
saat ini shela masih berada di rumah tantri kakaknya.awalnya shela dan rey hanya sekedar makan malam tapi karena shela masih sangat merindukan kakak dan ponakan nya dan meminta untuk menginap,akhirnya rey mengalah pada istrinya untuk menginap.
" de, suami kamu seperti nya ketiduran " ucap tantri .tantri masih menemani adiknya bercerita di ruang tamu , sedangkan arsad dan Ikbal sudah ke kamar masing-masing.
rey sampai ketiduran di sofa karena menunggu shela istrinya, masih asyik bercerita dengan tantri .
" mending kamu bangunin reymon, suruh pindah ke kamar kamu sana. " tantri kasihan pada adik iparnya, karena rey sampai rela menunggu shela sampai ketiduran di sofa.
" abang bangun ! " shela membangun kan rey dengan suara yang sangat pelan, tampa menyentuhnya.
" kalo kamu ngebangunin nya kaya gitu, sampai subuh juga reymon gak bakalan bangun - bangun. coba goyang - goyangin badan nya biar cepat bangun ! masa kamu gak berani pegang suami sendiri. " melihat shela membangun kan suaminya seperti itu, tantri memberi saran agar rey cepat membuka matanya .
" bang, pindah ke kamar tidur nya ! jangan di sofa bang tidurnya " shela mengikuti saran kakaknya, dengan cara menggoyang - goyang kan badan nya. tapi , shela terlalu kencang menggoyang kan badan rey, sampai rey hampir jatuh dari sofa .
"dede, jangan kenceng - kenceng menggoyang kan badan reymon ! sampai reymon mau jatuh gitu dari sofa. tadi terlalu pelan, sekarang terlalu kenceng. " ujar tantri.
rey membuka matanya karena shela membangunkan rey, terlalu kencang menggoyang kan badannya , sampai rey hampir terjatuh dari sofa .
" bang , pindah ke kamar tidur nya " ucap shela setelah rey membuka mata nya.
" apa pindah ke kamar ? hayu kalo gitu, abang sudah siap lahir batin. " rey salah mengartikan kata - kata shela . rey bangun dengan semangat , kemudian langsung menarik tangan shela .
tantri yang melihat kelakuan suami dari adik nya hanya menggelengkan kepalanya, tantri paham bagaimana kelakuan pengantin baru.
" reymon sabar " teriak tantri, saat rey langsung menarik tangan shela setelah membuka matanya. tantri langsung menutup mulutnya dengan telapak tangan nya, karena tanpa sadar tantri berteriak.
" untung arsad gak kebangun, dengan suara ku barusan. " gumam tantri.
__ADS_1
" de , kakak masuk ke kamar dulu. " sindir tantri saat masuk ke kamarnya.
" abang, main tarik aja sih ! itu masih ada kakak juga . " gerutunya, karena rey langsung menarik tangan nya tanpa malu.
" kak tantri juga pasti ngerti ko. " ucap rey , saat masuk ke dalam kamar istrinya.
" bang, emang nya kita mau ngapain? orang aku bangunin abang cuman nyuruh pindah ke kamar saja. " shela berkata saat sudah di kamar nya.
" iya ini abang juga sudah pindah ke kamar , jadi sekarang kita bisa mulai ? " ujar rey dengan wajah menyeringai .
melihat suaminya berwajah seperti itu, shela jadi bergidik ngeri.
" bang, aku ke kamar mandi dulu. " shela langsung ngacir keluar kamar dengan beralasan ke kamar mandi , karena melihat wajah mesum suaminya.
melihat shela keluar dari kamar, rey pun hanya menghela napas panjangnya. " de , ko malah ke kamar mandi sih , tak kira sudah siap mengajakku pindah ke kamar . sabar y otong , belum saatnya lounching . " rey berkata dengan lemas karena tidak sesuai dengan harapan nya. sambil menunggu istrinya ke kamar mandi, rey pun merebahkan badannya keranjang istrinya dengan memainkan ponsel shela
**
**
kita tinggal kan dulu rey, yang gagal unboxing dengan shela .
di tempat lain rina masih berada di kamar dina. rina masih mendengar kan keluh kesah sahabat nya, hingga larut malam dengan tiduran di ranjang dina.
" dina, besok kan kita kerja . gimana kalo di pabrik kamu ketemu sama ayahnya si azkal ?
terus shela perlu dikasih tahu tidak kalo ?,,,,
__ADS_1
siapa tadi nama bapak nya si azkal ? " ujarnya.
" arfan . " jawab dina dengan bersiap - siap untuk tidur.
" geura tidur ! udah larut nanti kita kesiangan ke pabrik. " dina mengalihkan pembicaraan , karena dina tak mau ngebahas lagi tentang arfan.
" din, jawab dulu pertanyaan ku atuh ih. " rina menggoyang kan badan dina karena dina malah tidur bukannya menjawab nya.
" apa sih rina ? ngantuk tau . " ucap dina dengan terus menguap.
" jawab dulu ! " rina masih menggoyang kan badan dina yang sedang tiduran.
" rina, kalo masih mengganggu tidurku , balik ke kamar sana. " ancam dina, karena rina terus mengganggu tidur nya.
" lagian kalo masalah shela , kan bisa nanti dijelaskan."
" dih yang ku tanya itu, bagaimana kalo kamu ketemu bapaknya si azkal? pan maneh bilang , ketemu bapaknya si azkal di pabrik lain? " rina menerangkan.
" gak usah dibahas lagi ! tidur rina , ini sudah sangat larut malam . " dina benar - benar tidak mau ngebahas tentang arfan.
akhir nya rina ikut memejamkan matanya disamping dina , setelah dina sama sekali tak merespon nya.
**bersambung,,,,
minal aidin walfaidzin
mohon maaf lahir batin semua**
__ADS_1