
rey membawa shela ke ruangannya karena rey ingin memberikan alat komunikasi seperti handphone pada shila agar bisa menghubungi shela kapan pun.
" pakai ini shell ! " rey menyodor kan handphone masih bersegel pada shela. " aku liat kamu dari garut gak pernah megang handphone , nomor kamu juga udah pernah aktif lagi. " terang rey saat memberikan nya.
" gak usah pak, aku masih bisa beli sendiri ko nanti kalo gajian ini. " shela menolak pemberian rey.
" emang aku kasih ini secara gratis? gak lah. meskipun aku menyukai mu , kamu harus tetep bayar walaupun dengan cara mengangsurnya. " rey tahu shila gak akan mungkin mau menerima pemberian nya kalo tidak dengan cara seperti itu.
" gak mau, lagian suruh siapa pak rey membeli handphone itu, aku gak minta ko " shela tetap menolaknya meskipun dengan cara mengangsurnya.
" kamu yakin menolak handphone ini ! apa kamu lupa kalo aku belum ngasih kamu hukuman karena membohongi absensi ? " rey berbicara dengan mendekatkan wajahnya pada shela. " atau mau sekalian aku laporin sama pak reyhan, mumpung dia ada disini. "
melihat rey mendekatkan wajahnya , shela menutup matanya karena takut kalo rey akan berbuat yang tidak - tidak. " emang pak rey mau kasih hukuman apa? "
rey melihat shela menutup menutup mata nya menjadi semangat untuk menjahili nya. " kenapa kamu menutup mata? " ucap rey dengan menjauhkan badannya pada shela lalu memasukkan kedua tangan nya pada saku celana nya." kamu pikir hukuman nya dengan mencium mu apa? gak usah GE ER, bibirku ini limited Edison.
shela melongo mendengar kata - kata rey, yang limited Edison.
emang dia pikir aku mau dicium dia apa ?
mas danis aja aku tolak , apalagi dia. lagian kenapa aku juga sampai menutup mataku , tidak menendang burungnya aza tadi. ucap shela dalam hati.
" kamu tau aku kasih handphone ini supaya bisa memberitahu hukuman mu lewat handphone ini, karena sekarang aku belum memikirkan nya , jadi lebih baik kamu Terima handphone ini . " rey menjelaskan supaya shela cepat menerima handphone itu.
akhirnya dengan terpaksa shela menerima handphonenya lalu membuka dusnya untuk melihat harga handphone nya berapa .
" ponsel itu sudah ada kartu nya, tinggal kamu pakai, dan aku juga sudah memasukan nomor ponsel ku dan juga foto - foto ku diponsel mu supaya kamu tidak merindukan ku. " ucapnya. " kamu nyari apa didalam kardus handphone mu? " rey bertanya karena shela mengobrak-abrik kardus handphone nya.
__ADS_1
" aku nyari nota handphone ini pak " jawab shela tanpa melihat wajah rey.
" nota hilang, tapi harga ponsel itu 5 jutaan " rey beralasan, karena rey tidak mau shela mengetahui harga ponselnya.
" jangan bohong deh pak ! yang saya tahu, ini ponsel mahal pak. harga ponsel ini pun sekitar 30 jutaan. " jawab shela
" itu bukan ori tapi tiruan makannya harga segitu. " bohong rey.
" masa sih ini ponsel tiruan pak? tapi ko ini seperti ponsel ori loh. " shela masih belum percaya.
" udah kamu tuh tinggal nyicil doang tapi banyak tanya. " ucap rey.
" baiklah aku Terima ponsel nya. tapi 5 kali bayar kan pak? " ucap shela dengan membuka ponsel nya.
shela membuka ponsel nya lalu mencoba kameranya.
cekrek,,,,,
" kamu tuh gak denger kata - kataku barusan ? aku menyimpan fotoku supaya kamu selalu mengingat ku dan kalo kamu kangen sama akukan bisa lihat foto - foto itu. " jawab rey dengan percaya diri.
wkwkwkwk,,,
shela malah ketawa mendengar ucapan rey yang terlalu percaya diri. " pak rey lucu , kenapa saya bisa kangen sama pak rey sedang kan kita setiap hari juga ketemu. tapi nanti deh kalo kucing tetangga saya rindu sama pak rey, aku liatin foto pak rey yang dihandphone ini. " shela masih tertawa atas kelakuan atasan nya. " sudah ah capek ketawa nya . aku mau kembali ke ruang ku dulu pak , karena bentar lagi kan jam kerja abis aku mau beres- beres dulu. tapi inget pak jelasin sama pak reyhan " pamit shela lalu mengingat kan rey untuk menjelaskan pada pak reyhan.
rey hanya mengacungkan jempol nya tanda setuju sebelum shela keluar dari ruangan nya.
saat ini tantri sedang menunggu kedatangan shela diruangan shela bersama pak indra dan Ririn . mereka cukup penasaran, kesalahan apa yang di perbuat shela sampai - sampai pak rey membawa nya keluar.
__ADS_1
" pak indra sebenarnya pak reymon membawa shela kemana? kenapa mereka lama sekali. aku takut pak reymon menghukum shela yang tidak - tidak " tantri terus bertanya pada ketua regu adiknya karena merasa khawatir.
" tenanglah bu, aku yakin shela gak akan kenapa - kenapa. ini pasti ada kesalahan pada pak reymon karena akupun sudah memeriksanya dengan teliti. " ucap pak indra dengan yakin kalo shela tak bersalah.
" terus kenapa sampai sekarang shela bel,,,,, " tantri belum menyelesaikan ucapan nya tapi tantri langsung berlari memeluk adiknya saat shela masuk ruangan. " de kamu gak apa - apakan? kamu gak dihukum yang tidak - tidak sama pak reymon kan? " tantri terus mencerca pertanyaan pada adiknya.
" kak tenang lah aku gak apa - apa ko, aku juga gak dihukum apapun karena pak rey hanya salah paham sama laporan ku. " shela menjelaskan dengan melepaskan pelukan kakaknya. " makasih kakak begitu peduli padaku dan menyayangiku. " ucap shela dengan terharu.
" shell, berarti kesalahan nya ada pada pak reymon " sahut pak indra.
" bi bisa dibilang seperti itu pak " shela menjawab dengan gugup karena diapun tidak mau terlalu menyalahkan pak rey.
handphone shela berbunyi tanda panggilan
calon jodoh paling ganteng dan keren
memanggil,,,,,,
shela melebarkan matanya saat melihat nama yang menelpon.
" siapa yang menelpon de? " tanya tantri saat mendengar ponsel shela bunyi. " kamu angkat aja barang kali penting, kakak kembali keruangan kakak dulu. " ucap tantri lalu keluar dari ruangan shela karena keadaan sang adik sudah baik- baik saja.
shela menggelengkan Kepala saat rey menamai nomornya diponsel shela.
tring shela mengangkat telepon nya
" kenapa lama sekali mengangkat telepon nya " shela menjauhkan handphone di telinga nya karena suara rey.
__ADS_1
" kamu gak lembutkan? kalo gitu aku tunggu diparkiran sekarang. " rey mematikan teleponnya saat shela belum menjawab apapun.
bersambung,,,,,