Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
58 . Masih belum jelas


__ADS_3

" ya Allah dina , masa dia gak bisa ngehargai kita yang menungguinya . aku tahu dina sangat mengkhawatirkan azkal , tapi setidaknya bersabarlah . " keluh shela , saat tidak menemukan keberadaan sahabat nya di setiap penjuru rumah sakit


saat ini shela dan rina , sedang duduk di bangku taman rumah sakit , untuk melepaskan lelahnya sehabis memutari rumah sakit .


" terus kita mau nyari dina kemana shell ? kita sudah mencari ke penjuru rumah sakit ini , tapi tidak ada . " rina pun menimpali keluhannya sahabatnya .


" kalo tidak ada disini , berarti dina menuju rumah pak arfan untuk mencari keberadaan azkal . shell , kamu tahukan alamat rumah pak arfan ? kita cari dina kesana , sebelum mencari ketempat lainnya . " saran rina . karena rina sangat yakin dina mencari alamat arfan.


" rina , sebenarnya aku gak tahu alamat rumah arfan , karena aku belum sama sekali di ajak sama abang kerumah tantenya. " jawab shela dengan jujur , dengan memegang tengkuk lehernya .


" datang kerumah mamah aja baru sekali , itupun tanpa disengaja ketemu waktu itu . apa lagi rumah tantenya , malu banget lah . " batin shela .


" bukan nya , kamu kemarin janjiin sama dina mau nganterin ke rumah pak arfan ? " rina mengingat ucapan shela kemarin .


" kemarin itu cuma asal bicara rina , kamu tau sendirikan , keadaan dina seperti apa ? " shela menjelaskan dengan jujur .


" dasar menantu durhaka , masa rumah tante suami sendiri gak tahu , jangan - jangan rumah mertua sendiri gak tahu lagi ? " cibir rina.


shela memonyongkan bibirnya , karena rina malah mengatainya menantu durhaka . " sembarangan aja ngatain menantu durhaka , kamu gak tahu aja aku ini menantu idaman . buktinya mama mertua sering datang kerumah untuk mencicipi masakan ku . " jawab shela, karena rina mencibir nya .


" kita mampir ke rumahku sebentar mau mengganti bajuku , sekalian kamu juga ganti punya ku nanti . " shela ingin mengganti , karena dari kemarin shela belum sempat mengganti bajunya.


" shell , kamu udah hubungi mba Ririn belum ? minta izin sekalian punya ku . " Ujar rina .


" nanti aku WA mba Ririn untuk meminta izin. " jawab shela.


shela dan rina akhirnya meninggal kan rumah sakit menuju rumah shela , sebelum mencari alamat arfan dengan menaiki taksi online yang dipesan shela . saat didalam mobil , shela menelpon suaminya untuk menanyakan keadaan nya sekaligus menanyakan alamat arfan .


tut ,,,,,


tut,,,,,


tut,,,,,


" kenapa abang tidak mengangkat telepon ku sih. " gumam shela dengan kesal .

__ADS_1


" nelpon siapa shell ? keliatan nya kesal bener sih . " rina melihat shela mengomeli ponsel nya.


" aku telepon suamiku , tapi tidak diangkat - angkat . " jawab shela dengan terus menatap ponselnya tanpa menoleh ke wajah rina .


" telepon lagi aja sih shell ! kalo kamu khawatir mah . "


shela mengangguk , kemudian menelpon kembali suaminya .


" assalamu'alaikum bang , lagi dimana ? dari tadi aku telepon , gak diangkat - angkat . abang disana baik - baik saja kan ? abang sudah sarapan belum bang ? " saat diangkat shela langsung mencecar pertanyaan pada suaminya .


" wa' alaikumsalam sayang , kalo nanya satu - satu de ! abang jadi bingung jawab yang mana dulu . " rey menjawab dengan tersenyum , karena istrinya mengkhawatirkan keadaannya .


rina menggelengkan kepala saat shela langsung mencecar pertanyaan begitu suaminya mengangkat telepon nya . padahal dia bilang tidak mencintai suaminya , tapi segitu khawatir nya saat jauh . " bilangnya mah tidak cinta , tapi khawatir bener saat orang nya gak ada . " sindir rina , dengan bersandar dikursi dan memejamkan matanya karena lelah .


shela mendengus tanpa membalas ucapan rina, saat rina menyindir nya . " abisan abang lama banget sih , angkat telepon nya . aku kan khawatir bang , apa lagi abang berada di luar kota jauh dari ku, abang juga kesana karena ada masalah , gimana aku gak khawatir coba . " shela merajuk saat menjelaskan nya.


