Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
71 . Pertengkaran pertama setelah menikah


__ADS_3

Dari kejauhan mata rey memerah melihat danis memegang tangan istrinya . entah apa yang di lakuin danis pada istrinya , rey tidak begitu jelas melihat nya . yang rey lihat , danis terus memegang tangan istrinya .


" danis " seseorang berteriak memanggil danis dari belakang tubuh danis .


" bella . " danis melihat bella begitu marah , karena dirinya meninggal kan nya sendiri di toko pakaian yang berada di dalam moll yang mereka datangi .


rey urung menghampiri istrinya , saat bella pun berada di sana , dengan raut muka kesal . rey lebih memilih menjadi penonton , tapi pandangannya tetap ke arah istrinya .


melihat kedatangan bella , shela memanfaatkan nya , untuk bisa lari dari danis , meski danis masih memegang cincin nikahnya .


" bukannya kamu bilang mau ke toilet , kenapa kamu malah berdua dengan mantan pacarmu ? apa kalian sudah janjian sebelumnya ? " ujar bella , dengan suara lantang nya .


" ini kesempatan ku untuk kabur , sebelum mereka menyadari nya . " gumam shela , saat melihat danis dan bella berdebat .


rey tersenyum dari kejauhan , saat shela berusaha kabur dari mantan kekasih nya, menuju mobilnya .


" hayu desi kita pergi ke mobilku segera , sebelum mas danis menyadari nya . " shela mengajak pergi desi dengan terburu - buru .


desi mengikuti shela ke arah mobil . " shell , kamu gak kenapa - napa kan ? " desi merasa tidak enak , karena tidak bisa membantunya .


shela langsung ke dalam mobil begitu sampai . " brug " shela menutup pintunya , setelah desi masuk . " mang jalan mang ! " shela langsung menyuruh menjalankan mobilnya , agar danis tak lagi mengejarnya .


desi melihat ke arah supir . " mang sule ganti baju ? " tanya desi saat sudah di dalam mobil , melihat baju yang dikenakan supir sahabat nya berbeda dari yang sebelumnya dia pakai .


shela tak terlalu merhatiin supir yang membawa mobilnya , karena pikiran shela hanya pada cincin yang di ambil danis . " desi , gimana caranya aku bisa mendapatkan kembali cincinku ? " ujar shela dengan menyender kepalanya di bahu desi .


desi mengusap kepala shela . " maafin aku shell , aku gak bisa nolongin kamu , saat danis mengambil cincinnya . tapi aku baru tahu ternyata danis kasar banget , untung kamu gak berjodoh dengan nya . "


shela memeluk tangan desi , dengan kepala masih menyender di bahu sahabat nya . " kamu tahu des ? cincin itu pemberian langsung dari mamah mertuaku , dia bilang itu warisan turun temurun dari nenek nya , kenapa aku ceroboh sekali . " cerita shela dengan lirih .

__ADS_1


mobil yang membawa shela , memutar balik kembali dengan kecepatan penuh .


" ko putar balik sih mang sule mobilnya ? aku kan mau ambil motor dulu . " ujar desi saat menyadari mobil yang membawanya , malah putar balik , bukan ke alun - alun .


shela baru menyadari pengemudi mobilnya bukan supirnya , melainkan suaminya sendiri saat mobilnya sudah masuk ke area parkiran . " abang " panggil shela saat mobil sudah berhenti dan rey langsung turun dari mobil tanpa menengok ke belakang ke arah shela .


shela langsung keluar dari mobil menyusul suami nya , yang terlihat marah . " abang tunggu ! dengerin penjelasan ku bang . " ujar shela dengan mengejar rey .


desi yang melihat adegan seperti itu jadi tak enak hati . " coba kalo aku membantu shela , ke jadiannya gak akan seperti ini .


sementara danis masih berdebat dengan bella diarea parkir .


