Jodohku Ditangan Kakakku

Jodohku Ditangan Kakakku
45 . ujian pertemanan


__ADS_3

saat ini shela sudah berada di pabrik setelah semalam menginap di tempat kakaknya bersama rey suaminya . shela saat ini sedang menunggu kedatangan kedua temannya diparkiran, karena shela mau menanyakan kejadian kemarin pada dina, sedang kan rey sudah keruangan nya terlebih dulu .


shela menghampiri rina dan dina saat mereka berdua sudah datang.


" dina, rina tunggu. " shela sampai berlari untuk mengejar kedua temannya , yang sudah lebih dulu melangkah ke departemen.


" selamat pagi nyonya rey " sapa rina setelah shela sudah didepan nya.


" rin , masih marah ? " tanya shela , saat mendengar sapaan rina.


" oh tentu tidak nyonya , mana mungkin bawahan seperti kita marah dengan nyonya. " giliran dina yang menyahut dengan nada ketus.


" jalan lagi rina ! kita sudah tidak pantas berteman dengan nyonya rey. " dina menarik tangan rina setelah berkata seperti itu.


" dina, rina , aku mohon kasih aku kesempatan untuk menjelaskan nya. " shela menangkup kan kedua tangan nya , untuk memohon pada rina dan dina agar mendengar kan penjelasan nya terlebih dulu.


" din, apa gak sebaiknya kita dengarkan dulu penjelasan shela. " bisik rina saat melangkah .karena rina dan dina tidak ada yang menghentikan langkah nya saat shela terus memohon dan mengikuti langkah kedua temannya.


" kalo kamu mau mendengar kan penjelasan shela, silahkan ! aku gak akan larang . tapi maaf , aku gak akan pernah memaafkan dia karena dia sudah sekongkol dengan lelaki brengsek itu. " dina balas berbisik. dina mengira kalo shela bekerja sama dengan arfan , karena telah membawanya ke kontrakan.


" tapi din, mungkin saja shela tidak mengetahui kalo arfan itu bapaknya azkal ? ujar rina.


" tidak mungkin dia tak mengetahuinya , sedangkan semalam jelas - jelas dia bilang kalo lelaki itu sepupu dari suaminya . " dina sangat yakin kalo shela bekerja sama dengan Lelaki yang sangat dia benci.


" dina, rina , aku mohon dengar kan penjelasan ku sekali saja. karena hanya kalian berdua teman baikku. " shela masih berusaha untuk menjelaskan dengan mengejarnya.


" kamu gak salah ngomong shell ! tadi kamu bilang hanya kita berdua temanmu ? lalu kemarin - kemarin saat kamu menyembunyikan pernikahan mu , kita dianggap sebagai apa oleh mu ? " dina membalikkan badan nya menghadap shela .


" kamu tahu kesalahan mu apa lagi shell ? kamu bersekongkol dengan nya. " ucap dina dengan menunjuk muka shela , karena kesalnya dina dengan shela.


" jalan lagi rin , buang - buang waktu kita berteman dengan orang munafik kaya dia. " ucap dina dengan meneruskan langkah nya.


" tunggu dulu din ! " shela memegang tangan dina, untuk menghentikan langkah dina .

__ADS_1


" maksud kamu , aku sekongkol dengan siapa ? demi Tuhan aku tak mengerti maksud kamu sama sekali din? " shela semakin bingung dengan ucapan dina, yang mengatakan dirinya bersekongkol .


" tidak usah munafik lagi kamu shell. kamu sengaja mengenalkan arfan padaku saat pabrik waktu itu, terus kemarin kamu malah membawanya ke kontrakan . kalo bukan sekongkol lalu apa namanya? sekarang lepas kan tangan ku shell ! " dina menjelaskan opini yang di pikirannya.


" din , emang apa yang membuatmu berpikiran seperti itu padaku ? sebenarnya ada hubungan apa kamu sama arfan ? sampai kamu beranggapan aku bersekongkol dengan arfan? " shela bingung dengan dina yang beranggapan kalo dirinya sekongkol dengan sepupu suaminya, pada hal shela sama sekali tidak tahu apa - apa tentang arfan .


