
mobil yang membawa kami berdua sudah mulai berjalan menuju ke rumah Natasya yang di sisi lain arah rumah ku.
ku lihat Natasya kagum dengan interior mobil yang kami naikin.
" wuiihh..."
" mobil keluarga mu istimewa ya Marischka..?!" seru Natasya dengan antusias dan kagum.
" ahh..., biasa aja Nat..!" jawabku santai.
kulihat Natasya mencoba beberapa fitur yang berada di dalam mobil Rolls-Royce ku.
" pak sopir di rumah ada siapa saja..??" tanyaku ke sopir di depan ku yang sedang fokus melihat jalan.
" owh.., di rumah hanya ada tuan Alfred nona muda.." jawab sang sopir dengan cepat.
" baik.." jawab ku singkat.
aku berfikir bagaimana jika aku menginap saja di rumah Natasya ya. toh iya di rumah ku gak ada siapapun, yang ada cuma tuan Alfred.
" kita mampir di toko baju sebentar ya pak..!" perintah ku ke sang sopir.
" toko baju yang mana nona muda..??" jawab sopir itu dengan ramah.
" sembarang aja pak.., yang penting toko baju..!" sambung ku.
Natasya melihat ku dengan sedikit bertanya-tanya. namun aku pun seakan mengerti apa yang dipikirkan oleh Natasya.
" aku mau menginap di rumah mu.." seru ku sambil tersenyum ke arah Natasya.
" hhaaa...??!" seru Natasya dengan kaget dan tidak percaya dengan keputusan ku.
" maksud mu Marischka..?!!" sambung nya lagi, kini dia memegang lenganku dan menggoyangkan nya seakan tidak percaya.
" iyaa..., aku menginap di rumah mu..!" jawabku santai.
" apa kamu gak akan dimarahi orang rumah Marischka..?? tanya Natasya dengan penasaran.
" santai aja..."
" gak ada orang di rumah.." sambung ku sambil tersenyum manis ke arah Natasya.
Natasya hanya melihat ku dengan tatapan sedikit khawatir dengan keputusan ku. apalagi aku memutuskan ingin menginap di rumah Natasya dengan mendadak.
" tenang lah Nat..!"
" lagian dari dulu aku selalu ingin menginap di rumah mu Nat.." sambung ku lagi dengan meyakinkan nya.
Natasya hanya diam saja dan sedikit melamun hal-hal yang yang rumit. kini Natasya bersandar di kursi empuk nan mewah di mobil ku.
" tapi rumah ku jelek lho Marischka..?!" sambung Natasya.
" ah biar saja..."
" pokoknya aku pingin menginap.." sambung ku dengan sedikit memaksa Natasya.
" sembarang kau aja lah..." jawab Natasya dengan nada pasrah.
__ADS_1
Natasya hanya diam saja dan terlihat menikmati empuknya kursi mobil ku. aku diam saja dan hanya tersenyum membayangkan betapa serunya saat menginap di rumah Natasya.
...* * *...
ku lihat ada distro yang cukup besar dan ramai di jalan yang kami lewati. dengan segera aku meminta sopir pribadi keluarga ku untuk berhenti sejenak.
" kita turun bentar Nat..!" ajak ku ke Natasya yang berada di samping ku.
" ayo.." sambung nya cepat.
dengan segera aku dan Natasya turun dari mobil Rolls-Royce ku, terlihat banyak orang melihat kami berdua turun dari mobil mewah yang jarang orang lihat setiap hari.
wajah kekaguman seakan terlukis jelas di wajah mereka. tak jarang ada beberapa mata lelaki buaya melihat ku dengan sok-sok berwajah tampan supaya menarik perhatian ku.
idih..,gak jelas lah..
" mereka perhatikan mu Marischka..?!" seru Natasya dengan sedikit menggoda ku.
" sudah.., biarin aja..." jawabku sambil sedikit cuek.
kami berdua berjalan menuju ke dalam distro itu, tampak beberapa pelanggan dan karyawan kembali memperhatikan kami berdua.
aku sih hanya cuek tidak memperhatikan, namun beda dengan Natasya yang seakan antusias gak jelas seakan senang saat jadi pusat perhatian.
" kayak gini ya rasanya jadi idola..?!" seru Natasya dengan antusias.
hadeehh...
aku hanya senyum kecut saat melihat tingkah Natasya makin gak jelas. sambil mengelilingi distro itu kulihat beberapa pakaian yang menurutku menarik dan cocok untuk ku pakai.
" gimana Marischka..??" sambung Natasya saat menghampiri ku yang sibuk mencari pakaian t-shirt.
