Keluarga Kartika

Keluarga Kartika
Mansion Kartika


__ADS_3

kami menyelesaikan pertandingan hari ini dengan cepat, apalagi setelah tidak ada jadwal pertandingan untuk kelas kami selanjutnya. jadi kami sepakat untuk pergi ke mansion ku naik motor bersama-sama.


" ayolah kita rombongan ke rumah Marischka...!!" seru temanku yang tomboi dengan penuh semangat.


aku melihat tingkah mereka yang antusias pun hanya tersenyum dan bahagia, karena untuk pertama kalinya aku mengundang teman sekelas ku untuk main di mansion.


" ayo...!" seruku santai. kami pun mempersiapkan semuanya dan sepakat naik motor bersama-sama ke mansion keluarga ku.


sambil berjalan menuju ke tempat parkir motor, kami pun bercanda satu sama lain. aku dan Natasya pun tertawa lepas melihat tingkah konyol teman-teman ku yang tak terduga.


sesampainya di parkiran motor, mereka pun mencari pasangan masing-masing untuk di bonceng, berhubung aku tidak bisa naik motor dan tak pernah naik motor untuk beraktivitas, kali ini aku pun kebingungan sendiri.


" kamu sama siapa Marischka..?" tanya Winda penasaran, kali ini dia berboncengan dengan Natasya.


" gak tau..?!" jawab ku bingung dan celingak-celinguk mencari motor temanku yang tidak ada pasangan nya.


" sama Roby lah..!!" seru salah satu temanku sambil melihat ke arah Roby yang naik motor sport merk keluaran pabrikan Italia.


" gak ahh...!!"


" mending aku panggil ojek online..!" sambung ku sedikit kesal. dengan sok cool nya Roby memajukan motor dan parkir tepat di depan ku.


" ayoo...?!" ajak Roby dengan suara ngebass yang terdengar berwibawa. dengan jaim aku malah membuang muka darinya, namun entah kenapa teman-teman ku malah mendukung sikap Roby kepada ku.


" ayolah Marischka..."


" gak boleh nolak rejeki lho ya..."


" Roby gak gigit kok..!!"


mereka pun kompak mendukung ku untuk naik di motor nya Roby, aku pun hanya mendengus kesal ke arah mereka yang tampak puas saat aku menerima ajakan Roby.


dasar kalian yaa...!!


dengan terpaksa aku berjalan ke motor Roby dan naik di belakang boncengan motornya. kulihat Natasya dan Winda tertawa cekikikan di samping ku, dengan menunjukkan jari telunjuk ku aku mengancam mereka berdua yang tertawa.


" ciieeeee....!!" seru mereka kompak. aku hanya tersenyum malu dan mengepalkan tangan ku ke mereka semua, tak ayal mereka pun malah tertawa melihat tingkah ku.


" sudah siap..??" tanya Roby dengan nada yang dingin.


" udah...!!" jawab ku sambil melihat ke punggung Roby.

__ADS_1


" kenapa belum pegang pinggang ku..?!" tanya Roby lagi. mendengar kata-kata Roby yang mulai melunjak, spontan emosi ku sedikit naik.


" apa maksudmu...??" tanyaku jengkel.


" gak...,gak apa-apa...!" jawab Roby dengan cepat, sepertinya dia tau jika aku sedikit jengkel karena kata-katanya.


" dasar...!!" seru ku sambil menepuk punggung Roby dengan keras. namun dia hanya diam saja dan bergaya sok cool.


tak selang berapa lama kami semua berjalan menuju ke mansion keluarga Kartika, tempat nya sedikit jauh dari sekolah kami. namun perjalanan menuju ke mansion ku terasa menyenangkan saat kami bercanda di atas motor masing-masing.


tak selang berapa saat, motor kami pun mendekati ke area mansion keluarga Kartika. mereka tidak sada jika tembok tinggi di samping kiri jalan yang mereka lewati adalah mansion tempat ku tinggal.


...* * *...


akhirnya kami semua sampai di pintu gerbang utama mansion keluarga Kartika. saat sampai di depan pintu gerbang, mereka semua tampak terkagum-kagum dengan besarnya gerbang besi yang menjadi pembatas jalan dan mansion keluarga kami.


" wuiihhh...!!"


" beneran ini Marischka...??" tanya mereka semua dengan terkagum-kagum.


