Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
102 . Bonus chapter 2


__ADS_3

“ Panggil papa yah sayang ! karena om arfan itu sebenarnya , papa dari azkal . “ dina mencoba menjelaskan siapa arfan yang sebenarnya .


“ Emang om arfan nanti mau jadi papa azkal mah ? bukan nya kata ayah , azkal itu tidak punya papa selain ayah ? “ ucapan azkal membuat dina melepaskan pegangan tangan nya pada arfan , yang sedari tadi arfan terus menciumi jemari tangan dina . Seperti nya dina melupakan keluarganya, yang tidak akan menerima hubungan nya dengan arfan begitu saja .


“ Kenapa tegang gitu sih sayang , setelah mendengar ucapan azkal ? aku sudah tahu kali , bagaimana tidak suka nya keluarga mu pada orang yang telah menghancurkan kehidupan anaknya . “ arfan menjawab dengan santai , seolah bukan masalah yang besar untuk hubungan nya dengan dina . Karena yang arfan pikirin hanya lah , mendapatkan kepercayaan dari dina kembali , masalah keluarga biar nanti dia pikir kan .


“ Seperti nya kamu belum tahu , bagaimana keluarga ku jika menyangkut tentang aku dan azkal . “ dina menjawab dengan lemas . Dina sangat pesimis dengan hubungan nya , pasti ayah nya tidak akan mudah menerima arfan , laki-laki yang pernah membuat kehidupan dina hancur .


Arfan meraih kedua tangan dina untuk menguatkan nya . “ mungkin jika aku berada di posisi keluarga kamu juga , akan melakukan hal sama yaitu dengan menjauhkan mu dari laki-laki seperti ku . Tapi kamu tidak usah memikirkan itu semua , biar aku nanti yang memikirkan bagaimana cara nya , agar mendapatkan kepercayaan dan restu dari orang tua kamu , jadi tenang saja sayang ! aku akan terus berjuang untuk mendapatkan kepercayaan dari keluarga mu , meski aku tahu tidak akan mudah . Tapi percayalah padaku dan tetap lah di samping ku dan jangan sekalipun kamu berpikir untuk meninggalkan aku lagi , agar aku tetap semangat untuk mendapatkan restu dari ayah dan ibumu nanti nya . “ arfan terus meyakinkan dina , agar dina tidak berpikir untuk menyerah .


“ Seperti nya tidak akan mudah , karena tidak hanya orang tuaku yang menjadi rintangan hubungan kita , tapi juga kedua orang tuamu pun tidak menyukai ku . “ dina semakin insecure , karena terlalu banyak rintangan yang akan di hadapinya nanti .


“ Kenapa aku jadi ikutan pusing sendiri , melihat hubungan kalian berdua . Hubungan kalian berdua terlalu rumit , Tidak seperti shela yang lancar jaya , adem ayem aja hubungan nya dengan keluarga dari suaminya . “ rina ikut berkomentar tentang kerumitan hubungan dina dan arfan .


’ Hubungan ku juga tak selancar yang kalian lihat , karena aku pun sama seperti dina yang tidak baik - baik saja dengan keluarga suamiku , terutama hubungan ku dengan papa mertua ku . ' sahut shela dalam hatinya .


“ Kenapa mama bersedih ? apa tadi azkal salah bicara sama mamah ? “ tanya azkal , saat melihat rauh wajah ibunya yang terlihat sedih .


Arfan mengangkat azkal , untuk duduk di pangkuan nya . “ mama tidak sedang bersedih boy , kamu tenang saja boy . Gimana kalo sekarang kita jalan - jalan , kamu mau kan jalan- jalan boy dengan mama ? “ arfan langsung mengalihkan perhatian azkal , agar azkal tidak melihat kesedihan mamanya .


“ Bener tuh , mendingan kita semua jalan - jalan aja , sudah lama juga kita tidak menghabiskan waktu bersama - sama , semenjak dina kecelakaan . Gimana menurut kamu shell ? “ sahut rina dengan meminta pendapat shela .


“ Ko tante rinn yang jawab sih . bukannya , om arfan , maksudku papa tadi hanya mengajak aku sama mamah doang . “ ujar azkal dengan mengerjai rina .


“ Azkal bener banget . Tante rina itu kepedean aja ya kal , orang papa kamu tadi cuma ngajak kamu sama mama yah . “ jawab shela dengan mengedipkan matanya pada azkal , untuk mengerjai rina .


“ Ko kalian jahat banget sih , aku kan kesepian kalo di kontrakan . Kalian tega banget mau ninggalin aku yang cantik jelita ini , tapi masih jomblo , kasian banget aku . “ jawab rina dengan merubah mimik wajah yang menyedihkan .


“ Ih lebay pisan maneh rina . “ jawab dina saat melihat wajah rina yang di buat - buat sedih . “ kalian berdua jangan ngerjain sahabat ku dong , sudah tahu dia itu miss drama . Sekalian aku juga mau nyari yang bening - bening , biar bisa cuci mata . “ ujar dina, dengan merangkul rina .

