Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
38 . bertemu mertua


__ADS_3

" dina, kenalin dia manager baru kita , pengganti pak rey ." shela mengenalkan arfan pada dina .


dina azkalita , akhirnya aku menemukanmu. setelah sekian lama aku mencarimu . selama ini hidupku penuh dengan rasa penyesalan, karena aku telah menghancurkan hidupmu . mungkin kata maaf pun aku tak pantas dapatkan, karena aku begitu teganya meninggal kanmu. pantas saja aku tak menemukan mu di garut, ternyata kamu berada disini ! didekat ku. arfan terus bermonolog dengan hati nya.


kemudian arfan mengangkat tangan nya untuk menjabat tangan dina, dengan terus melihat dina tanpa mau berpaling.


" oh manager baru. " dina hanya menanggapi dingin , dina pun enggan menjabat tangan arfan yang telah menorehkan banyak luka di hatinya .


" shell, aku terusin kerjaanku dulu yah . " ucap dina tanpa menghiraukan arfan , yang ingin menjabat tangannya .


melihat dina berlalu tanpa mau menjabat tangannya , arfan pun menurunkan tangannya dengan kecewa. arfan memahami sikap dina seperti itu, karena dina mungkin belum bisa memaafkan nya.


dina pun meneruskan kembali kerjaannya yang sempat tertunda , tanpa menoleh kembali kebelakang.


" fan, mau mba temani kamu keliling ? atau gimana ? " tawar shela pada arfan adik sepupu suaminya.


" aku keliling sendiri ajalah, gak bakalan nyasar ini. " jawab arfan dengan arah mata pada dina , yang sedang mengawasi mesinnya.


" ya udah, mba keruangan dulu " shela keluar dari ruang produksi, menuju ruangan nya.


setelah kepergian shela dari ruang produksi, arfan menghampiri dina yang sedang bekerja.


" ehem " arfan berdeham didekat dina , supaya dina melihat keberadaan nya. tapi dina tak menghiraukan deheman arfan sama sekali, dina malah melanjutkan pekerjaan nya tanpa terganggu keberadaan arfan dibelakang nya.


" din gimana kabarmu dan anak kita ? " arfan memulai pembicaraan dengan terus menatap dina.


dina menoleh kebelakang ! melihat laki-laki yang selama ini dina benci , menyebut anak kita.


dina tertawa dengan sinis karena arfan menyebut anak kita. " maksudnya anak kita gimana yah? apa kita saling mengenal pak arfan Wijaya? " dina marah dan tidak Terima karena arfan menyebut azkal, anak kita.


arfan mengerti jika dina marah dan membenci dirinya, karena arfan dulu begitu pengecut. arfan sama sekali tak mau bertanggung jawab dengan bayi yang dina kandung , dan malah menyuruh dina untuk tak berbicara dengan siapa pun kalo arfan ayah dari anak yang dikandung dina. arfan pun menyuruh dina untuk menggugurkan kandungannya karena tak mau kehilangan popularitas disekolah nya gara-gara menghamili dina.

__ADS_1


" sebaiknya anda pergi, dan jangan pernah mengganggu hidupku ! karena aku sudah MUAK bertemu denganmu . " dina mengulang kembali kata-kata yang pernah arfan ucapkan pada dina saat dina meminta pertanggung jawabannya dengan dingin.


mendengar dina mengulangi kembali kata-kata yang pernah dia lontarkan dulu pada dina, hati arfan begitu sedih.


arfan pun memilih menuruti kata - kata dina, dengan pergi dari ruangan produksi . tapi arfan berjanji pada dirinya sendiri akan terus berusaha meminta maaf pada dina, sampai dina benar-benar memaafkannya.


tanpa terasa waktu pulang telah tiba.


shela pun saat ini sedang bersiap - siap untuk pulang karena shela sengaja tak mengambil lemburan nya. shela memilih menghabiskan waktu akhir pekannya dengan kedua sahabat nya , keluar bareng di sebuah Moll.


mereka sudahh janjian bertiga saat mereka sedang berada dikantin.


saat ini mereka dalam perjalanan menuju kontrakan dina terlebih dulu, untuk menjemput azkal . azkal dibawa dina ke jakarta saat azkal sakit beberapa minggu yang lalu.


