
setelah sampai pasar , shela dan yang lainnya terlebih dulu mencari sarapan yang dimaksud rina , kupat tahu . menurut disya kupat tahu mang toto paling enak dan terkenal didaerah nya.
" teh shela , teh rina, mau pesen apa? soalnya disini tidak hanya menjual kupat tahu, ada juga bubur ayam, sama lontong sayur. “ tawar disya setelah mereka bertiga mendapatkan tempat duduk karena banyak pengunjung nya .
" aku bubur ayam ajalah , tidak jadi kupat tahu. tapi, pake jeroan sama telur puyuh. " ucap rina menggantikan menu sarapan nya karena rina sudah biasa makan kupat tahu .
" loh katanya mau makan kupat tahu rin? kenapa pesennya bubur ayam sih. " komen shela karena rina memesan menu lainnya. " aku mah kupat tahu ajalah dis, pengen tau rasanya juga seperti apa ! kamu juga pesen dis ,sekalian pesenin buat ibu dirumah. " ucap shela .
" iyah teh , aku pesen dulu makanannya. " ucapnya lalu disya kedepan untuk memesan pesanan teman-teman dina kakanya.
" shel abis ini kita mau kemana dulu nih? kita baliknya sore aja ! biar bisa keliling kota ini dulu, mumpung kita lagi disini. " tanya rina dengan menyarankan untuk berkeliling kota ini terlebih dulu.
" mending kita kerumah sakit dulu deh ! abis dari rumah sakit terserah kamu mau bawa aku kemana juga , aku mah hayu ajalah yang penting ngilangin setresku. " usul shela. " udah mesannya dis? " tanya shela setelah disya kembali bergabung.
" sudah teh " jawab disya setelah kembali duduk.
" ok. " jawab singkat rina. " disya mau ikut kerumah sakit ? apa gimana? " tanya rina.
" aku kerumah sakit teh . nemenin teh dina gantian sama bapak , soalnya bapak mau buka toko sama ibu. " jawab disya.
" emang kamu tidak sekolah ? ibu sama bapak buka kios apa ? " tanya shela .
" ga teh , kelas 12 lagi ujian ! kalo bapak sama ibu buka kiosnya di tempat pariwisata daerah sini juga , jualan makanan khas daerah ini ."jawab disya.
" wah nanti beli oleh- olehnya buat kaka bisa sama ibu . " ucap shela.
setelah pesanannya datang , shela memakannya dengan lahap sampai menambah porsi . selesai makan shela, rina dan disya mencari pakaian untuk shela . sedangkan rina, hanya membeli pakaian dalam karena kalo untuk baju rina bisa meminjam punya dina . selesai berbelanja baju mereka terlebih dulu pulang kerumah dina untuk mengganti pakaian lalu langsung bergegas kerumah sakit .
*
saat ini shela, rina dan disya sudah sampai rumah dimana azkal dirawat. setelah sampai lobby rumah sakit, shela meminta izin untuk ke toilet. shela berjalan dengan cepat menuju toilet karena sudah tidak tahan untuk buang air kecil.
bruggg,,,
shela menabrak seseorang tanpa melihat wajahnya, karena shela benar - benar sudah tidak kuat menahan nya.
" maaf Pak, aku sedang terburu - buru! sekali lagi maaf Pak. " ucap shela dengan membungkuk lalu pergi begitu saja kearah toilet.
setelah selesai buang air, shela langsung keluar dari toilet menuju ruangan azkal.
" tunggu , bukannya kamu itu izin sakit dipabrik ? kenapa berada di kota ini . " tanya seorang pria dari tembok toilet lalu mendekati shela. shela belum membalikkan badannya karena shela sudah sangat hafal dengan suaranya.
__ADS_1
ko bisa pak rey ada di kota ini ? sedang apa pak rey berada di kota ini !! ucap shela dalam hatinya.
" balik badan ! !
kalo ada orang ngomong diliat. " ucap pak rey menyusuh shela membalikkan badan.
shela membalikkan badannya. lalu melihat wajah pak rey.
" pak,,, Rey,,,, sedang apa berada di kota ini? " tanya shela dengan gugup.
sebenarnya rey mengikuti shela kekota ini karena merasa kawatir dengan keadaan shela. pasalnya kemarin pagi rey melihat shela menangis diruang kerjanya, lalu shela pulang dengan cepat menuju ruangan kakaknya. setelah shela pergi dari ruangan kakaknya, pak rey masuk untuk menanyakan shela yang pergi dengan tergesa.