__ADS_1


Mata arfan langsung melotot , saat mendengar ucapan dina barusan . “ mending gak usah keluar lagi deh , kalo tujuan nya mau nyari yang bening - bening mah dan kalo kamu mau cuci mata sekalian , biar nanti aku cuci mata kamu pakai sabun cuci biar bersih sekalian . “ sungut arfan , saat menjawab ucapan dina .


“ Mampus kamu dina , makannya kalo sudah punya pasangan tuh , jangan banyak tingkah . ingat jaga lisan , jaga mata . “ cerocos rina dengan menertawakan sahabat nya .


Haha


“ Kalian jadi pergi tidak sih ? kenapa malah berdebat di sini ? “ sahut shela .


“ Emang kamu gak ikut apa shela ? “ tanya rina.


“ Ikut aja sih shell ! kita kan sudah lama juga tidak hangout bareng . “ ujar dina dengan sedikit memaksa .


“ Meuni gaya pisan hangout bahasa teh , ai kita mah lain hangout , tapi ngelayab atau hoyong ulin . “ rina mengomentari ucapan dina .


“ Hayu deh , tapi aku mau ijin dulu yah ma suamiku , sekalian mau ganti baju juga . “ jawab shela .


*****


“ Kenapa aku seperti supir kalian sih , bukan nya tadi aku yang ngajak keluar yah . “ grutu arfan dengan mengemudikan mobil pajero milik rey .


Mereka akhirnya mengalah dengan keinginan rey , yang tidak membolehkan shela bepergian dengan motor .


“ Kan cuma kamu yang bisa bawa mobil fan , jadi kamu harus terima kalo jadi supir . “ jawab shela , saat arfan terus menerus mengeluh .


“ Maksud aku bukan itu mba , tapi suruh teman mba yang di tengah itu agar pindah ke depan menemaniku . “ ujar arfan dengan terus mengemudi . Pasalnya dina lebih memilih duduk di jok belakang , ketimbang di depan menemani arfan di samping kemudi , alasannya sih masih kesal dengan arfan .


“ Pindah gih ! berisik tahu , dari tadi ngoceh terus . “ saut shela .


“ Gimana mau pindah coba , azkal nya tidur gini . “ jawab dina dengan menunjukkan azkal yang tertidur di pangkuan nya .

__ADS_1


“ Si azkal ampun pisan nih anak , kalo sudah ketemu sama rambut kamu langsung merem aja , padahal kita kan baru juga jalan . Sini azkal nya , kamu cepetan pindah ke depan ! ampun kalian berdua tuh , emang pasangan nyusahin . “ sungut rina , dengan mengganti memangku azkal .


Setelah drama di jalan selesai , kini mereka berlima telah sampai di pusat perbelanjaan . Shela dan rina memilih ke galeri pakaian , sedangkan dina mengikuti arfan dan azkal ke pusat permainan .


“ Untung kamu ikut , coba kalo kamu tidak ikut pasti aku jadi obat nyamuk . “ ujar rina , dengan terus mengikuti shela yang sedang memilih kemeja untuk rey .


“ Bagus yang warna coksu atau nevi rina ? “ tanya shela dengan meminta pendapat dari rina .


“ Coksu bagus itu shell . “ jawab rina .


“ Dua - duanya aja deh “ shela malah memilih kedua nya .


“ Ngapain tadi minta pendapatku , kalo ujung-ujungnya di beli semua . “ sungut rina .


“ Habis kedua nya aku suka rina . Kesana yu ! seperti nya , bagus - bagus . “ shela mengajak rina ketempat pakaian wanita . “ kamu gak mau milih - milih rin ? “ tanya shela , karena sedari tadi rina hanya mengikuti nya .


“ Kalo aku ikutan milih baju disini , nanti yang ada aku gak bisa makan sama bayar kontrakan shell , lihat aja baju yang kamu pegang itu harganya , sama dengan gaji ku 1 bulan . Kamu mah enak punya suami kaya , jadi gak khawatir kalo gajian nya habis . “ jawab rina ,


“ Kamu nyindir aku yah rina , kalo kamu ada yang suka , tinggal ambil gih ! nanti aku yang bayarin . “ balas shela .


“ Beneran mau di bayarin shell ? kalo seperti itu , mana mungkin aku nolaklah . “ ujar rina dengan sumringah .


“ Abis ini nyari makan yu , perutku ko kayanya sudah lapar sekali ini “ ajak shela .


“ Aku mah ngikut aja deh , kan kamu yang mau neraktir . “ jawab rina dengan cengengesan .


Setelah dari galeri pakaian , shela mengajak rina ke restoran yang masih berada di pusat berbelanjaan.


“ Shela sayang “ panggil seseorang yang sangat shela kenali .

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2