
“ Fan dina tidak ada di dalam mobil mama , shela bilang dina sudah pergi sebelum mereka sampai untuk menjemput nya . “ rey langsung memberitahu arfan , tentang hilang nya dina . tapi tanggapan arfan justru berbeda . dia tidak terlihat kaget atau pun sedih , setelah rey mengatakan nya .
“ Kak rey mau ngeprank aku , gak mempan kali . karena gak mungkin dina pergi , aku kan sudah memenuhi semua syarat nya . “ jawab arfan tertawa , seolah ucapan kakak sepupu nya hanya gurauan belaka .
“ Kamu masih bisa ketawa fan , padahal istrimu kabur entah kemana ? “ rey
geram , karena arfan tak mempercayai ucapannya , padahal istri nya terdengar sangat khawatir . “ kita keluar dan pastikan , apa istriku hanya mengerjai mu atau beneran dina memang kabur . “ ujar rey dengan menarik tangan arfan dengan paksa , karena arfan tak mengindahkan ucapan nya .
Tiba-tiba arfan menghentikan langkah nya , karena takut ucapan kakaknya memang benar “ tunggu kak ! kak rey sedang tidak membohongiku kan ? tanya arfan dengan menyelidik dan serius .
“ Apa kakak terlihat sedang mengerjaimu fan ? “ rey malah balik bertanya . “ lagian tidak mungkinkan istriku berbohong ? “ jawab rey .
Arfan pun berbalik dan hendak berlari keluar aula . tapi arfan urung berlari keluar , karena tatapan mata nya mengarah langsung pada kedua orang tua dina yang sedang berbincang dengan pamannya . “ kak rey , lalu ayah sama ibu gimana ? “ tanya arfan , dengan membalikkan badan nya kembali pada rey dan dika .
“ Masalah orang tua dina , biar kakak yang mengantar mereka pulang ke kontrakan kalian . atau mau bagaimana fan ? “ usul rey .
“ Kalo mereka menanyakan dina gimana kak ? apa gak sebaiknya , aku menghampiri mereka dulu sebelum mencari dina ? “ usul arfan .
“ Tidak perlu . kamu langsung pergi cari dina , sebelum kedua orang tuanya menyadari dina pergi . “ rey langsung menepis usulan arfan .
“ Rey benar , kamu fokus cari dina dulu , sebelum kedua mertua kamu menyadarinya . biar nanti kita cari alasan yang pas , agar kedua mertua mu tidak sampai curiga kalo dina pergi . “ dika menyetujui usulan rey , karena memang usulan sahabat nya lebih masuk akal , dari pada usulan arfan yang seperti bunuh diri . karena pasti akan banyak pertanyaan dari kedua orang tua dina .
Arfan pun menerima usulan dari rey dan dika . “ baik aku langsung cari dina . tapi maaf , sekali lagi aku merepotkan kakak . “ ucap arfan dengan memeluk rey .
“ Udah sana cepat cari dina , masa baru menyandang status seorang suami , tapi istrinya malah kabur . onderdil kamu juga sudah lama tidak di servis , kan udah lama rusaknya . “ goda rey dengan melepas pelukan ari arfan .
“ Sialan kamu kak . “ balas arfan kemudian langsung berlari keluar untuk mencari dina.
Sementara rey dengan dika , mendekati kedua orang dina terlebih dulu sebelum menyusul shela keluar . “ maaf Pak endang , bu endang . arfan mendadak ada keperluan penting , yang harus dia selesai kan terlebih dulu , arfan juga meminta tolong padaku , agar mengantarkan kalian terlebih dulu ke kontrakan . “ ujar rey pada kedua mertua dari adiknya .
“ Baik lah kita pulang sekarang , tapi bisa kah ayah dan ibu bertemu dina dulu ? soalnya ayah sama ibu , belum bertemu dina sejak tadi datang . “ ucap ayah dina , karena ayah sangat merindukan putri sulung nya .
__ADS_1
Rey langsung menoleh kesamping ke arah sahabat nya , agar dika membantunya mencari alasan yang pas untuk kedua orang tua dina .
“ Seperti nya dina pergi . “ dika menyahuti nya dengan gugup .