" dina, kamu pindah kamar ? " tanya shela saat dina melewati kamar kontrakan nya yang dulu .


" yah aku pindah kamar untuk keluarga, karena kalo aku tetap disitu gak akan muat untuk bertiga shell. soalnya aku mau azkal , tinggal dengan ku. " jawab dina.


sementara rina menuju kamarnya, shela lebih memilih ikut dengan dina karena shela ingin ketemu azkal.


" enin, mamah pulang sama tante shell " teriak azkal dengan berlari saat melihat kedatangan ibu dan tantenya.


azkal menghampiri ibunya dengan berlarian.


" sayang jangan lari - larian, nanti jatuh . " dina mengingatkan anaknya.


azkal yang sudah lama tidak bertemu shela pun , ingin memeluk shela terlebih dulu . saking semangatnya azkal , dia sampai berlari ke arah tantenya . " happ " shela menangkap azkal yang akan terjatuh dan langsung memeluknya.


dina langsung mengomel ketika azkal akan terjatuh karena tak mengindahkan omongan nya " mama bilang juga apa ! jangan lari - lari tapi ngeyel aja dibilangin mama juga. " omel dina pada anaknya.


" mamah, kan aku kangen sama tante shell pengen peluk tante. " azkal menjawab ketika sudah dipelukan shela.

__ADS_1


" tante shell ko gak pernah kesini? padahal akukan udah lama berada disini . "


" maaf sayang, tante lagi banyak pekerjaan ganteng. gimana kalo sekarang kita jalan - jalan ? tante juga kangen sama kamu , tante ingin menghabiskan waktu dan uang tante buat ponakan tante yang ganteng ini . " ucap shel dengan menggendong azkal yang berada di pelukannya.


" horeee,,,,,, jalan - jalan. mamah, enin kata tante shell kita mau jalan - jalan. " azkal sangat bersemangat , karena shela mengajaknya jalan- jalan.


" sayang, jangan seperti itu ! berat tante shellnya . " dina mengingat kan anak nya, karena azkal tidak mau diem saat berada di gendongan shela.


" kita langsung berangkat sekarang aja shell. turunin aza shell berat . " ucap dina, dengan dengan mengingatkan sahabat nya.


dina pun tida lupa mengajak ibunya , untuk ikut tapi ibu menolak karena mau beristirahat.


" ibu beneran gak mau ikut kita jalan? " dina kembali bertanya.


saat ini shela dan kedua sahabat nya sudah berada dipusat perbelanjaan.


" kita cari makan dulu yu ! sebelum kita keliling. " shela mengusulkan mencari makan terlebih dulu sebelum keliling Moll ini.


" okey " jawab rina dan dina berbarengan.


kini mereka sudah berada dalam restoran bergambar ayam . Didalam restoran mereka terus bercanda, apa lagi ada azkal ditengah - tengah mereka yang jadi bahan candaan. shela sendiri merasa sangat senang dan terhibur, saat rina mulai menggoda azkal .


setidaknya aku bisa melupakan masalah ku sejenak. ucap shela dalam benaknya.


setelah mengisi amunisi , shela dan kedua temannya melanjutkan kembali berkeliling Moll.


shela menghentikan langkah nya tepat didepan galeri jam.


" shela " seseorang memanggil shela , saat shela sedang melihat - lihat jam.


" mamah " balas shela memanggil mertuanya dengan menghampiri bu diana lalu mencium tangan nya dengan ta' zim.

__ADS_1


kedua sahabat shela kaget mendengaar shela membalas sapaan seorang wanita dengan sebutan mama.


bersambung


__ADS_2