Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
87 . Dugaan Desi


__ADS_3

" kembalikan anakku , kembalikan anakku . kenapa bukan perempuan sialan itu yang mati , kenapa harus anakku . danis , jangan tinggalin mamah . " Bu Ratih terus meraung di depan jenazah putranya .


saat ini bu Ratih sudah berada di kamar jenazah , setelah mendapat kabar dari pihak kepolisian . " kembali kan anakku . " bu Ratih masih meraung , meski ritme suaranya mulai pelan . " kenapa kamu tega tinggalin mamah , bangun danis ! "


bukan hanya bu Ratih yang terpukul , papa danis pun merasa sangat kehilangan putra satu - satunya . dia sampai tak kuat untuk berdiri , setelah melihat tubuh anaknya terbujur kaku .


danis di bawa ke rumah sakit , untuk proses identifikasi . sementara rey di bawa ke kantor polisi sebagai tersangka penabrakan , karena tidak ada saksi mata di sekitar kejadian yang melihat , selain shela dan desi yang berada di dalam mobil rey .


keadaan shela tak kalah terpukul dari keluarga danis , dia di bawa ke rumah sakit karena tak sadar kan diri , setelah melihat mantan kekasih nya meregang nyawa di hadapan nya . shela belum mengetahui , jika suaminya di bawa ke kantor polisi dan di jadikan tersangka penabrakan danis , rey di bawa kekantor polisi sebelum shela sadarkan diri . shela di bawa ke rumah sakit hanya di temani desi sahabat nya , sementara kak tantri langsung bertolak menyusul adiknya setelah desi menghubungi nya .


" engghh " suara lenguhan shela setelah sadar . desi langsung menghampiri ranjang shela , kemudian membantu shela untuk duduk bersandar di ranjang .


desi langsung merengkuh shela untuk menenangkannya , setelah sadar . " shell "


desi benar - benar tidak tega melihat keadaan sahabat nya .


" desi , aku harap semua kejadian hari ini hanya mimpi buruk des . mas danis gak mungkin....." shela tidak bisa meneruskan kata - katanya , karena isak tangis nya semakin tak bisa di bendung .


kepergian danis di hadapan nya benar-benar membuat shela , semakin merasa sangat bersalah padanya . bukan karena masih mencintai nya , tapi shela teringat akan permohonan danis yang membuat shela semakin terisak tangisnya .


" shell , tenang lah ! mungkin ini sudah jalan takdir danis . " desi terus menenangkan shela yang tak henti menangisi kepergian danis .


" kamu tahu des , mas danis pernah membuat permohonan , jika dia ingin mati di hadapanku seandainya aku mengkhianati nya . ternyata semua yang dia katakan benar terjadi , apa aku penyebab dia meninggal des ? " ucap shela dalam isak tangis nya .


" sadar shela , kamu boleh sedih atas kepergian danis . tapi jangan pernah menyalahkan dirimu sendiri , danis meninggal karena kecelakaan bukan karena dirimu atau pun suamimu . "


mendengar desi menyebut suami , shela langsung mencari keberadaan suaminya " desi , dimana abang ? kenapa aku tak melihat keberadaan abang di ruangan ini . " shela menghapus air matanya , dengan mata celingukan mencari keberadaan suaminya .


desi langsung gugup , saat shela mencari keberadaan suaminya . " shell,,,,,, pak rey di bawa kekantor polisi . " desi memilih berbicara jujur pada shela , tentang keberadaan suaminya .

__ADS_1


shela yang kaget , spontan menegakkan duduk nya , saat mendengar rey dibawa ke kantor polisi . " abang di bawa kekantor polisi ? emang abang melakukan kesalahan apa des ? "


cek lek


tantri masuk ke ruang rawat adiknya hanya seorang diri . " dede , gimana keadaan kamu sekarang ? " tantri yang khawatir dengan keadaan adiknya langsung memeluk shela , begitu masuk ruangan nya .


shela membalas pelukan kakaknya dengan isak tangis . " kakak "


" kamu tidak kenapa - kenapa kan ? kakak sangat khawatir dengan ke adaan mu . " tanya tantri dengan mengelus punggung adiknya .


shela melepaskan pelukan kakaknya . " aku gak apa - apa kak . mungkin karena kejadiannya tepat di hadapan ku , aku sampai pingsan . kakak kesini dengan siapa ? mas Ikbal sama arsad mana kak ? " shela bertanya karena tak melihat kakak ipar dan ke ponakan datang .


