Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
28 . kebersamaan shela dan rey


__ADS_3

shela dan rey masuk kembali ke dalam ruangan azkal dengan membawa bungkusan makan siang untuk dina dan rina . saat shela masuk keadaan kamar sudah tidak setegang saat shela keluar kamar, mungkin mereka memilih berdamai karena malu jika berdebat didepan anak kecil .


" shell, bawa kikil pesenan ku tidak ?" tanya rina saat shela menaruh bungkusan yang dia bawa diatas nakas .


rina memesan kikil saat shela dan rey ingin keluar mencari makanan


" rin kita ini cuman kekantin rumah sakit , bukan kerumah makan padang, jadi adanya cuman ayam bakar . itu juga enak ko, tadi aku udah nyobain dikantin.


sungut rina, saat shela membawa makanan bukan pesenan nya. " kirain lama tuh habis nyari makanan didepan, ternyata abis pacaran dulu. " ucap rina dengan tetap mengambil makanan yang shela bawa lalu memakan nya disofa.


dina melihat rina seperti itu hanya menggeleng kan kepala. " so - soan mbung tapi didahar oge maneh mah rin " ucap dina dengan bahasa nya lalu dina pun mengambil makanan yang dibawa shela.


" kan mubazir kalo gak dimakan din. lagian kasian shela udah capek - capek bawa buat kita masa gak dimakan. " ngeles rina dengan terus mengunyah makannya.


shela melangkah keranjang azkal untuk menemani nya karena din sedang makan disofa dengan rina.


" azkal mau tante shell temani? soalnya mamah lagi makan dulu. " tanya shela


" sama om juga mau kan? azkal sudah tidak takut lagi kan? masa muka om ganteng gini dikira penculik sih , kalo mau nyulik juga mending nyulik tante shela aja yang om culik . " gurau rey disambut cubitan pinggang oleh shela. " aww, sakit shell ! sudah berani nyubit aku yah kamu . azkal bantuin om dong, tante shela nakal sama om. " adu rey pada azkal tapi azkal malah tertawa melihat interaksi kedua orang dewasa didepannya, dan akhirnya azkal mau bersuara seolah melupakan rasa takutnya pada rey.


" hahah,,,, tante shell sama omnya lucu. lihat deh om muka tante shell sampe merah. " ucap azkal dengan menunjuk shela yang tersipu malu.


dina melihat anaknya tertawa karena candaan sang atasan dan sahabat nya menjadi lega. akhirnya azkal bisa tertawa setelah azkal sedari tadi ngerengek minta pulang kerumah .


" aku seneng deh melihat kedekatan pak rey dengan shela, setidaknya pak rey bisa menghilangkan rasa sakit yang alami shela setelah pacarnya memutuskan hubungan nya." ucap rina dengan terus menatap shela yang sedang tertawa bareng dengan azkal karena gurauan pak rey.

__ADS_1


" apa ada yang aku tidak tahu ? selama aku disini. " tanya dina dengan penasaran dengan terus menatap azkal yang sedari tadi tertawa, tanpa melihat lawan bicara nya.


" kamu tau din, shela baru putus dengan pacarnya yang dia jalani selama 5 tahun lebih. kemarin dia terlihat rapuh dan putus asa sepanjang jalan saat menuju kesini. tapi shela tidak bercerita sebab dia putus dengan kekasih yang dia sangat sayanginya, dia hanya bercerita kalo semua yang dia lakukan selama ini hanya untuk kekasih nya termasuk dia bekerja dipabrik. " rina bercerita tentang shela pada dina yang belum mengetahui nya.


dina yang mendengar kan cerita rina tentang shela tidak bisa berkomentar apa - apa, sebab dia pun pernah merasakan bagaimana dicampakkan seseorang yang disayang, apalagi dalam keadaan hamil seperti yang dialami dina dulu . dina turut prihatin dengan masalah yang dialami sahabatnya , sebagai sahabatnya dina hanya bisa mendoakan supaya shela bisa cepat melupakan mantan kekasih nya dan berharap shela membuka hatinya kembali untuk pak rey , karena pak rey terlihat sangat mencintai shela.


" tapi seperti nya shela masih trauma kalo harus menjalani hubungan kembali. " ucap rina


" dan pak rey harus berusaha lebih keras lagi untuk bisa bersama dengan shela. " dina menambah ucapan rina.


" jiga maneh din, yang belum bisa move on dari ayahnya siazkal. " sindir rina , karena dina sampai sekarang belum pernah menjalin kasih kembali.


" lain nte bisa moveon dodol, pi sieun nyeri hate dei . " jawab dina.


shela melangkah kesofa untuk bergabung dengan kedua sahabat nya yang sudah selesai makannya malah asyik berbicara dengan bahasa nya sendiri tanpa shela mengerti .shela merasa sudah puas bercanda dengan rey dan azkal , sedang kan rey melanjutkan kembali candaan dengan azkal setelah shela berpindah tempat , dan rasa takut azkal berubah menjadi rasa hangat dan nyaman setelah melihat kedua nya saling bercanda.


" kalian ngomongin apa sih? kayanya serius bener. " tanya shela dengan ikut duduk ditengah rina dan dina.


" kita lagi liatin kamu, sepertinya bahagia banget . " rina menjawab dengan merapikan krudung shela yang agak miring karena bercanda dengan azkal.


" makasih rin ." ucap shela karena rina membantu membereskan krudungnya. "tapi aku bahagia karena bisa bersama dengan azkal , dia sangat menggemaskan " jawab shela.


" masa sih karena azkal bukan karena pak rey yang selalu perhatian kekamu? " sahut dina


" apa sih din, gak lah. lagian aku kan sudah menjelaskan kekamu kalo diantara kita tidak ada hubungan apapun selain atasan dan anak buahnya. " jawab shela dengan yakin.

__ADS_1


" yakin gak ada hubungan apa- apa diantara kalian ? ada juga gak apa- apa kali shell, pak rey orang baik dan seperti nya dia sangat menyukai mu, buktinya dia selalu mengikuti mu. " terang rina agar shela bisa membuka hatinya kembali. " shela kita langsung pulang aja yah? gak enak sama pak rey kalo kita keliling kota ini terlebih qdulu. " usul rina karena merasa tak enak dengan pak rey.


" ntar deh aku bilang pak rey. " jawab shela.


" kalo kalian pulang aku kesepian dong " ucap dina dengan sedih.


" kamu mah enak dikasih ijinnya seminggu , lah kita cuman sehari ijin malah ketahuan bohong lagi sama pak rey " sahut rina dengan ucapan dina.


" iyah kamu mah enak dikasih seminggu lah kita sehari malah nanti ditambah hukuman lagi buat ku. " shela menambahkan omongan rina.


" paling juga dikasih hukuman supaya kamu jadi kekasih pak rey. kalo itu mah aku juga mau apalagi pak rey kan tampan baik lagi " sahut dina dengan persepsi nya.


shela berpura - pura merajuk karena omongan dina. " udah yu rin balik , kita tinggalin dina. sumpek aku dengerin omongan dia yang nyindir aku terus. " ucap shela hendak berdiri namun ditahan tangannya sama dina


" gitu doang ngambek sih, nanti cantik nya hilang loh mun gedhe ambek. " ucap dina dengan masih menahan tangan shela.


" boddo amat " ucap shela dengan ketus.


bersambung,,,,,


tetep minta like dan komentar nya


Terima kasih


# Milea

__ADS_1


__ADS_2