Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
50 . Jalan taqdir


__ADS_3

shela saat ini sudah berada di rumah setelah dina sudah jauh lebih tenang . " bang sebenarnya apa yang arfan omongin , sampai keadaan dina seperti itu ? aku kira masalah mereka hanya masalah tanggung jawab, ternyata tidak sesederhana yang ku bayang kan. malah dina terlihat jelas mempunyai trauma yang sangat besar dengan arfan , apa lagi melihat keadaan dina seperti tadi . " ujar shela, saat berada di kamar yang sama dengan posisi sama - sama berbaring dengan shela menghadap atap kamar , sementara rey terus memandang wajah istrinya, dengan memainkan rambut istrinya.


" de , kamu cantik dengan rambut yang tergerai gitu . aku beruntung bisa nikah dengan kamu de , perempuan impian ku selama ini . " ucapan rey tidak nyambung sama sekali dengan obrolannya dengan istrinya . rey benar- benar tidak konsen mendengarkan cerita istrinya , karena rey terlalu fokus memandangi wajah istrinya .


" abang ko gak nyambung sih . sebenarnya abang dengerin cerita ku atau tidak sih ? kalau tidak , mending aku tidur . " sungut shela .


rey tidak menghiraukan omongan istrinya, malah asyik memandang istrinya meski wajah istrinya sedang ditekuk Karena kesal.


" abang..... " teriak shela , karena rey lagi - lagi tak menghiraukan ucapannya.


" kenapa de " rey malah tersenyum gemas melihat istrinya merajuk .


" abang nyebelin " rajuk shela, kemudian membelakangi rey.


" de , ko madep sana sih ? " Ucap rey dengan sedikit kecewa , karena shela malah tidur memunggunginya.


" balik badan dong sayang ! kalo gak mau balik badan, abang kasih tato dipunggung kamu. " rey malah mengancam shela, karena shela tak kunjung balik badan.


" bodoamat " shela menjawab dengan ketus.

__ADS_1


" beneran nih " rey merapatkan tubuhnya pada shela , kemudian mengelus bahu putih istrinya karena shela seperti mengijinkannya .


shela yang merasakan tangan besar di bahunya , langsung berbalik melihat suaminya.


" kenapa berbalik , bukan nya tadi bilangnya bodoamat berarti boleh dong . " ucap rey dengan mengedipkan matanya.


shela malah bergidik ngeri melihat wajah suaminya yang siap memangsanya. shela tak kehabisan akal untuk mengalihkan kemesuman suaminya, shela mengambil tangan suaminya yang berada di bahunya untuk iya cium - cium terus .


" de ngapain ciumin tangan abang terus , mau salim sama abang ? tapi abang gak akan kemana-mana. " rey heran , istrinya malah terus menciumi tangan nya.


" lagi ngasih DP sama abang " shela masih menciumi tangan rey.


" DP sebelum abang menyentuh ku lah . " jawab shela santai.


rey tersenyum mendengar ucapan istrinya.


ekhem,,,,,


" tangan abang yang ini kan bekas cebok de " rey menjahili istrinya.

__ADS_1


shela langsung melepaskan tangan rey, setelah mendengar ucapannya. " abang jorok ih " rengek shela .


" haha " rey malah tertawa melihat istrinya , kemudian memeluk kepala istrinya .


" abang lepasin ! bau ketek juga " rengek shela, karena rey malah menaruh wajahnya pas disela - sela keteknya.


" masa sih ketek abang bau ? perasaan abang sudah pakai deodoran termahal deh . " rey melepas kan shela kemudian menciumi keteknya karena istrinya bilang bau.


shela malah tertawa setelah terlepas dari rey .


" hahaha , emang enak aku kerjain . lagian abang rese banget , masukin wajahku ke keteknya abang . "


" wah ngerjain abang , mau dihukum seperti nya sama abang " rey langsung menggelitiki shela.


" haha , iya ampun bang . " shela tertawa dengan lepas setelah mendapat kan hukuman dari suaminya .


" melihat mu tertawa lepas seperti itu, sudah membuat ku bahagia , meskipun aku tahu shela sama sekali belum mencintaiku . tapi aku percaya dengan jalan takdir yang diberikan Allah buatku , hingga shela bisa berjodoh dengan ku. dulu aku sempat berfikir memiliki mu adalah hal yang sangat mustahil , mengingat shela dan danis menjalin kasih sudah cukup lama . " batin rey dengan terus memandang istrinya nya yang sedang tertawa , karena ulahnya.


Bersambung.. ...

__ADS_1


__ADS_2