“ Maksudnya dina ikut arfan , ya dina ikut arfan pergi . “ rey membenarkan ucap sahabat nya
“ Oh seperti itu . ya udah atuh yah , kita kangen - kangenan bareng tetehnya di kontrakan saja . tapi disya kemana ya yah ? kenapa anak itu juga belum balik lagi ke dalam , bukan nya disya tadi ikut keluar dengan rina dan shela untuk menjemput teteh . “ ujar ibu dengan mencari keberadaan anak bungsu nya , karena disya belum terlihat lagi .
“ Gini bu , tadi juga shela memberitahu , jika disya menggantikan istriku mengantar rina pergi , karena istriku saat ini sedang mengandung bu . " jawab rey , dengan beralasan kandungan istrinya .
“ Shela lagi hamil nak rey ? “ tanya ibu dengan antusias , saat mendengar kabar kehamilan sahabat dari anaknya . selamat nak rey , karena sudah mau jadi seorang ayah . nak rey juga harus sabar menghadapi wanita hamil , karena mood nya suka berubah - rubah . “ pesan ibu . “ ya udah yah , kita pulang aja .
*****
Setelah mengantarkan kedua orang tua dina kembali ke kontrakan , rey langsung mengantar istrinya untuk pulang ke rumah . meski shela sempat memaksa ingin mencari sahabat nya , tapi akhirnya rey bisa membujuk shela pulang . “ abang janji mau membantu mencari dina ? awas kalo abang bohongin dede . “ shela terus meminta suami nya , agar rey mau membantu mencari sahabat nya yang pergi .
“ Iya istriku yang paling cantik . “ jawab rey dengan mencapit hidung istrinya karena gemas .
Melihat istrinya seperti itu , rey menghentikan mobilnya dan tersenyum . “ gemes banget sih , kalo istriku lagi cemburu . jadi pengen gigit bibir **** istriku , yang lagi monyong itu deh . “ ujar rey dengan mencomot bibir shela dengan tangan nya , saat shela sedang memberengut .
“ Dih siapa juga yang cemburu , aku hanya kesal sama abang aja . “ shela masih berkilah , jika dirinya tidak cemburu saat suaminya bercerita masa -:masa kebersamaan nya dengan sahabat nya termasuk reyna pada dika .
“ Gak cemburu tapi bibirnya makin **** gitu ko , abang jadi beneran mau nyamplok tuh bibir dah . “ ujar rey yang malah menggoda istrinya yang sedang cemburu .
****
Arfan langsung mendatangi kediaman orang tuanya , untuk mencari keberadaan istrinya . setelah percaya , kalo ucapan rey benar adanya . arfan juga sangat yakin arfan , kalo dina pasti akan menemui azkal terlebih dulu .
Ting
Tong
__ADS_1
Ting
Tong
Arfan memencet bel secara tidak sabaran dan berkali-kali .
Cek lek
“ Tuan muda . “ sapa pelayan yang telah membuka kan pintu untuk arfan .
“ Bi mami ada di dalam ? “ tanya arfan pada pelayan yang membuka kan pintu nya .
“ Nyonya baru saja keluar tuan muda . “ jawab pelayannya dengan menunduk hormat .
“ Bibi tahu , mami kemana dan dengan siapa ? lalu azkal di mana bi ? oh iya bi , tadi istriku kemari tidak ? “ arfan langsung memberondong pertanyaan pada pelayannya .
“ Anu tuan muda . “ pelayan itu pun tampak bingung dan gugup menjawab nya .
“ Bibi arfan mohon . “ pinta arfan dengan memegang tangan pelayan nya
“ Hem ..... anu tuan muda . “ pelayan pun masih tampak ragu untuk mengatakan yang sebenarnya pada arfan .
“ Apa arfan harus bersujud dulu , agar bibi mengatakan nya . “ ucap arfan dan hendak bersujud , tapi pelayan itu pun langsung mencegah tuan muda nya bersujud padanya .
“ Baik tuan muda , bibi akan katakan . hem ..... tadi non dina sempat kemari , non dina juga masih mengenakan kebaya pengantin tuan muda . dan yang bibi dengar , non dina mengatakan pada nyonya kalo non dina pergi di acara pernikahannya , sesuai apa yang diinginkan nyonya . tapi tidak lama , nyonya membawa den kecil serta non dina pergi tuan muda . “ penjelasan salah satu pelayan di kediaman orang tuanya .
“ Bibi tahu , mami membawa anak dan istriku kemana ? “ tanya arfan
Pelayan itu pun langsung menggelengkan kepalanya , karena emang benar tidak tahu nyonya nya membawanya .
Bersambung
__ADS_1