" bugg " rey langsung menghajar danis begitu sampai . " kembali kan cincin itu " rey mencengkram kerah baju danis .


" rey kamu tuh apa - apaan datang - datang langsung menghajar danis . " bella mencoba melerai nya .


" cincin apa maksud mu rey ? " ujar danis dengan mengusap darah yang keluar dari mulut nya .


danis kaget , saat shela tiba - tiba datang dan memeluk pinggang rey .


" bukan nya kamu mantan danis ? kenapa memeluk rey seperti itu , apa jangan - jangan kalian punya hubungan ? " ujar bella , seperti mewakili pertanyaan danis .


desi hanya bisa menyaksikan pertengkaran antara mantan dan suami dari sahabat nya dari kejauhan .


" prok , prok , prok . " danis bertepuk tangan begitu menyadari nya . " waw , berarti aku selama ini punya sahabat pengkhianat . " ujar danis dengan merogoh kantung nya . " apa ini cincin yang kamu maksud ? " danis memperlihatkan cincin nya .


rey kembali memukul danis begitu cincin istrinya , berada di tangan nya . " brengsek , brengsek kembalikan cincin istriku . " teriak rey , dengan terus memukuli danis dengan membabi buta .


" rey jangan , danis bisa mati kalo kamu terus pukuli seperti itu . " ujar bella dengan memegang tubuh danis .

__ADS_1


sementara shela memegang rey dengan memeluk pinggang nya . " bang aku mohon jangan seperti itu . " ucap shela dengan lirih .


rey pun berhenti memukuli danis begitu istrinya memohon dengan menangis , kemudian rey melepaskan pelukan shela dan mengambil cincin yang berada di tangan danis , dan pergi menuju mobilnya , tanpa mengajak shela pulang .


shela menatap kepergian rey dengan menangis tersedu-sedu , karena rey dengan tega meninggalkan nya .


desi langsung menghampiri sahabat nya , begitu suaminya meninggalkan nya . " hayu shell , kita pulang . " ajak desi dengan merengkuh shela dari samping .


" apa yang harus aku lakukan sekarang des ? abang sangat marah pada ku . " ujar shela dengan menangis di bahu sahabat nya .


desi menyetop taksi yang kebetulan lewat . " yu shell , itu taksinya udah berhenti . tapi kita ke alun - alun dulu ambil motorku , nanti aku anterin pulang nya pakai motorku . " ujar desi saat menaiki taksi .


" nanti anterin aku ke rumah saja des . " pinta shela saat berada dalam taksi .


shela terus menatap jendela dengan pandangan kosong , tanpa menanggapi ucapan desi yang terus berbicara sendiri .


desi menghentikan ucapan nya , setelah menoleh ke samping dan melihat shela terus menghapus air mata nya dengan terus memandang jendela mobil . " shell " desi membawa shela ke dalam pelukannya .


shela menangis dalam pelukan sahabat nya . " desi apa abang akan memaafkan ku ? aku ceroboh des , aku gak bisa jaga pemberian keluarga suamiku ? ujar shela dalam tangis nya .


desi menepuk punggung shela . " seperti nya , suamimu sudah berhasil menggeser danis di dalam hati mu . mau aku antarkan ke tempat suamimu shell ? " desi sengaja menawarkan diri , agar sahabat nya bisa tenang .


shela melepas rangkulan desi . " tapi aku gak tahu tempat tinggal abang disini des . " jawab shela dengan lirih .


desi menepuk jidat nya , setelah mengatakan , kalo dirinya tidak tahu tempat tinggal suaminya sendiri . " sumpah Demi apa shell , kamu gak tahu tempat tinggal suamimu ? gimana kalo dia kabur , terus kamu hamil shell ? " desi langsung parno sendiri .


shela melongo mendengar ucapan aneh sahabat nya .


**Bersambung....

__ADS_1


minta dukungannya dong, dengan like, vote, komentarnya .


Terima kasih**


__ADS_2