan .


“ Tapi aku lihat , tatapan laki-laki itu , tatapan memujamu bukan pada rina . “ ujar arfan , karena arfan lihat tatapan syiam berbeda dengan cara dia menatap dina dan rina .


“ Terserah kamu percaya atau tidak . yang jelas , aku tak pernah punya hubungan dengan syiam sama sekali . “ kekeh dina .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2