Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
114 . Bonus chapter 14


__ADS_3

“ Jadi selama ini , kak emon itu abang ? pantas saja abang tahu segala hal tentang ku , padahal aku merasa belum pernah bertemu abang sebelum abang di kenalin sama mas danis waktu itu . “ ujar shela dengan bergelayut manja di lengan suaminya .


Setelah tahu kebenaran masa lalu suaminya , shela jadi semakin yakin dengan perasaannya pada Rey atau kak emon , jika dulu pun shela sudah mempunyai rasa sayang pada rey atau emon . Mungkin dulu shela belum bisa membedakan antara rasa cinta dengan saudaranya dan kekasihnya , karena shela belum sedewasa itu mengerti arti cinta yang sesungguhnya .


“ Ko bisa abang , memendam perasaan abang pada ku sampai bertahun-tahun lamanya bang ? padahal intensitas ketemuan kita jauh lebih sering loh , dari pada dengan mas danis dulu . Abang ingat , dulu kita ini sering banget keluar berdua tanpa desi , entah beli makanan , buku , atau pun jalan - jalan ke danau tempat favorit ku. Sementara dengan mas danis , aku belum sama sekali pergi berdua , karena aku selalu mengajak desi untuk menemaniku . Aku pikir selama ini abang menyukai desi bang , karena abang sama sekali tak memperlihatkan rasa sukanya padaku . “ shela terus berceloteh tentang masa lalunya , dengan terus mengembangkan senyumannya , shela merasa perasaannya sama , saat dulu bersama dengan rey atau kak emon . “ emon pasti kejang - kejang , saat tau abang lah yang sudah mendapatkan ting ting kamu sayang . Tapi jangan sampai si emon itu memegang benda favorit abang , seperti yang ini . “ ujar rey dengan meremas bukit kembar milik shela dan mencium bibir ranum shela sebagai contoh . “ sama yang ini juga punya abang , bilangin sama si emon itu . “


“ Modus banget sih dasar . bukannya bagian abang itu udah tiap malam , kalo sekarang gantian buat kak emon lah . “ shela malah menggoda singa jantan yang sedang kelaparan sentuhan . .


Rey yang mengerti maksud ucapan shela , langsung memakai peralatan yang ada di dalam kotak , untuk menjadi kak emon , seperti yang istrinya inginkan . “ abang sudah memakai apa yang dikenakan emon dulu , berarti kak emon boleh ambil bagiannya sekarang dong . “ ujar Rey dengan mengedip - ngedipkan mata nakalnya .


“ Haha “ shela tertawa setelah Rey berubah menjadi emon lagi . “ oke aku kasih jatahnya kak emon , tapi aku pengen abang terus mengenakan pakaian seperti kak emon sampai pagi . “ pinta shela , agar rey terus mengenakan penyamaran kak emon .


“ Baiklah , tapi 3 kali yah mainnya . “ ujar Rey dengan menyeringai .

__ADS_1


“ Di kasih hati malah minta jantung . sekali atau tidak sama sekali ? abang juga nanti mainnya pelan - pelan saja ! ingat aku ini masih dalam keadaan sakit loh . “ ucap shela dengan ketus , saat memberi ultimatum pada suaminya , karena shela sebenarnya khawatir dengan kondisi nya jika diri nya benar hamil .


“ Baiklah sekali , dari pada tidak dapat jatah sama ssekali . “ ucap rey dengan lemah , karena tak sesuai dengan ekspetasi nya .


*****


Pagi ini terasa berbeda , di kontrakan tiga petak dina . Karena dua laki-laki berbeda usia itu saat ini sedang memperebutkan perhatian wanita satu - satunya . “ papa jangan dekat - dekat sama mama aku terus coba , emang papa gak punya mama yang lainnya ? “ sungut azkal dengan melipat kedua tangan di dadanya .


Pasalnya arfan sejak bangun tidur , selalu menempel pada dina , meskipun arfan tidak tidur di kamar yang sama dengan dina . “ seperti nya anak papa , tidak tahu jika mama ina bakalan jadi mamanya papa juga . “ arfan malah menggoda anaknya yang mulai bersikap posesif pada ibunya .


“ Anakmu aja risih lihatnya , apa lagi aku a . “ dina menyahut ucapan anaknya .


“ Yang penting Aa gak berbuat macam - macam sama kamu sayang . “ bisik arfan , karena azkal terus mengawasi nya .

__ADS_1


“ Azkal cepat habiskan sarapannya ! nanti kamu telat ke sekolahnya . “ dina langsung mengalihkan perhatian anaknya , yang sedari terus mengawasi arfan .


“ Iya “ azkal pun mempercepat sarapan nya .


“ Mau dianterin papa lagi gak jagoan papa ? tenang saja , papa akan menggantikan azkal untuk menjaga mama . Oke “


Tok


Tok


“ Biar Aa membuka pintu nya , sayangku duduk aja yang manis . “ arfan beranjak dan bergegas membuka pintunya .


Cek lek

__ADS_1


Tamu itu memicing kan matanya , saat melihat siapa yang membuka kan pintunya . “ dina mana ? Kenapa kamu yang membuka pintunya . “


Bersambung


__ADS_2