
setelah menginap di rumah mertuanya , shela saat ini sudah kembali rumah suami nya.hubungan shela dengan rey pun semakin terlihat kemajuan nya , bahkan shela menerima tawaran sang suami saat menginap di rumah mama diana, untuk memulai rumah tangganya dari awal, tapi dengan syarat rey tak meminta haknya sebagai suami dulu sebelum shela tumbuh rasa cinta nya pada rey.
" bang, nanti sore boleh aku keluar ke kontrakan dina dan rina? " shela meminta izin pada suaminya saat sedang santai diruang tengah dengan posisi rey tertidur dipangkuan shela . shela pun tak menolak apa yang dilakukan rey padanya, asal rey tak meminta hak sekarang.
rey meminta pada shela agar merubah panggilan mas padanya saat di rumah mama diana,rey hanya tidak mau shela menyamakan panggilan nya seperti danis.
" nanti abang yang nganterin ke kontrakan rina. tapi sebelum ke kontrakan rina , bisa kita mampir sebentar ke rumah tante? abang ada perlu sebentar dengan arfan. " ucap rey.
" terserah abang saja . bangun ih berat tau ! aku mau siap- siap dulu . " jawab shela dengan menyuruh suaminya bangun dari pangkuan nya .
shela pun bangun setelah rey bangun dari pangkuan nya.
" bangunin dong de " ucap rey dengan manja sambil merentang kan kedua tangan nya.
" manja banget " sungut shela.
shela pun mengulurkan tangannya untuk membantu suaminya bangun . tapi rey malah menarik tangan shela , agar shela jatuh kepangkuan nya.
cup
__ADS_1
shela pun terjatuh dipangkuan rey, dengan posisi shela mengecup jidat rey seperti yang rey inginkan. " abang modus banget sih. " ucap shela lalu bangun dari pangkuan rey.
" ih siapa yang modus sih? orang kamu yang jatuh dipangkuan abang juga , malah kamu lagi yang dapat untung karena mengecup jidatku yang masih bujang tulen juga. " rey malah menyalahkan shela , dengan membalikkan omongan shela.
" dih, mana ada jidat masih bujang sih bang , aneh - aneh aja omongan nya. " jawab shela dengan menggelengkan kepala , mendengar omongan suaminya.
" udah ah mending masuk kamar, dari pada melihat kelakuan abang. " shela langsung ngibrit ke kamar takut suaminya mengganggu kembali.
" dede, jangan lari - lari kasian anak kita yang masih dalam kandungan. " teriak rey saat melihat shela lari kedalam kamar.
" abang,,,,,, " rengek shela dengan keras saat didepan kamar nya.
" hahahaha " rey malah tertawa setelah menggoda istrinya.
saat ini shela sedang bersiap - siap untuk pergi ke kontrakan rina dan dina. sementara rey menunggu shela bersiap sambil memainkan gawai nya di sofa kamarnya, sambil memperhatikan istrinya yang sedang merias diri.
" dede " panggil rey saat shela sedang memakai pewarna di bibir nya.
" hem " shela hanya menjawab dengan deheman karena sedang tak bisa menjawab.
__ADS_1
" dede, jawab dong kalo abang panggil tuh. " rey hanya ingin mengganggu istrinya yang sedang merias.
shela pun membalikkan badannya untuk melihat suaminya berbicara. " apa sih bang, aku kan belum beres memakai ini . " ucap shela dengan menunjukkan alat make up nya.
" awas jangan dandan cantik - cantik, nanti orang kira kamu masih perawan lagi. " ucapnya.
shela hanya memutar bola mata malas karena mendengar omongan suaminya. " emang aku masih perawan kali. " shela menjawab dengan suara kecilnya.
" kamu omong apa tadi de? " tanya rey ketika melihat Istrinya seperti bergumam kecil.
" aku gak bilang apa - apa ko " jawab shela. kemudian shela menerus kan kembali merias nya.
" hayu bang berangkat sekarang ! " shela berdiri dari meja rias ketika selesai merias nya.
" hayu, tapi ini dulu biar semangat "ucap rey menunjukkan pipinya.
" apa sih bang, udah cepetan coba ! " ucap shela dengan menarik tangan suaminya.
" pelit amat sih istriku, cuma minta itu doang gak mau. " grutu rey . saat shela hanya menarik tangan nya, bukan memberikan apa yang rey inginkan.
__ADS_1
saat ini shela berada didalam mobil rey dan arfan untuk ke kontrakan rina dan dina,setelah dari dari rumah arfan, arfan memutuskan untuk ikut ke kontrakan temannya shela dengan beralasan bosan didalam rumah , padahal arfan mempunyai tujuan untuk ikut .shela ingin ke kontrakan rina dan dina untuk menjelaskan kejadian kemarin di Moll.
bersambung