Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
89 . Tuntutan keluarga danis


__ADS_3

saat ini shela berada di kediaman orang tuanya , setelah papa reyhan memaksanya dan mama diana untuk beristirahat di rumah . shela dan mama diana memilih pulang ke kediaman orang tua shela , karena tidak mungkin mereka berdua pulang ke rumah rey , yang rumah nya sangat berdekatan dengan rumah ibu Ratih . sementara mama diana , ikut menginap di rumah menantu nya karena pesan dari suaminya , yang melarang nya untuk tidak datang ke kediaman nya sementara waktu ini . bukan tak respect atas kepergian sahabat nya , tapi rey hanya takut terjadi sesuatu dengan istrinya , sementara dirinya jauh darinya .


shela langsung masuk ke kamarnya setelah mengantar mama diana untuk tidur di kamar almarhum ibunya . di dalam kamar shela terus meluapkan kesedihannya dengan menangis dan menyembunyikan wajahnya di lututnya , hingga suara isaknya tidak terdengar dari luar . meski nama danis sudah tergeser dengan nama rey suaminya , tetap saja shela merasa sangat sedih . belum lagi masalah yang menimpa suaminya , shela semakin terisak dalam tangis nya . " ya Allah , kenapa ujian mu begitu berat ku rasa kan . " keluh shela dalam isak tangis nya .


dret


dret


ponsel shela terus bergetar di atas nakas , karena mengganggu shela pun melihat nama kontak yang menelpon nya terlebih dulu sebelum mengangkat nya . sejujurnya shela enggan mengangkat telepon , kalo bukan sahabat nya yang menelpon .


" assalamu'alaikum " shela mengangkat telepon dari sahabat nya, dengan nada bicara sedikit serak setelah menangis .


" wa'alaikumusalam , shell gimana keadaan mu saat ini ? kita turut prihatin atas masalah yang telah kamu alami . tapi maaf , kita berdua tidak bisa menyusul mu kesana . " suara dina terdengar dari sebrang telepon , karena sangat mengkhawatirkan keadaan sahabat nya .

__ADS_1


dina menelpon karena mendengar kabar dari kak tantri , jika danis kecelakaan tepat di hadapan shela sendiri. dina mengira shela pasti sangat terpukul , atas kepergian sang mantan kekasih , karena yang dina dan rina ketahui shela masih sangat mencintai mantan nya .


shela kembali terisak , setelah mendengar suara sahabat nya menelpon . suara tangis shela hampir tak terdengar , karena shela menutupi mulut nya dengan telapak tangan nya , meski dina masih mendengar suara tangisnya . shela masih meluapkan kesedihan , saat sambungan telepon nya masih tersambung dengan dina sahabat nya .


" shell , apa kamu baik - baik saja ? " rina pun ikut menyahut , karena dina menelpon di kamar rina .


shela tak kunjung menjawabnya , hanya suara isak yang terdengar dari sambungan telepon nya . mereka berdua membiarkan shela , meluapkan kesedihannya terlebih dulu , sebelum melanjutkan telepon nya .


setelah puas , shela menghentikan tangis nya dan mulai berbicara . " maaf , dina aku jadi semakin terisak . "


" kamu juga harus ingat , masih ada kita yang selalu mendukung mu . meski kamu jauh , percaya lah kita akan selalu mendoakan mu . " dina menyahut .


shela hanya diam mendengar omongan kedua sahabat nya tanpa membenarkan , apa yang membuat nya sangat sedih saat ini .

__ADS_1


" shela kamu tahu tidak ? dina sudah rujuk dengan bapak nya azkal dan sekarang si dina sudah tinggal bersama dengan bapaknya nya azkal yang dulu dia pernah takuti , tapi sekarang mah sudah di sayang . " ujar rina , dengan mengalihkan topik pembicaraan agar shela tak kembali menangisi mantan nya .


" kata siapa aku balikan dengan arfan , dia sendiri yang memilih tinggal dengan ku . " dina terdengar tidak Terima dengan omongan rina .


" kalo kalian tinggal bersama otomatis kamu sudah menerima lah . "


shela tersenyum mendengar perdebatan kedua sahabat nya dari sebrang telepon . " kenapa kalian malah berdebat sendiri ? bukan nya menghibur ku . tapi terimakasih , kalian sudah mengkhawatirkan ku . aku tutup telepon nya yah . " shela menutup panggilan dari sahabat nya dan mencoba untuk memejamkan matanya .


****


keesokan harinya , shela kembali mengunjungi rey ke kantor polisi di antar supir keluarga suami nya . mama diana tidak ikut , karena ada keperluan yang harus dia kerjakan .


setelah sampai kantor polisi , shela melihat papa reyhan berdebat dengan seseorang yang dia kenal dulu. " ingat aku tidak akan melepaskan pembunuh dari anakku , aku akan membalas semua perbuatan kalian pada anakku . "

__ADS_1


suara pak yoga saputra , ayah dari mas danis begitu keras terdengar .


Bersambung


__ADS_2