
setelah resmi menjadi pasangan suami istri. rey saat ini sedang berada dikamar shela untuk beristirahat karena acara pernikahan nya sudah selesai , keluarga rey pun sudah pulang duluan karena shela meminta untuk menginap dirumah tantri untuk malam ini.
rey terus saja memperhatikan shela yang sedang melepas hiasan yang dia pakai saat akad, rey sedang memikirkan bagaimana cara mengawali pembicaraan dengan shela sebagai istrinya bukan sebagai bawahannya lagi.
shela pun sama sekali belum bicara dengan rey, dari rey datang sampai berdua dalam kamar pun shela tidak sama sekali bicara , entah dia merasa canggung atau gimana hanya shela dan Tuhan yang tahu.
" shell " rey mengawalinya dengan memanggil istrinya yang sedang sibuk melepas manik - manik yang dipakai di krudung nya .
shela mengabaikan panggilan rey, entah itu disengaja atau memang shela sedang fokus melepaskan semua manik - manik yang dipasang di krudung nya, rey bisa mengerti kalo shela mengabaikan panggilannya mungkin dia sedang sibuk. lalu rey pun mengulang kembali memanggil shela yang baru beberapa jam menjadi istrinya.
" shell, mau aku bantu melepas semua jarum yang ada di krudung mu itu ? " rey menawarkan diri untuk membantu shela saat sedang sibuk melepas jarum - jarum tapi lagi - lagi shela mengabaikan panggilannya dengan terus melakukan kegiatan nya.
" tidak usah. tidurlah pak kalo anda sudah mengantuk , setelah beres saya mau mengganti pakaian ini dikamar mandi . " ucap shela dengan dingin , dengan tetap menyelesaikan sendiri melepas jarum - jarumnya.
rey meremas seprei yang ada dikamar shela karena marah dengan kata-kata yang keluar dari mulut istrinya, seolah-olah tak merasa bersalah karena terus mengabaikan nya.
" kamu masih memanggilku pak shell , setelah aku menjadi suamimu? " ucap rey dengan menahan gejolak kemarahan nya.
" apa kamu marah dengan ku karena aku tak bisa mencegah pernikahan ini? " tanya rey dengan mengeraskan suaranya.
" aku mau keluar kekamar mandi untuk mengganti pakaian ku. " shela berkata dengan santai dan mengalihkan pembicaraan seolah - olah mengabaikan kemarahan rey.
shela hendak keluar dari kamar karena sudah selesai jarum- jarumnya. tapi rey mencengkram tangan shela dan menjatuhkan shela diatas kasurnya . rey pun membuka krudung shela secara paksa kemudian membuangnya , karena shela tidak mau membuka krudung nya saat bersamanya.
shela sama sekali tak melawan perlakuan kasar rey terhadap nya , karena shela sadar kalo dirinya salah . shela hanya menitikan air mata nya karena rey memperlakukan shela dengan kasar.
" apa kamu masih mengharapkan kekasih mu yang sudah terjalin selama 5 tahun itu?
__ADS_1
dan kamu ingin kembali padanya?
jangan harap ! karena sampai kapanpun aku tidak akan melepaskan apa yang sudah ku miliki dengan susah payah. " ucap rey setelah rey menjatuhkannya diatas ranjang .
" ingat baik - baik aku tidak akan melepaskanmu sampai kapan pun " rey mengulangi kata - katanya lalu keluar dari kamar shela dalam keadaan marah dengan membanting pintu kamar shela, untung tantri beserta suaminya sedang tidur dikamarnya karena capek mereka sama sekali tak terganggu .
malam pun tiba , tapi shela terus duduk dibawah ranjang nya yang berada dalam kamarnya. shela pun melewatkan makan malam nya karena terus menangis, tantri pikir pasangan penganten baru itu sedang menghabis waktu berdua dikamar sampai melewatkan makan malamnya tanpa tau keadaan shela didalam kamarnya,tantri tak mengetahui saat rey keluar rumah karena tantri dan suaminya sedang beristirahat dikamarnya .
sementara shela terus berdiam diri dalam kamarnya tanpa berniat keluar mencari keberadaan suaminya yang pergi entah kemana, shela bener - bener hanya membutuhkan waktu lebih untuk menerima pernikahan ini.
sampai pagi pun rey belum juga kembali menemui shela , semalaman shela berpikir kalo dirinya telah salah karena mengabaikan suaminya. setelah sarapan shela berniat menyusul suaminya untuk tinggal dirumahnya, dengan membawa semua pakaian nya sebelum berangkat ke pabrik. shela tak mengambil cuti atau libur setelah menikah, karena pernikahan nya hanya sebatas akad dan shela pun tak memberitahu siapa pun tentang pernikahan nya termasuk kedua sahabat nya rina dan dina.