" kakak berangkat dari pabrik dengan pak reyhan de , mas Ikbal masih di jalan dengan bu diana dan arsyad . " tantri menjawab dengan menghapus air mata yang ada di pipinya .


" kakak kesini dengan papa reyhan , terus papa reyhan nya kemana ? "


" pak reyhan langsung ke kantor polisi , beliau sedang berupaya membebaskan suamimu . "


" emang abang melakukan kesalahan apa , sampai di bawa ke kantor polisi kak ? tadi juga desi sempat bilang , kalo abang di bawa ke rumah sakit . sebenarnya abang punya masalah dengan siapa ? sampai di bawa kekantor polisi . "


" desi , emang dede belum tahu ? kalo suami nya dibawa ke kantor polisi , karena kasus penabrakan danis ? " tantri bertanya pada desi , karena mengira shela sudah tahu jika suaminya di bawa ke kantor polisi .


shela menurunkan kakinya dari ranjang , kemudian mencabut paksa selang infus nya . " aku harus menolong abang , bukan abang yang menabrak mas danis . " ujar shela dengan beranjak dari ranjangnya .


tantri dan desi langsung meraih tangan shela , setelah shela melepaskan infus nya . " kamu mau kemana de ? kenapa mencabut paksa infus mu ? " tantri langsung mencegah nya .


shela tak mengindahkan ucapan kakaknya , shela terus melangkah keluar untuk bertemu dengan suaminya .


tantri dan desi langsung mengikuti shela keluar , mereka masih mengkhawatirkan kondisi shela . " shell , mau kemana ? biar kita yang mengantar , jika kamu ingin bertemu dengan suamimu . "

__ADS_1


shela menghentikan langkah nya tiba-tiba , saat melihat jenazah danis di masukan ke dalam mobil ambulan .


tes


tes


shela kembali terisak saat mobil ambulan mulai melaju . " selamat jalan mas , terimakasih sudah menemaniku selama 5 tahun ini . semoga Allah menempatkan mu di tempat yang paling indah , karena kamu orang yang sangat baik . "


desi merengkuh shela , saat shela terisak kembali setelah melihat danis di bawa ke mobil ambulan . " apa kamu ingin melihat danis untuk yang terakhir kalinya ? "


shela menggelengkan kepalanya , karena yang harus dia lakuin sekarang adalah bertemu dengan suami nya di kantor polisi .


" kamu yakin tidak ingin bertemu dengan danis untuk yang terakhir kalinya . " desi kembali bertanya untuk meyakinkan sahabat nya .


" tidak des . mungkin kalo aku kesana , keluarga mas danis tidak akan suka dengan kehadiran ku . sebaiknya aku segera pergi , ke kantor polisi untuk menemui abang . " ujar shela dengan meneruskan langkah nya .


" kita tunggu kak tantri dulu , karena kak tantri sedang mengurus ke pulangan mu . "


" kamu tahu shell , seperti nya kecelakaan itu sudah direncanakan seseorang ? " desi menduga , jika kecelakaan itu di rencana kan seseorang , karena desi melihat banyak kejanggalan di tempat kejadian .


" maksud kamu des ? " shela mengernyitkan dahinya tanda tak mengerti maksud dari sahabat nya.


" jadi gini shell . " desi belum selesai menjelaskan , tantri sudah datang menghampiri .


" hayu jalan sekarang , kakak sudah membereskannya . "


" sebentar kak ! tadi desi ingin menjelaskan sesuatu tentang kecelakaan yang di alami mas danis , desi mengira ada yang tidak beres dalam kecelakaan tersebut .


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2