" kamu mau cari baju yang kek mana..?" tanya Natasya, ku lihat dia juga mencari beberapa potong t-shirt yang sesuai seleranya.
" baju santai aja.." jawab ku sambil pergi menghampiri Natasya.
kulihat dia memilih beberapa baju yang berwarna kuning dan ada gambar Minion-nya. tak ku sangka kesukaan nya pada karakter Minion begitu besar.
" duh..?!"
" Minion lagi..??" tanyaku dengan nada sedikit mengejek selera Natasya.
" biarin..." jawab Natasya dengan sewot.
" Minion itu lucu jeng.., banyak yang suka sama karakter nya" sambung Natasya dengan sedikit tidak terima seleranya di ejek.
" iya..., iyaa..."
" terserah kau lah.." jawab ku dengan sedikit becanda.
kini kualihkan perhatian ku ke jajaran baju piyama tidur yang cukup banyak di sebelah kiri tempat ku memilih baju tadi.
ku pilih beberapa piyama tidur yang cukup santai dan tidak terlalu terbuka di sana sini. setelah sampai aku hampiri Natasya yang masih sibuk dengan pilihannya.
" Nat ..!"
" sudah ada yang cocok..?" tanyaku sambil membawa beberapa potong piyama tidur yang sesuai dengan selera ku.
__ADS_1
" belum nih..." jawab Natasya cepat.
" cepatlah..!!"
" sudah capek nih aku..!!" sambung ku sambil melihat Natasya yang lagi-lagi sibuk memilih baju yang pas.
akhirnya Natasya memutuskan untuk memilih baju yang terbaik menurut dia dan cocok dengan selera nya. namun kali ini dia bingung karena kedua baju nya dia suka tapi uang yang dia bawa tidak mencukupi.
" duh yang mana nih...??!" tanya Natasya sambil memperlihatkan pilihan nya ke arahku untuk meminta saran padaku.
" dua-duanya lah bagus..!" jawabku yakin.
" iyaa sih..!"
" tapi aku gak bawa uang yang cukup..!!" sambung Natasya dengan sedikit sedih.
" sudahlah sini, biar ku bayar sekalian..!!" jawabku sambil mengambil pakaian yang Natasya pilih dan ku jadikan satu dengan pilihan ku.
" yang bener..?!" tanya Natasya cepat.
" iya beneerr...!!" jawabku singkat.
aku mulai berjalan ke arah kasir bersama Natasya yang berada di belakang ku.
" tunggu..!!" sambung Natasya yang membuat ku berhenti dengan spontan. dia membalikkan badan dan mengambil baju lain yang ada dibarisan display baju berjenis kemeja.
" sekalian..." seru Natasya cepat.
" idih..?!" sambung ku dengan tatapan sedikit kesal.
" dah nanti ku ganti di rumah.." jawab Natasya cepat sambil tersenyum gak jelas.
dengan segera dia mendorong ku pelan dan mengarahkan ku ke antrian kasir untuk membayar pakaian yang ku pilih tadi.
distro yang kami singgahi cukup ramai dan besar, sehingga tak heran kami harus ikut mengantri saat mau membayar.
seperti biasa, banyak orang yang terlihat kagum akan kecantikan ku saat melihat dengan sekilas. tak heran hal itu membuat ku menjadi risih dengan tatapan mata yang tajam dan terlihat kagum.
" cie yang jadi artis..!!" seru Natasya dengan sedikit berbisik.
" gak jelas..!!" jawabku cepat.
akhirnya giliran kami untuk membayar pakaian yang kami pilih tadi, seperti biasa kasir menyapa kami dengan ramah.
" ada tambahan lagi kak..??" tanya kasir itu dengan sopan.
" itu aja kak..!" jawabku singkat sambil mengeluarkan dompet dari dalam tas punggung ku.
" baik..., totalnya jadi tujuh ratus lima ribu rupiah kak..!" sambung sang kasir dengan ramah.
" bisa pakai kartu debit kak..??" sambung ku ke arah kasir.
" bisa kak...!" jawab kasir itu sambil menerima kartu debit ku. sambil menunggu kasir itu kulihat beberapa pernak-pernik yang menarik di meja kasir.
" silahkan kak..!!" sambung kasir itu sambil mempersilahkan ku untuk memasukkan pin kartu debit ku.
setelah selesai dengan pembayaran baju kami, dengan segera aku dan Natasya pergi ke halaman parkir mobil dan mencari mobil yang kami naikki.
__ADS_1
# Author.
_ to be continued