Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
27 . tentang azkal


__ADS_3

ceklek,,,


" pak rey " panggil dina dan rina berbarengan saat rey masuk kamar rawat azkal .


" shell gimana kamu sudah menanyakan pada temanmu? kalo aku bersedia mengantarkan. " tanya rey pada shela . " tapi setelah berkeliling kota ini, bisa kita langsung balik kejakarta ? soalnya kalo sore dari sini, bisa sampe malam. jadi gimana apa kalian setuju . " tanya pak rey.


shela tidak menyahut omongan pak rey karena shela sedang menjawab pertanyaan - pertanyaan dina yang sedari tadi penasaran dengan hubungan rey dan shela dengan berbisik.


" tapi pak, emang gak ngerepotin bapak kalo bapak mengantarkan kita keliling Kota ini? apa kita langsung balik kejakarta aza , shell? " rina menyahuti omongan pak rey lalu menanyakan pada shela . rina melihat shela malah mengobrol dengan dina , lebih tepat nya shela sedang melayani kekepoan dina." shell gimana? " karena tak ada jawaban dari shela, rina melihat kearah shela yang malah asyik berbisik sendiri dengan dina . " shell " rina memanggil shela sekali lagi dengan sedikit berteriak sampai azkal terbangun dari tidurnya karena suara teriakan rina.


rey hanya menggeleng kan kepalanya melihat shela yang asyik sendiri dengan teman satunya lagi.


" ha ,,, kenapa rin? " shela yang kaget spontan menghentikan obrolan nya dengan dina.


" mama " azkal yang terbangun langsung memanggil ibunya dengan mengucek matanya . " mama ada apa ko tante rin teriak ma? " tanya azkal setelah sadar dari tidurnya.


dina dan yang lain sontak melihat kearah azkal yang terbangun karena teriakan rina.


" kamu sih rin , pake acara teriak segala jadi kebangunkan anakku. " omel dina pada rina sambil melangkah keranjang anaknya.


" habis kalian malah asyik ngobrol sendiri aja " jawab rina tak mau disalahkan.


shela melihat pak rey yang sedari tadi memperhatikan kearah azkal yang sedang dipeluk mamanya.


kenapa anak itu sangat mirip dengan arfan waktu kecil, masa Iyah itu anak arfan ? apa hanya kebetulan mirip yach? rey terus bertanya - tanya dalam hatinya.


" pak rey " panggil shela saat rey terus memperhatikan azkal , lalu rey menoleh kearah shela. " pak rey kenapa tak menyahuti panggilan ku? pak rey mau membalasku dengan tidak menyahuti omongan ku. " ucap shela.


" maaf shela, aku hanya sedang berfikir bagaimana kalo kita menghabiskan waktu dulu disini ! sekalian menemai temanmu. jam dua kita langsung pulang, tapi kalo kamu mau berkeliling kota ini hayu . tapi waktu ny tidak akan lama. " usul pak rey karena rey ingin menyelidiki anak dari teman shella terlebih dulu.

__ADS_1


" terserah pak rey aja kita mah, kan pak rey yang menawarkan tumpangan gratis kekita . " jawab shela dengan pasrah.


pak rey melangkah kearah ranjang yang ditempati azkal, tapi rey berhenti dibelakang shela lalu membisikkan sesuatu ditelinga shela " semuanya tidak gratis, kamu nanti yang akan membayarnya " rey berkata dengan mengedipkan satu matanya lalu melangkah kearah ranjang. " hallo siapa namamu ? gimana keadaan kamu sekarang? " sapa rey pada azkal. tapi azkal malah melihat kearah ibunya lalu memeluknya tanpa menjawab rey.


" mah " azkal malah mengeratkan pelukannya pada ibunya karena takut.


" jangan takut sayang, pak rey ini atasan mamah, tante shell, dan tante rin. pak rey hanya ingin berkenalan dengan kamu saja, tidak akan berbuat jahat ko. " dina menerangkan pada anaknya.


