
awalnya tantri kaget melihat kedatangan rey dan kedua orang tuanya berada dirumah nya. tantri pikir shela melakukan kesalahan lagi sampai - sampai rey membawa kedua orang tua nya kerumah. " pak reyhan, pak rey , dan bu diana selamat malam . ada angin apa pak reyhan mau bertandang ketempat ku yang kecil ini " ucap tantri dengan membungkuk kepalanya. " silahkan diminum dulu pak ! " ucap tantri karena melihat minuman yang disediain shela belum diminum.
pak reyhan pun kaget melihat tantri karyawannya, saudarinya perempuan yang dicintai anaknya, karena rey tidak pernah mengatakan nya. " tantri "
" pah, kak tantri itu kakaknya shela pah. " sahut rey menjelaskan. " kak shela nya mana? " rey menanyakan keberadaan shela.
" shela sedang menemani arsad dikamar pak reymon " jawab tantri.
mendengar jawaban tantri, rey langsung memberi pesan lewat handphone nya untuk shela menemuinya diluar karena rey perlu bicara.
" jadi shela adik kamu ? " tanya pak reyhan. " kebetulan sekali berarti . " nanti biar istriku yang menjelaskan , maksud dari kedatangan kami tantri.
rey berdiri setelah mendapat balasan dari shela. " pah, mah, kak tantri aku permisi kedepan yah , mau nyari angin . " pamit rey karena shela menyetujui untuk bertemu diluar rumah.
" mau ngapain keluar rey? bukan nya mamah dan papah kesini mau nyelesain masalah kamu? " ucap bu diana saat melihat anaknya mau beranjak keluar.
" rey nunggu diluar aja mah, kalo masalah aku dan shela biar kalian bicarakan lah dulu. " ucap rey lalu keluar dari rumah tantri.
sementara didalam para orang tua sedang membicarakan keputusan untuk shela dan rey seperti apa kedepan nnya. sedang kan orang yang dibicarakan malah diluar.
" pak gimana keputusan mereka pak ? " tanya shela saat mereka sudah berdua diluar.
" aku gak tau shell, karena sewaktu aku masih didalam mereka belum berbicara apa pun. " jawab rey dengan apa adanya. " tenang lah shell , aku yakin keputusan yang mereka ambil tidak akan merugikan kita ko. " rey menenangkan shela yang terlihat gelisah.
paling - paling mereka menikah kan kita . ucap rey hanya dalam hatinya. " ngomong - ngomong kamu terlihat cantik loh memakai pakaian itu shell. " rey memuji shela dengan pakaian yang dia pilih sendiri untuk shela.
__ADS_1
" pak rey tolong lah serius, kita gak tahu nasib kita selanjutnya seperti apa. " shela tidak mengindahkan pujian dari rey karena terlalu gelisah.
apa aku keluar dari pabrik pak reyhan ? terus mencari pekerjaan ditempat lain , kalo aku tetap disitu yang ada pak reyhan akan semakin tidak menyukai ku karena akupun sudah kehilangan muka didepan pak reyhan. pikir shela dalam benaknya.
shela berpikiran keluar dari pabrik karena shela merasa sudah tidak punya image bagus didepan pak reyhan, karena masalah tadi.
" shell ko melamun sih? apa kamu berpikir untuk keluar dari pabrik karena masalah ini? " tebak rey melihat gelagat shela.
kenapa pak rey bisa tahu apa yang ku pikirkan? ucap shela dalam hati.
" ti tidak ko pak " shela menjawab dengan gugup karena rey mengetahui apa yang dia pikir kan.
" awas aja shell, kalo kamu berani keluar dari pabrik . " ancam rey.
shela mengeluarkan nafas beratnya karena mendengar ancaman rey. " iya " shela menjawab dengan singkat.