" pantesan di izinin menginap , ternyata lagi ke luar kota suaminya . tahu tidak pak pak reymon ? semalam shela tidak bisa tidur karena merindukan pak reymon " rina ikut menyahut obrolan pasangan suami istri itu , saat shela sedang menjawab pertanyaan suaminya di sebrang telepon.


shela menengok kesamping " rese banget sih, gak sopan tahu , nguping tuh . " ujar shela dengan kesal.


" sama aja kali . diem jangan nyaut lagi ! " shela membekap mulut rina , agar tidak menyautnya lagi .


rey tersenyum saat mendengar ucapan sahabat istrinya, kalo shela sama tidak bisa tidur karena memikirkan nya.


" hallo bang , maaf ada pengganggu . " ucap shela dengan membekap mulut rina .


" beneran dede merindukan abang ? " rey malah meledek.


" gak usah dibahas , gak penting ah . ngomong - ngomong sekarang abang lagi apa ? udah sarapan belum bang ? "


" cie - cie sudah mulai perhatian sama abang . seperti nya , bentar lagi buka puasa . " rey melanjutkan ledekannya dengan hati yang berbunga karena mendengar istrinya merindukan nya. " setidaknya aku bisa melupakan masalah yang menimpaku , setelah berbicara dengan istriku " batin rey disebrang telepon.


" huek " rina meledek shela tanpa menimpalinya.


shela menaruh telunjuk nya di mulutnya, agar rina tidak berbicara .

__ADS_1


" aku kan nanya bener sama abang , malah di cie - cie bukan nya jawab . lagian emang selama ini abang puasa apa coba ? " shela belum faham omongan suami nya.


" hampir lupa aku bang , aku mau tanya alamat rumah tante fanny dimana bang ? " shela hampir melupakan tujuan nya .


" minta antar mbok sumi aja de , mbok sumi sering kerumah tante ko . emang ada perlu apa sayang , nanya rumah tante . "


" jadi gini bang , saat kecelakaan dina kemarin . tante fanny menjemput azkal di sekolahnya , tanpa sepengetahuan dina . dan seperti nya sekarang dina kabur dari rumah sakit , untuk menyusul azkal dari rumah tante fanny. " shela menjelaskan.


" jadi tante sudah tahu tentang azkal de? "


" bisa jadi bang , tapi tante gak akan ngapa - ngapain azkal kan bang ? "


" tante gak akan ngapa - ngapain cucunya lah, tante baik ko orang nya. coba aja kamu kesana , minta anterin mbok sumi kerumah tante . " saran rey .


" shela ini rumah kamu ? " tanya rina dengan takjub , saat mobil berhenti di depan rumah yang sangat besar.


" ya udah bang , aku tutup dulu telepon nya , karena udah sampai rumah . yu rina masuk ! " shela mengajak rina masuk kedalam rumah nya.


" shela beneran , ini tempat tinggal kamu sekarang ? " rina masih gak nyangka tempat tinggal sahabat nya begitu besar dan mewah.


" kaget ya rin ? sama, aku juga dulu gak nyangka bisa tinggal dirumah sebesar ini. duduk dulu rina ! aku mau nyari bu sumi dibelakang . "


" gak mau duduk . mau ngikutin kamu aja , sekalian liat - liat rumah kamu sama minta sarapan . " ucap rina , kemudian mengikuti shela mencari bu sumi.


rina berjalan mengikuti sahabat nya dengan mundur , saking takjub nya . " aku benar-benar gak nyangka , punya sahabat sekaya ini. " rina terus mengoceh .


" gak usah norak . ini bukan rumah ku , tapi rumah suamiku . " jawab shela.


" kalo rumah suami , berarti rumah kamu jugalah . kamu pernah tidak dengar istilahnya, harta suami harta istri , harta istri ya harta istri. " terang rina.


" diem berisik tahu , tuh kalo mau sarapan dimeja makan, tinggal makan aja. aku mau ke bu sumi , mau nanyain alamat tante. " ucap shela.


" enak banget jadi orang kaya tinggal nunjuk . " ucap rina menuju meja makan .


Bersambung,,,,,,

__ADS_1


__ADS_2