" shell sebenarnya arfan itu ayah biologis azkal . " sahut rina.


mendengar ucapan rina, shela melepaskan pegangan tangan nya pada dina , karena tak menyangka sama sekali kalo sepupu dari suaminya itu ayah biologis azkal.


" jadi arfan itu ayah dari azkal ? laki-laki baji**** . " shela tak menyangka kalo sepupu dari suaminya itu , laki-laki brengsek yang tega meninggalkan teman nya saat berbadan dua .


" kenapa kamu pura-pura kaget gitu shell? kamu sebenarnya sudah tahu kan dari suamimu? makan kamu membawa laki-laki itu ke kontrakan. hayu rin jalan lagi ! nanti kalo telat bisa di SP kita, coba kalo dia yang telat gak bakalan , yaa kali nyonya di SP. " dina masih terus menyindir shela.


shela malah menarik tangan dina dan rina untuk menjelaskan kalo dirinya sama sekali tidak bersekongkol dengan sepupu suaminya.


" stop shell ! kamu mau bawa kita kemana? " ucap rina dengan menghentikan langkah nya.


" aku mau bawa kalian keruangan abang , biar abang yang menjelaskan kalo aku sama sekali tidak pernah bersekongkol apa lagi bekerja sama dengan arfan. " ucap shela dengan menyeret kembali tangan rina dan dina.


" udah atuh ih, tinggal ikutin kemauan nya juga. kalo kita dipecat tinggal cari lagi pabrik lainnya, atau kita kembali ke pabrik yang sebelumnya. " ujar dina dengan ketus.


" dih ogah kembali ke pabrik itu yah. " sungut rina.


" tenang rin ! kalian gak bakalan di pecat, kita kesana cuman meminta penjelasan nya sama abang. " shela menjelaskan, dengan menarik kembali tangan rina dan dina untuk melanjutkan langkah nya.


setelah sampai depan ruangan rey, shela pun bertanya pada assisten rey .


" maaf Pak, pak reymon ada didalam ruangan tidak? " shela terlebih dulu bertanya pada asisten suaminya.


assisten suaminya sudah mengetahui kalo shela istri dari atasan nya.


" pak rey ada didalam bu shela, ibu masuk aja kedalam. " ucap sang assisten dengan hormat pada shela.

__ADS_1


tok


tok


tok


" masuk " suara dari dalam.


cek lek,,,,,


rey melihat shela datang keruangan nya dengan kedua temannya.


" de , ada apa kemari ? " tanya rey dengan melihat wajah shela kemudian melihat kedua teman istrinya.


" bang, aku dan teman - teman ku mau minta penjelasan abang saat kemarin di kontrakan rina ? " shela langsung bertanya pada rey .


" emang apa yang ingin di tanya kan pada abang ? rey masih belum memahami kedatangan shela keruangan nya.


" abang jelasin deh ! kedatangan kita ke kontrakan rina kemarin buat apa? " tanya shela.


" kan abang kesana nganterin dede buat ngejelasin status kita pada teman - teman kamu de " jawab rey dengan santai.


" bukan itu maksudku bang? maksudku kedatangan abang membawa arfan ke kontrakan rina ? " shela langsung bertanya pada titik permasalahan nya dengan dina temannya.


" oh arfan, dia sendiri yang pengen ikut . " rey menjelaskan .


" maksudku abang sudah tahu kalo azkal anaknya arfan? " shela mengira kalo rey sudah tahu tentang arfan dan azkal.


" tidak , arfan hanya bercerita kalo dia mempunyai anak dari seorang perempuan saat sekolah dulu. " jawab rey.


" emang azkal, anaknya arfan ? " rey bertanya seolah- olah tak mengetahuinya, padahal rey sudah menyelidiki sebelum arfan bercerita padanya.


" sudah cukup bang ! makasih sudah mau menjelaskan, dede balik ke departemen dulu. " shela langsung berpamitan keluar saat rey sudah membantu menjelaskan pada teman nya.

__ADS_1


bersambung,,,,,


__ADS_2