Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
104 . Bonus Chapter 4


__ADS_3

“ Mama gak tahu bagaimana rasanya dikhianati orang terdekat kita . “ ujar papa reyhan dengan menghela napas panjang .


“ Apa kalian berdua tidak bisa saling memaafkan ? bukan nya kejadian nya juga sudah sangat lama pah . Umur anak kita aja sudah mau 30 tahun , masa masih aja saling bermusuhan pah , mamah juga kan sudah hidup bahagia dengan papa . “ ujar mama diana .


“ Kenapa kesannya , mama membela mantan mama itu . “ jawab papa reyhan dengan ketus .


“ Siapa yang ngebelain yoga sih pah , mama kan cuma ,,,,, ah sudah lah percuma ngomong sama papa juga , sudah pada tua juga masih aja pada kaya gitu . Ingat pah ! jangan sampai papa berbuat sesuatu , yang membuat hancur hubungan anak dan mantuku . “ karena geram dengan kelakuan suaminya , mama diana pun sampai memperingati suami nya agar tidak mengganggu kehidupan anaknya .


*****


Setelah menemani anaknya bermain di pusat permainan , dina mengajak keluarga kecil yang belum di katakan sah itu , untuk ikut bergabung dengan kedua sahabatnya yang ada di restoran yang masih berada di pusat perbelanjaan .


“ Mah itu tante shell sama tante rinn di sana . “ azkal menunjuk kedua tantenya yang sedang berada di dalam restoran , tapi mereka berdua terlihat dari luar karena mereka duduk dekat jendela yang tembus pandang .


“ Ya sudah samperin mereka yu ! “ ujar dina dengan arfan yang terus menggandeng tangannya , melangkah mendekati kedua sahabat nya yang terlihat sedang berbincang .


Azkal berlari , saat sudah di dekat meja kedua tantenya . “ tante shell , tante rinn . “ panggil azkal , saat sudah di dekat meja mereka .


Shela dan rina menoleh ke belakang , saat mendengar suara azkal memanggilnya . “ azkal , duduk sini dekat tante shela ! azkal sudah puas bermain nya ? tanya shela , dengan menyuruh azkal duduk di tengah - tengah dirinya dan rina .


Sementara dina dan arfan masih berdiri , karena kursinya tinggal satu yang tersisa .


“ Kenapa tante shell sama tante rinn , gak ikut kita sih ? padahal tadi seru banget loh . Tante tau , mama sampai mau nangis gara-gara kalah terus sama papa tahu , saat bermain basket tadi . “ azkal langsung bercerita , pada kedua tantenya saat di permainan tadi .


Shela menanggapi cerita azkal dengan tersenyum , sementara rina menanggapi cerita dari azkal dengan tertawa . “ wah pasti tadi seru banget yah . Tapi kalo tante rinn ikut , bisa - bisa papa kamu malu , karena di kalahin sama tante rinn nanti . “ ujar rina dengan menyombongkan diri.

__ADS_1


“ tante rinn mah gak tahu aja , kehebatan papa tadi saat bermain . Orang mama aja sampai mau nangis , gara-gara papa gak mau mengalah dengan mama . “ jawab azkal dengan sangat antusiasnya .


Sementara , orang yang azkal bangga - banggakan sedang bermanja-manja dengan dina . Karena semenjak bergabung di meja shela , arfan terus menyandarkan kepala nya di bahu dina dengan keadaan berdiri . Arfan sama sekali tak mau lepas dengan dina , semenjak keduanywa memutuskan untuk bersama .


“ Diuk atuh ! kamu gak capek berdiri mulu apa . Kabogoh maneh dina , geuleuh pisan . Dari tadi nempel terus kaya lalat . “ karena melihat arfan yang terus saja menempel dengan dina , rina sampai mengatai arfan karena arfan sungguh tidak mau berpisah barang sedetik pun dengan dina .


Geuleuh \= jijik


Diuk \= duduk


Kabogoh \= kekasih


Bengeut \= wajah / tampang


“ Ganggu keromantisan ku saja , makannya kamu sama pak muslim aja ! biar gak gangguin kita terus . “ jawab arfan dengan kesal , karena setelah rina mengatainya dina melepaskan diri dari arfan .


“ Ih mama jangan sama pak kumis dong mah , azkal gak suka sama pak kumis itu . “ sahut azkal dengan merengek pada dina , agar mamanya tak memilih pak muslim , seperti yang rina katakan .


“ Tenang boy , mama mu tidak akan memilih pak kumis lele itu , karena mama hanya memilih papa arfan yang gantengnya sejagat . “ balas arfan dengan Jumawa .


Dina menggeleng kan kepala nya , melihat perdebatan antara anak , sahabat , serta kekasih nya ini . Setelah itu dina mengalihkan pandangan mata nya pada shela , karena dina melihat shela hanya diam tanpa mengatakan apapun . “ Kamu ko terlihat murung sekali sih shell , kenapa ? “ tanya dina , saat melihat shela terus diam . “ shela. “ panggil dina sekali lagi dengan sedikit keras , karena shela tak menyaut ucapan nya .


“ yah kenapa ? “ shela tersadar setelah mendengar suara dina yang memanggilnya sedikit keras .


“ Kamu ada masalah apa sih shell ? aku perhatiin kamu terus melamun . “ tanya dina .

__ADS_1


Shela tersenyum kikuk . “ aku gak apa - apa ko . Kamu gak pesan makanan dina ? aku sudah selesai makan nya juga . “ shela tidak mungkin bercerita soal apa yang terjadi tadi , karena ada arfan .


“ Makanan kamu masih utuh gitu ko udah sih shell ? “ jawab dina dengan menunjukkan makanan shela .


“ Aku juga sudah selesai makannya , yu ah kita pulang aja . “ sela rina , karena melihat shela yang sedang tidak baik - baik saja .


Meskipun shela belum menceritakan apa yang sedang terjadi , tapi rina tahu jika sahabat nya sedang bersedih karena pertemuan tidak sengaja nya dengan mertuanya .


Akhirnya mereka memutuskan untuk pulang , setelah melihat keadaan shela yang terus murung .


Arfan langsung keluar ketika mendengar deru mobil miliknya sampai di depan rumah nya .


Shela dan yang lain keluar dari mobil dan melihat rey sudah stay di terasnya . “ sayang sudah pulang , ko cepat banget sih jalan - jalannya . “ tanya rey , saat shela turun dari mobil .


" Abang , aku langsung masuk yah , capek banget . Semua nya , maaf aku langsung masuk . “ shela langsung masuk rumah , setelah menyalami rey .


“ Fan , kamu apa kan istri kakak ? sampai terlihat sedih seperti itu . “ tanya rey , saat shela sudah masuk kedalam rumah .


Arfan mengangkat bahunya , karena tidak tahu apa yang telah terjadi dengan kakak ipar nya . “ mana aku tahu , orang saat di sana kita terpisah ko . “ jawab arfan .


“ Terpisah bagaimana sih fan ? bukannya tadi berangkat nya bareng . “ rey menanyakan kembali ucapan arfan .


“ Tadi aku sama dina dan azkal ke pusat permainan , sedangkan mba shela dengan rina berdua . Tanyain rina tuh , pasti dia tahu kenapa mba shela seperti itu . “ arfan menerangkan apa yang dia lakukannya , saat di pusat perbelanjaan .


“ Sebaiknya , pak rey susul shela ke dalam ! aku takut terjadi sesuatu dengan shela , karena setelah kita bertemu dengan orang tuanya pak rey di restoran , shela berubah murung . “ saran rina pada rey , yang terlihat kebingungan melihat istrinya yang murung setelah datang.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2