" pah, mah udah selesai? terus gimana hasil keputusannya? pasti kak tantri tidak percaya omongan mamah kan? " rey langsung membrondong pertanyaan saat kedua orang tuanya sampai dihadapannya.
mama diana tersenyum melihat wajah penasaran anak dan wanita disamping nya. " kamu salah rey, justru kakaknya mendukung keputusan mamah. " jawab sang mamah . " keputusan mamah sudah bulat kalo minggu ini kalian harus menikah " ucap mamah diana dengan santai.
shela dan rey saling melihat setelah mendengar keputusan para orang tua. shela menangkup kan kedua tangan nya pada rey supaya rey mau membujuk mamanya untuk mengubah keputusan nya.
sebenarnya kedatangan mama diana dan pak reyhan kerumahn shela, karena ingin meminta shela menjadi menantunya. awalnya tantri pun menolak keputusan diana karena dia segan dengan pak reyhan, selain itu tantri merasa tak pantas jika harus berbesanan dengan keluarga pak reyhan pemilik pabrik dimana dia bekerja. tapi setelah diana menjelaskan kenapa dia memilih shela menjadi menantunya, tantri pun akhirnya nya menyetujui keputusan diana dan pak reyhan.
" mah, kenapa mamah mengambil keputusan untuk menikah kan kami tanpa bertanya terlebih dulu? " tanya rey mengenai keputusan sang mamah.
__ADS_1
" mamah mengambil keputusan karena mamah ingin menjaga kehormatan wanita ini rey. " jawab mamah diana dengan beralasan menjaga kehormatan shela padahal dia tahu shela dan rey tidak melakukan apapun.
sebenarnya rey senang dengan keputusan kedua orang tuanya .tapi melihat shela seperti kebalikan nya , rey pun merasa bersalah pada shela.
" sebaiknya kita pulang rey , karena pernikahan kalian tinggal 3 hari lagi dan kita belum menyiapkan apapun. " mama diana mengajak rey pulang untuk menyiapkan pernikahan nya.
" tapi mah ? " jawab rey
" tidak ada tapi - tapian, kamu harus pulang sekarang juga untuk menyiapkan pernikahan mu. " ucap mama diana dengan menarik tangan rey. rey pun mengikuti kedua orang tuanya untuk pulang .
shela masih berdiri mematung diluar rumah setelah ibu diana tetap dengan keputusan nya.
" ya Allah lalu apa yang harus aku lakuin sekarang ? aku tidak mungkin menikah dengan pak rey karena aku masih sangat menyayangi mas danis, aku harus bicara dengan kakak, supaya kakak mau membatalkan keputusan ibunya pak rey . " gumam shela lalu masuk kedalam rumah untuk meminta penjelasan dan membatalkannya.
" kak " panggil shela setelah melihat tantri sedang duduk disofa ruang tamu, karena tantri pun belum beranjak dari ruang tamu. " kenapa kakak menyetujui keputusan ibunya pak rey? aku bersumpah tidak pernah melakukan apapun dengan pak rey dirumah nya. " shela menjelaskan pada kakak nya dengan menangis dan bersimpuh memeluk kedua lutut kakaknya.
" de maafin kakak, tapi kamu harus menikah dengan pak reymon minggu ini. " kekeh tantri dengan mengelus kepala adiknya.
" kenapa kakak lakuin ini pada ku kak? kenapa? apa kakak tidak percaya padaku ? " ucap shela dengan mengangkat wajahnya untuk melihat kakaknya.
" percaya lah de, semua yang kakak lakukan untuk kebaikan mu dikehidupan yang akan datang, kakak percaya kamu akan bahagia dengan rey." jawab tantri dengan membalas melihat shela yang terus menangis.
shela menggelengkan kepalanya mendengar ucapan kakaknya. " kehidupan seperti apa yang kakak maksud ? apa kakak bisa menjamin aku bahagia dengan pak rey? "
" setidaknya kamu berada dalam keluarga yang menerima mu kalo kamu menikah dengan reymon, bukan keluarga yang selalu menghinamu dan merendahkan mu seperti Keluarga kekasihmu. " jawab tantri dengan tegas. " kakak sudah putus kan kamu tetap menikah dengan reymon , kalo kamu masih menghargaiku sebagai kakak mu .
__ADS_1
bersambung,,,,,