" heem.." jawab ku sedikit malu-malu. aku pun berjalan ke penjaga pintu gerbang utama mansion keluarga.


dengan segera setelah mengetahui jika ada aku diantara teman-teman ku, dengan cepat petugas jaga itu membukakan pintu gerbang dengan elektrik.


aku berjalan kembali ke motor Roby dan segera naik keatas nya, kulihat mereka sedikit ragu, terkejut dan tidak percaya saat akan masuk ke mansion keluarga ku.


" ayolah...!!" ajak ku sambil memukul pelan pundak Roby. dengan segera dia berjalan masuk ke dalam halaman mansion keluarga Kartika.


cukup jauh untuk sampai di gedung utama mansion kami, rerumputan yang hijau terhampar indah di kiri dan kanan jalan setapak menuju gedung utama.


aku pun memutuskan untuk memarkir kan motor kami tepat di depan pintu masuk utama mansion. disana tuan Alfred sudah berdiri dan menyambut ku yang sudah turun dari motor Roby.


para pelayan lain membantu teman-teman ku untuk memarkirkan motor mereka supaya lebih rapi dan tertata. keraguan dan rasa hormat makin tampak saat teman-teman ku mengetahui kediaman yang ku tinggali


" istana nih Marischka...??" sambung mereka sambil melihat ke atas dan ada yang melihat halaman luas nan hijau terhampar dihadapan mereka.


" gila nih keluarga mu Marischka..." sambung Natasya sambil melihat serius ke arahku.


" berarti aku orang gila dong...!" jawab ku sambil bercanda yang berada di dekat tuan Alfred


tuan Alfred hanya tersenyum melihat kekaguman yang terpancar di wajah mereka. mereka pun tampak masih belum percaya dengan apa yang dilihatnya.

__ADS_1


" ayolah yookk..." ajak ku sambil melambai ke arah mereka semua.


" silahkan masuk nona-nona sekalian..!" ajak tuan Alfred ramah sambil membukakan pintu utama untuk kami masuk.


dengan dibimbing oleh asisten rumah tangga lainnya mereka segera menuju ke area kolam renang yang berada sebelah kanan gedung utama.


" sudah siap semuanya kan tuan Alfred..??" tanya ku ke tuan Alfred yang masih ada di belakang semuanya.


" semua yang anda minta sudah siap nona muda.." jawab tuan Alfred sambil tersenyum.


" sebelum anda berkumpul bersama, alangkah baiknya nona muda melihat beberapa dokumen yang ada terlebih dahulu..." sambung tuan Alfred sambil mempersilahkan ku untuk menuju ke tempat kerja ku terlebih dahulu.


" aku mengerti..." sambung ku sambil berjalan menuju ke tempat biasanya aku mengerjakan laporan tentang perusahaan kami.


dipandu oleh asisten rumah tangga keluarga Kartika lainnya, mereka pun berjalan menuju ke tempat yang telah dipersiapkan oleh tuan Alfred.


mereka pun dengan penuh kekaguman dan melihat kesana-kemari untuk sekedar mengagumi keindahan ruang yang mereka lewati.


akhirnya mereka pun sampai di kolam renang yang berada di sisi kanan gedung utama dan dekat dengan taman bunga keluarga kami. disana sudah siap chef keluarga yang biasanya membuatkan makanan untuk keluarga kami.


" silahkan menikmati sajian dari nona Kartika.." seru asisten rumah tangga mempersilahkan mereka untuk menikmati berbagai sajian yang sudah disiapkan tadi.


" Marischka mana...??" tanya Natasya penasaran sambil melihat kiri-kanan.


" nona muda masih ada urusan sebentar.." jawab asisten rumah tangga itu dengan ramah. mereka pun memahami situasi nya.


" okelah...!!"


" yook kita hajarr...!!" seru siswa perempuan yang tomboi sambil berjalan ke arah meja makanan yang disajikan sebelumnya.


walaupun terlihat sedikit ragu-ragu, akhirnya mereka pun mulai menikmati jamuan dariku. para cowok pun bermain di sekitar kolam renang.


mereka mulai menceburkan teman yang terlihat lengah, gelak tawa pun terdengar diantara mereka.


setelah aku selesai dengan urusan ku, dengan segera aku berjalan menuju ke tempat mereka berkumpul. mengenakan hotpants dan baju kemeja putih lengan panjang keluaran rumah mode dari Paris aku pun berjalan santai kesana.


penampilan yang casual dan elegan membuat ku semakin pede saat akan menemui mereka.


" gaess...!!!" seru ku ke arah teman-teman dari atas tangga. mereka sontak melihat ke arahku dan terlihat kagum dengan kecantikan dan aura dari ku.


# Author.

__ADS_1


_ to be continued


__ADS_2