" jawab dulu pertanyaanku baru bertanya ! " balas pak rey.
" pak akku, sayya . " jawab shela dengan terbata. " pak sebenarnya , saya sedang menjenguk anak dari teman saya " jawabnya lagi.
" kenapa kemarin minta izin sakit sama absensi? berarti kamu harus aku kasih hukuman sama sp termasuk kedua temanmu. " ancam pak rey.
" pak tapi kemarin aku beneran tidak enak badan pak sumpah ! " jawab shela dengan mengangkat dua jarinya.
" ayo ikut " ucap pak rey .
" yasudah kita kekamar temanmu dulu, setelah itu kamu ikut dengan ku ! " jawab pak rey.
" ko kita ? bukan kita pak tapi aku saja yang keruangan temanku, pak rey tunggu di lobby saja ! lagian kan tidak mungkin aku bawa pak rey keruangan temannku. " pinta shela.
" kenapa tidak mungkin? lagian yang sakit anak dari karyawan ku, maksudnya anak buahku, jadi sebagai atasan yang baik aku mau menjenguk nya. " jawab pak rey dengan beralasan menjenguk padahal pak rey tidak mau shela kabur lagi. " ayo " pak rey menarik lengan jaket shela seperti biasa.
hadeh kalo pak rey ikut keruang rawat azkal ketemu sama rina dan dina gimana? lagian kenapa pak rey bisa berada disini sih? gimana dengan rencanaku dan rina kalo seperti ini . sungut shela dalam hati, dengan mengikuti langkah pak rey.
" ke ruang anak kelas 2 ." shela memberi tahu.
" iya tahu ko " jawab pak rey tanpa sadar.
" tahu, emang pak rey tau dari mana? ruangan azkal. jangan- jangan pak rey bener ngikutin aku kan ? " tuduh shela karena mendengar jawaban pak rey.
" udah cepat jalan nya ! mau aku tambahin hukuman kamu . " ucap pak rey mengalihkan pertanyaan shela yang mulai curiga.
" mending pak rey tunggu disini ! " pinta shela setelah sampai depan ruang rawat azkal.
" kenapa harus nunggu disini ! emang siapa bosnya? kenapa berani menyuruhku? " jawab pak rey.
__ADS_1
" pak tapi didalam sudah ada rina, dina , sama adik dari dina . nanti kalo terlalu banyak orang didalam dimarahin perawat nya. " alasan shela.
" baiklah kalo seperti itu, saya tunggu disini. tapi kalo kamu tidak segera keluar saya akan masuk dan akan seret kamu keluar. " ancam pak rey dengan mengikuti saran dari shela.
" hem,,, baik pak. kalo begitu saya masuk dulu. " pamit shela lalu memasuki ruang rawat azkal.
ceklek,,
" shela lama bener sih dari toilet. hampir aku mau nyusul kamu, takut nyasar kemana . " ucap rina setelah shela masuk ruang rawat azkal.
" kamu kenapa panik gitu sih mukanya?" tanya dina melihat shela masuk dengan memegang dadanya.
" gawat, gawat " ucap shela lalu duduk disofa ruangan.
rina dan dina mendekati shela dengan duduk disamping shela.
" gawat kenapa sih shela? kamu habis liat setan ditoilet. " tanya rina
" ini mah lebih menakutkan dari setan tau ! " jawab shela.
" emang ada yang lebih menakutkan dari setan toilet? " tanya rina lagi
" udah deh rin, kamu diem dulu atuh ih ! " sahut shela.
" mamah tante shela kenapa? tanya azkal penasaran .
" tante shela ga papa sayang. " ucap dina menjawab pertanyaan anaknya. " disya temenin azka dulu diranjang. " pinta dina pada adiknya.
" kamu kenapa shela? gawat apanya sih . " tanya dina pada shela.
" jadi gini, tadi aku ditoilet ketemu pak rey din, rina . terus pak rey tahu kalo kita kemarin izin bukan alasan sebenarnya sama absensi. pak rey juga bilang dia akan menghukum ku dan memberi Surat peringatan alias SP termasuk kalian juga. " jelas shila dengan memajukan kepala seperti berbisik.
" pak rey ada di kota ini . ko bisa dia berada disini ! terus mau ngasih SP sama kita .
bersambung,,,,
terus like dan komentarnya supaya aku bisa lebih semangat kaka....
Terima kasih.....
# Milea
__ADS_1