" de, gak ijin aja kerjanya ? kamu terlihat lelah sekali, matamu juga terlihat seperti gak tidur semalaman. makannya jangan dijos terus, mentang-mentang pengantin baru . "goda tantri mengira shela telah menghabiskan waktunya dengan rey semalam sampai gak tidur, padahal shela gak tidur karena terus memikirkan rey yang pergi entah kemana.
" apa sih kak, orang aku sedang datang bulan juga. " jawab shela dengan jujur, karena mengerti maksud ucapan kakak nya.
" reymonnya kemana de? ko dari tadi gak keliatan? " tantri menanyakan keberadaan adik iparnya karena belum melihat nya.
shela menjadi gelagapan setelah tantri menanyakan keberadaan suaminya. " hem,,,, " shela berpikir untuk menjawab jawaban yang pas. " maksudku pak rey sudah terlebih dulu pergi,karena ada pekerjaan Kak , ya itu." jawab shela dengan gugup.
" ya sudah kak, aku langsung pergi yah " setelah selesai sarapan,shela bangun lalu mencium punggung tangan kakaknya terus memeluk kakaknya.
" makasih sudah menampungku untuk tinggal disini ka. " ucap shela disela - sela pelukan nya.
" sama - sama de, jaga diri baik - baik ditempat suamimu de , semoga kamu bahagia ditempat suamimu. " ucap tantri dengan melepas pelukan nya lalu berganti dengan memegang kedua punggung adiknya.
" satu lagi pesan kakak , ubahlah panggilan mu pada suamimu de, karena dia bukan atasanmu lagi melainkan suamimu. " pesan tantri pada adiknya lalu dibalas anggukan shela sebelum keluar dari rumah tantri.
__ADS_1
shela saat ini sedang dalam perjalanan menuju rumah suaminya, dengan menaiki angkot. " mudah - mudahan mas rey berada dirumah " gumam shela saat menaiki angkot.
shela memutuskan mengganti sebutan mas pada rey, atas saran kakak nya.
saat ini shela sudah berada didepan rumah rey, untuk mencari suaminya serta menaruh tas pakaian yang dia bawa.
ting tong
shela menekan bel rumah rey
ceklek,,,,,
yang membukakan pintu rumahnya bu sumi
" non shela, mari silahkan masuk non !
sendiri aja penganten baru, kemana den reymonnya? " bi sumi malah menanyakan keberadaan majikan nya.
loh ko bu sumi malah menanyakan mas rey padaku? aku kira mas rey kembali kesini, setelah kemarin tak pulang kerumah ku. lalu kemana perginya mas rey, kalo dia tak ada dirumahnya? apa mas rey pulang kerumah orang tuanya yah? ucap shela dalam benaknya.
" mas rey sudah berangkat ke pabrik duluan bu, ibu bisa anterin aku kekamar mas rey ? karena aku mau menaruh pakaian ku lalu berangkat ke pabrik karena saya sudah sangat telat. " bohong shela pada bisumi untuk menutupi pertengkaran nya .shela meminta tolong pada bu sumi untuk mengantarkan shela menaruh tasnya,karena tidak tau letak kamar rey.
" biar ibu aja yang menaruh tas non shela kekamar aden, biar non gak kesiangan ke pabrik. " usul bi sumi.
" ya sudah kalo seperti itu, tolong ibu taruh aza tas pakaian ku didalam kamar mas rey, biar nanti aku yang membereskan karena aku sudah sangat terlambat untuk berangkat ke pabrik.
shela pun berangkat ke pabrik tanpa tau keberadaan suaminya kemana.
__ADS_1
bersambung,,,,,,