Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
BAB. DINAR 5


__ADS_3

Dina dan arfan masih membahas masa lalu dina . “ sampai kapan pun aku tidak akan menyerah dengan hubungan kita ina . “ kekeh arfan , saat dina terus saja meminta arfan agar kembali pada orang tuanya .


“ Arfan , kamu tidak boleh egois . kamu juga harus memikirkan perasaan orang tua mu , mereka jelas tidak menyukai hubungan kita , jadi buat apa lagi aku mempertahankan hubungan kita . “ dina pun masih tetap pada keputusan nya , agar arfan kembali pada orang tuanya .


“ Kenapa kamu malah memikirkan perasaan mereka , apa kamu tidak memikirkan perasaan ku , juga perasaan mu sendiri ? “ arfan sampai menjawab dengan sedikit keras karena dina masih tetap kekeh dengan pendirian nya .


“ Aku akan baik - baik saja , ada atau pun tidak ada kamu di samping ku . jadi , pulang lah fan ! biar kan aku tenang , seperti saat dulu kamu belum kembali . “ kekehnya . bukan dina tidak mencintai arfan , tapi dina harus bisa membuat arfan kembali pada keluarga nya , meskipun harus mengorbankan hatinya .


“ Berhenti menyuruh ku pergi . karena aku tidak akan pernah pergi dari sisimu , sebelum aku mendapatkan mu . “ saking kesalnya , karena dina tetap kekeh agar dirinya kembali pada mami , papinya . arfan sampai menjawab nya dengan sangat keras .


Mendengar suara keras papanya , azkal a sampai keluar dari kamar , karena mengkhawatirkan dengan keadaan mama nya . “ kenapa om arfan , berteriak pada mama , apa kalian bertengkar ? “ tanya azkal , dengan mendekati mamanya .


Arfan meraup wajahnya sendiri , karena tidak sadar dirinya sampai menjawab nya dengan keras . “ maafin aku dina , bukan maksud ku berbicara keras padamu . “ sesal arfan , karena telah berbicara keras .


“ Sudah lah fan , lebih baik kamu pulang ketempat mu . “ dina masih melanjutkan nya pembicaraan nya .

__ADS_1


Arfan sampai membuang napasnya dengan kasar , untuk meredamkan emosi . “ diam lah din , sebelum aku nekat melakukan sesuatu yang tidak kamu pikirkan . seharusnya kamu itu akan senang , karena aku lebih memilih pasangan nya dan mau mempertanggung jawabkan perbuatan ku di masa lalu , kenapa kamu malah sebaliknya . “ jawab arfan dengan merendahkan suaranya , karena ada azkal di tengah - tengah perdebatan mereka .


“ Kenapa om terus memarahi mama ? “ sahut nya , azkal berpikir arfan masih memarahi ibunya .


“ Panggil papa , bukan om . karena aku ini papa kamu . “ secara tidak sadar arfan membentak azkal , karena azkal masih menyebutnya om .


Azkal bersembunyi di belakang badan mamanya , karena mengira arfan pun memarahi nya , karena telah membela mamanya . “ mah , kenapa om , maksud ku papa malah marah padaku juga . “ adu nya pada dina dengan takut .


“ Kenapa kamu melampiaskan kemarahanmu pada anakku ? dia hanya berusaha membela ku sebagai ibunya . “ keadaan nya semakin tegang , karena dina gak terima arfan malah memarahi azkal . walaupun dina tahu , arfan pun berhak atas azkal , karena dia papanya .


Arfan mendekati azkal , dengan menekuk kakinya agar sejajar dengan tinggi anaknya . “ maafin papa , karena hati papa sangat sakit , kalo azkal terus saja memanggil om pada papa . “ ujar nya , dengan merengkuh tubuh kecil azkal yang sedang bersembunyi di belakang mamah nya .


“ Iya papa janji , gak akan marah pada mamah mu . tapi azkal bilangin sama mama yah ! agar mama tak menyuruh papa pergi lagi , karena papa tidak punya tempat tinggal lagi . “ arfan sangat pintar , mengubah suasana hati anaknya . karena terbukti sekarang azkal malah membelanya .


“ Mamah jangan usir papa , kasihan papakan gak punya tempat tinggal lain selain di sini “ pintanya pada dina .

__ADS_1


“ Azkal bisa masuk kamar kembali nak ? mamah belum selesai berbicara dengan om , maksud mama papa mu . “ azkal kembali ke dalam kamar , setelah dina menyuruh nya kembali ke kamar .


“ Apa mau mu fan ? “ tanya nya , saat azkal sudah masuk kembali ke dalam kamar . dengan memelankan suaranya , agar azkal tak mengira sedang bertengkar lagi .


“ Kenapa kamu pake tanya , apa mau ku . jelas - jelas aku hanya mau hidup dengan mu , hanya dengan mu . “ arfan sampai mengulang nya , agar dina mengerti .


“ Apa kamu sadar , hubungan kita ini terlalu memaksa ? karena , baik keluarga mu atau keluarga ku , tidak ada menyukai hubungan kita . “ dina nampak nya masih kekeh .


“ Aku ini laki-laki , tak masalah jika orang tuaku tak menyukai hubunganku dengan mu . “ jawab arfan dengan penuh keyakinan .


“ Jawaban yang sangat yakin . tapi sayang , aku tidak mau punya hubungan , tanpa restu orang tua kita masing-masing . “ ujar dina .


“ Kita bisa berjuang bersama - sama , jika kamu “ jawab arfan dengan sungguh - sungguh arfan tidak ingin jalinan kasih nya harus kandas kembali .


“ Aku yakin , jika kita bersatu untuk memperjuangkan hubungan kita , pada orang tua masing-masing . “ ujarnya arfan .

__ADS_1


Sungguh dina pun ingin hidup dengan laki-laki yang ada di hadapannya .


bersambung


__ADS_2