Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
110. Bonus Chapter 10


__ADS_3

“ Arfan “ rey memanggil arfan dengan keras saat sudah di depan pintu .


Arfan menggeram kesal , karena dirinya harus menghentikan aktifitas nya yang hampir saja berciuman dengan dina , tapi rey datang secara tiba - tiba dengan raut wajah yang amat kesal . “ apaan sih kak ? ganggu aja sih . “ jawab arfan dengan kesal , karena rey sudah menggagalkan kegiatan nya , Padahal arfan hampir saja mendapatkan bibir ranum milik dina .


“ Kenapa jadi kamu yang marah ? harusnya kakak yang marah , karena kamu sudah menjanjikan hal yang merugikan buat kakak . “ jawab rey dengan kesal .


“ Jelas aku marah lah , karena kakak sudah menggagalkan ku berciuman dengan mama dari anakku . “ dina langsung menghadiahi cubitan di perut arfan , karena berbicara tanpa di saring terlebih dulu . “ aww , sakit sayang , ko Aa di cubit sih ? “ ucap arfan dengan mengelus bekas cubitan dina .


“ Kamu ngejanjiin apaan sama si reyna jenong itu ? “ ujar rey dengan kesal .


“ Reyna jenong ? siapa kak ? perasaan aku gak kenal sama yang namanya rey jenong . “ tanya arfan .


Rey memukul kepala arfan , karena arfan salah menyebut nama . “ bukan rey . tapi reyna , dia dokter perempuan yang kamu bawa itu . “


Arfan langsung teringat dengan janji - janjinya pada dokter yang dia bawa . ’ waduh aku kan ngejanjiin bayarannya tinggi pada dokter itu , belum lagi aku janji bakal di 5 kali lipatin bayaran nya kalo dokter itu bersedia ikut dengan ku . Aku harus cari cara , agar kakak tidak marah padaku , karena bisa - bisa bayaran ku malah bakalan hangus alias gak dibayar gara-gara masalah ini . ' ujar arfan dalam hatinya , dengan mencari cara agar tak berimbas dengan bayaran nya .


Setelah berpikir dengan keras , akhirnya arfan pun mempunyai ide agar tak berimbas dengan bayarannya yang belum dia terima . “ bukan nya kakak menyuruhku untuk mencari kan dokter perempuan bagaimana pun caranya dan hanya itu yang terlintas dipikiran ku saat itu kak .


Sementara dina hanya menjadi penyimak dalam perdebatan kakak beradik , tapi beda ibu dan bapaknya .


“ Ya udah sih kak , tinggal kasih aja berapa pun yang dokter rey jenong minta . lagian dwit segitu mah , gak bakalan buat kakak melarat ini kaya aku . Jangan lupa kak bayaran ku juga ditransfer sekalian , kakak emang tega lihat adiknya menderita . “ ujar arfan dengan wajah memelas , agar rey tetap memberinya bayaran .

__ADS_1


“ Kalo tidak ada cewek kamu , udah kakak jitak kamu fan . “ ucap rey dengan menampar pelan pipi arfan , setelah itu rey langsung meninggalkan arfan dan dina . Meskipun rey terlihat marah , tapi rey tetep mentransfer sejumlah uang pada arfan .


Setelah kepergian rey , dina langsung membuka suaranya . “ emang Aa ngelakuin apa ? sampai pak rey terlihat marah seperti itu . “ tanya dina karena penasaran .


“ Sudah lah sayang gak usah di pikiran , kakak emang seperti itu orang nya . tapi dia baik ko , buktinya dia tetep transfer uangnya , lumayan buat beli keperluan anak kita . “ ujar arfan setelah mendapat pesan dari M-bangking “ berarti kalo kakakku sudah keluar , boleh di lanjutin dong . “ ujar arfan dengan memonyongkan bibirnya pada dina .


Dina menabok bibir arfan yang mau nyosor padanya . “ Pulang ! gak ingat sudah punya anak pak . “


Arfan memegang bibir nya karena bukan nya mendapatkan ciuman dari dina , malah mendapatkan tabokan dari dina . “ kenapa hari ini aku sial banget sih , udah gak dapat bibir kamu yang , malah mendapatkan siksaan terus dari tadi . “ gerutu arfan .


Dina menggandeng tangan arfan untuk mengajaknya pulang . “ geura uwih deh , bissi azkal neangan indung nya . “ ujar dina dengan bahasanya , tapi arfan cukup mengerti artinya meski arfan tak bisa mengucapkan nya .


“ Iyah nanti kita mampir , tapi jangan ngambek terus coba ! gak enak di lihatnya . Seharusnya yang ambekan itu ceweknya , kenapa ini malah sebaliknya sih . “ grutu dina saat menuruni tangga . Itu mereka di ruang makan , kita langsung pamitan pulang yah . Makan nya beli di jalan , sekalian buat azkal dan rina . “ arfan terus mengikuti ucapan dina , tanpa bisa membantah nya .


Dina dan arfan langsung mendekati shela dan rey untuk berpamitan pulang . “ shela kita mau langsung pamit pulang dulu yah , kasian azkal takut nyariin kita . kita sudah terlalu lama meninggalkan nya . “


“ Ko pulang , emang gak mau makan dulu dina ? padahal kakak sudah masak banyak loh “ sahut tantri .


“ Iya ko kalian pulang sih , kakak kan sudah masak buat kita . Kamu kenapa fan ? ko muka kamu di tekuk gitu . “ shela langsung bertanya , saat melihat arfan menekuk wajahnya .


“ Aku gak apa - apa . “ jawab arfan dengan lemas .

__ADS_1


“ Dia seperti itu , karena gagal dapat ciuman dari dina “ jawab rey , tanpa menyaring terlebih dulu ucapan nya .


Rey langsung mendapatkan plototan dari sang istri , karena bicara nya terlalu vulgar . “ abang gak sopan ih . ya sudah kalo kalian mau pulang , hati - hati di jalan . “ karena takut rey berbicara yang aneh - aneh lagi , shela pun membolehkan mereka untuk pulang .


“ Ya sudah shell , aku pamit pulang dulu . kak tantri , pak rey aku pamit . “ pamit dina sebelum meninggal kan rumah sahabat nya .


Setelah kepergian dina dan arfan , rey kembali kedatangan tamu , karena terdengar suara mobil dari luar . “ bang seperti nya itu ada suara mobil datang , abang terusin aja makan nya ! aku mau ke depan dulu , mau lihat siapa yang datang . “ shela beranjak dari tempat duduk nya , untuk melihat siapa tamunya yang datang .


Shela kaget saat melihat tamu yang datangnya itu kedua orang tua dari suaminya . “ mama “ shela mencium tangan mama terlebih dulu . “ pa papa “ panggil shela dengan gugup , shela mengangkat tangan nya gemetar karena shela takut mendapatkan penolakan lagi dari papa reyhan .


“ Kenapa tangan kamu gemeteran gitu ? emang aku terlihat menakutkan . “ ucap papa reyhan dengan ketus , saat melihat tangan menantunya gemetaran .


Mama diana mengikut tangan papa reyhan . “ shela katanya lagi sakit sayang . “ ucap mama diana dengan lembut , untuk mengalihkan situasi .


“ Aku sudah mendingan kok mah , mari masuk dulu mah , ep ppah . “ shela tampak gugup saat menyebut papa reyhan .


“ Sayang jangan ketakutan seperti itu , kalo papa jahatin kamu , biar mama nanti yang akan membelamu paling depan .


“ Mau apa kalian kemari ? apa kalian belum cukup membuat istri ku sampai tertekan , karena ulah kalian terutama papa . “


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2