" tapi mah kata ayah ,azkal gak boleh berkenalan dengan sembarang orang, kalo tidak mau diculik. " jawab azkal dengan polos.


rey mendengar penuturan azkal kalo dia mempunyai ayah , berarti azkal hanya sekedar mirip dengan arfan bukan anaknya. tapi ko bagai pinang dibelah dua , apa aku Selidiki dulu sebelum nanti bertanya dengan arfan. ucap rey dalam hatinya.


" tapi pak rey itu atasan mamah jadi gak mungkin dia mau menculikmu sayang . " jawab dina.


" bener itu azkal pak rey itu atasan tante shell juga ! jadi azkal gak perlu takut , Oke anak ganteng . " sahut shela dengan memegang kepala shela.nopi m


" rinn " panggil dina dengan keras karena rina berbicara tentang ayah nya azkal.


hadeh kenapa nih mulut bisa kelepasan gini sih ucap rina dalam hati dengan memukul mulutnya sendiri.


" shella cari makanan kekantin yu ! " ajak rina mengalihkan pembicaraan.


" biar aku dan shela saja yang mencari makanan untuk kalian ! " pak rey menawarkan diri untuk mencari makanan. " hayu shell " ajak pak rey .


pak rey membawa shela keluar ruang rawat azkal untuk mencari makanan sekaligus menanyakan tentang azkal. setelah sampai kantin rumah sakit, rey memesan makanan untuk dirinya dan shela terlebih dulu .


" pak apa gak sebaiknya makannya dibungkus aja ? " tanya shela saat rey membawa makanan untuknya dan shela.


" makan disini aja shell, aku sudah sangat lapar . " jawab pak rey dengan mengunyah makanan .

__ADS_1


" terus gimana dengan dina dan rina " tanya shela sekali lagi sebelum memakan makanan yang dipesan pak rey.


rey menghentikan makannya lalu melihat shela. " makan shell, nanti keburu dingin kalo kamu terus berbicara . kalo masalah teman - temanmu nanti bisa dibungkus . " ucap pak rey lalu memakan makanan nya kembali.


shelapun mulai memakan makanan nya .


" shel, kamu kenal temanmu yang mempunyai anak itu sudah lama? " tanya pak rey memulai pembicaraan.


" baru beberapa bulan sih. lebih tepat nya saat pertama kali masuk pabrik. " jawab shela. " emang kenapa pak? " tanya shela.


" gak ada apa - apa . cuman penasaran aza. kemana ayah nya , soalnya dari tadi belum liat ayahnya. " tanya rey dengan hati- hati agar tak membuat shela curiga.


" gak tau juga ayahnya kemana pak, soalnya aku kenal dina baru beberapa bulan. " jawab shela dengan beralasan baru kenal dina.


ada apa dengan pak rey ? aku perhatiin pak rey terus memperhatikan azkal sejak dikamar . lalu sekarang pun seperti mengoreksi informasi tentang azkal dan dina ! apa pak rey mengetahui sesuatu tentang ayah biologis azkal ? apa lebih baik aku menyembunyikan kebenarannya dulu. ucap shela dalam hatinya.


" shell ko bengong , lanjut lagi makannya nanti keburu dingin " ucap rey melihat shela diam tak memakan makanan nya .


setelah makan rey dan shela kembali ke ruang rawat azkal dengan membawa dua bungkus makanan.


" pak rey, apa mengetahui sesuatu tentang ayah azkal? " tanya shela dengan hati - hati sambil melangkah kearah kamar azkal.


kenapa shela bertanya seperti itu? apa pertanyaan ku tadi membuat shela curiga? tanya rey dalam benaknya.


" tidak aku sekedar bertanya ko shell. " jawab rey dengan santai .


" benarkah hanya sekedar bertanya? bukan karena pak rey mengetahui sesuatu tentang azkal? " tanya shela lagi karena jawaban rey tidak meyakinkan shela.


" gak lah, aku hanya merasa pernah bertemu dengan azkal , gitu aja ko. udahlah tidak usah membahas orang, mending kita bahas hubungan kita aja, gimana? " ucap rey dengan mengelus kerudung shela.

__ADS_1


__ADS_2