Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
39. kembalinya reymon


__ADS_3

setelah pertemuan tak sengaja dengan mertua nya, shela mau tidak mau ikut ke rumah mama diana ke rumah nya. menurut mama diana, shela tak pernah sekalipun datang ke rumah nya setelah menjadi menantunya. mama diana menyuruh shela menginap di rumah nya !karena rey masih berada di luar kota , shela akhirnya mengikuti keinginan sang mertua untuk menginap di rumahnya.


setelah berbincang sebentar dengan sang mertua , shela pun undur diri ke kamar untuk membersihkan badannya yang sudah lengket dan beristirahat.


saat ini shela sudah berada didalam kamar suaminya . " ternyata rumah mama lebih besar dari rumah mas rey, apalagi rumah bu Ratih mah tidak ada apa. bu Ratih ibu dari danis. " gumamnya setelah berada dikamar suaminya.


" meskipun mama dan papa orang yang sangat kaya, tapi mamah dan papa sangat baik padaku . tidak seperti anaknya , pergi tanpa kabar sama sekali . " gumamnya lagi .


setelah membersihkan badannya , shela pun merebahkan badannya dan tak butuh waktu lama shela pun langsung tertidur di ranjang milik suaminya.


ceklek


rey masuk kedalam kamarnya dan mendapati istri nya sedang tertidur di ranjang milik-Nya , dengan pulas tanpa sedikitpun terganggu .


rey pun mendekati ranjang dimana istri nya tertidur , kemudian rey pun memandangi istri nya yang sudah seminggu lebih tak bertemu. shela terlihat lebih cantik ketika sedang tertidur, walaupun tanpa make up , apalagi shela melepaskan kerudung nya dan terlihat rambut panjangnya , dan memakai baju tidur lengan pendek dan celana selutut pemberian mamanya . " ternyata kamu jauh lebih cantik saat tertidur , meski tak mengenakan make up seperti biasanya." rey memuji istrinya, dengan tangan yang terus merapikan rambut shela yang menutupi wajahnya.


" maafin aku shell, karena sikap kasar ku waktu itu. sebenarnya , kalo boleh jujur ! kenapa aku sama sekali tak pernah membalas pesanmu atau mengangkat telepon mu , karena aku marah pada diriku sendiri yang tak bisa mengendalikan emosiku. maafin aku sekali lagi shell ! aku mohon jangan pernah tinggal kan aku shell, aku janji tidak akan pernah meminta hak ku padamu sebelum kamu memperbolehkan nya. " rey berkata dengan terus mengecup tangan istrinya yang tertidur.


shela menggeliat saat merasakan tangannya yang basah . untung nya rey sudah melepaskan tangan sang istri , dan pergi ke kamar mandi saat shela membuka matanya .


" kenapa aku merasa kalo mas rey, berada disini? apa aku hanya bermimpi ? "


ceklek


rey keluar dari walk in closed setelah mandi dan berganti .

__ADS_1


" mas rey " panggil shela dengan kaget saat rey keluar dari walk in closed.


rey pun menghampiri istrinya keranjang lalu duduk disampingnya . " shell, sudah bangun? " ucap rey dengan memegang tangan shela .


" shell maafin atas sikap ku " ucap rey dengan masih memegang tangan shela.


" mas rey, kapan datang? tau dari mana, aku berada disini ? " shela masih berbicara dengan sinis ketika rey baru kembali, setelah pertengkaran nya kemarin.


" shell aku,,,,, " rey belum selesai berbicara tapi shela sudah menyahutnya.


" Mas istirahat lah di ranjang, biar aku pindah ke sofa. " ucap shela hendak pindah ke sofa.


" tidak usah pindah, biar aku yang tidur di sofa . " cegah rey lalu melepaskan pegangan tangannya pada shela , kemudian bangun dari ranjang menuju sofa .


" ini juga kamarmu shell, karena kamu itu istriku shell sekarang. " jawab rey dengan merebahkan badannya di sofa.


" kalo kamu keberatan kita tidur sekamar ,


nanti aku pindah kamar dari sini. " rey pun bangun dari rebahan nya ketika shela kekeh ingin tidur di sofa.


shela melihat rey seperti nya kelelahan setelah perjalanan jauh. shela pun tidak tega kalo suaminya tidur sofa dengan keadaan lelah.


" kamu yakin memperbolehkan ku tidur di ranjang shell? " tanya rey menyakinkan istrinya kembali.


" kalo kamu belum yakin , aku tidak kenapa - napa ko tidur dikamar lain atau tidur di sofa pun tak apa ko. " rey lebih baik mengalah, dari pada melihat shela seperti menganggap nya orang lain.

__ADS_1


" tidurlah mas di ranjang ini , apa kamu tidak capek kalo harus berpindah kamar ! " ucap shela yakin dengan apa yang dia ucapkan. meskipun shela merasa takut kalo harus tidur seranjang dengan suaminya tapi melihat muka lelah sang suami, shela pun jadi tak tega kalo suaminya harus tidur di sofa apa lagi tidur diluar.


rey pun mengikuti apa yang diucapkan istrinya, untuk tidur di ranjang yang sama dengan nya.


" shell, mas " mereka saling memanggil saat rey sudah merebahkan tubuhnya di samping istrinya.


" kamu duluan shell " ucap rey dengan melihat langit - langit atap kamarnya.


" mas kenapa pergi tanpa memberi kabar padaku? mas pun tak pernah membalas apa lagi mengangkat telepon ku , selama mas pergi. apa mas masih marah padaku karena mengabaikan mas waktu pernikahan ? atau mas menyesali keputusan mas menikahi ku? " shela terus memberondong pertanyaan pada suaminya tanpa memberikan rey kesempatan menjawabnya terlebih dulu .


" shell, sebenarnya aku marah pada,,,,,, " rey belum selesai berbicara tapi shela terlebih dulu memotong nya.


" mas masih marah padaku? apa segitu parahnya aku mengabaikan mas, sampai - sampai mas tak bisa memaafkan ku? " shela malah berasumsi kalo rey marah padanya, hingga rey memilih pergi darinya selama seminggu ini.


" shell, dengar penjelasan ku dulu ! " ucap rey menghadap istrinya , ketika shela terus salah faham padanya.


" shell sebenarnya, aku marah pada diriku sendiri bukan sama kamu . aku marah karena tak bisa mengendalikan emosiku pada kamu shell, seharusnya aku bisa mengerti kamu bukan malah marah.. " rey menjelaskan dengan memegang tangan .


shela pun menghadap suaminya ketika rey memegang tangan nya.


" shell, mau kah kamu memaafkan ku? dan kita jalani saja hubungan kita ini selayaknya suami dan istri ? " pinta rey.


**kalo mas rey mau memulai hubungan layaknya suami dan istri, berarti mas rey nanti bakalan meminta haknya padaku sebagai istri.


bersambung**

__ADS_1


__ADS_2