Keluarga Kartika

Keluarga Kartika
it's shopping time..


__ADS_3

setelah nenek pergi dari pandangan ku, aku pun membereskan tas jinjing yang ku bawa tadi. segera setelah itu aku menuju ke kamar ku di lantai dua.


sambil memegang gawai aku berjalan menuju ke kamarku, ternyata notifikasi dari teman-teman sudah masuk dari tadi. mereka rata-rata menanyakan posisi ku sekarang.


setelah mereka tau jika sekarang aku ada di Singapura, dengan gercep mereka pun meminta oleh-oleh dari ku.


duh mereka nihh...


😑


awalnya aku ingin membeli sesuatu yang tidak terlalu merepotkan ku nanti, namun setelah aku mendapat 'ancaman' dari mereka mau tak mau aku harus blusukan ke pusat oleh-oleh yang khas dari negeri Merlion ini.


dengan segera aku mengangkat telpon dan meminta asisten rumah tangga untuk menemani ku belanja oleh-oleh di Bugis street, pusat oleh-oleh murah nya negeri Singapura.


aku pun meminta dipersiapkan mobil untuk berangkat ke sana, tak lupa sebelum berangkat aku memutuskan untuk berganti baju dulu dan membersihkan badan ku dahulu.


" nenek...!!!" sahut ku dari balik pintu kamar beliau.


" iya honey...?!" balas nenek dari balik pintu kamarnya.


" boleh aku masukk..??" tanya ku sambil menempelkan telinga ku dari balik pintu kamar beliau.


" masuk aja sayang...!" seru nenek lagi. dengan pelan aku membuka pintu kamar beliau, ku perhatikan beliau sedang membaca buku di dekat jendela meja kerja beliau.


" nenek sedang apaa...??" tanyaku penasaran sambil memegang bahu beliau.


" hmmm..??" seru nenek sambil membalik lembaran kertas yang sedang beliau baca.


" buku apa itu neek..??" tanya ku sambil ikut melihat tajam ke arah buku yang beliau baca.


" buku tentang risalah keluarga Kartika sweet heart.." jawab nenek sambil memegang tangan ku yang tadi berada di pundak beliau.


" coba kau lihat..."


sambil tersenyum beliau mempersilahkan ku untuk duduk di samping nenek. aku pun mulai mengambil tempat di samping beliau dan mulai mengarahkan perhatian ku buku yang beliau baca.


" kamu mau baca sayang..??" tanya nenek sambil menggeser buku tadi supaya aku nyaman dalam membacanya.


" emang boleh..??" jawab ku antusias.


" tentu sayang...!" seru nenek sambil tersenyum dan mengelus rambut ku.


" terima kasih granny.."


" kalau begitu nanti akan saya baca ya..." seru ku sambil berdiri dan memegang buku yang dipinjamkan oleh nenek ku.


" mau kemana sweet heart..??" tanya nenek sambil melihat ku yang berada tepat disamping beliau.


" aku ijin mau shopping dulu neekk...?!" seru ku sambil tersenyum dan memeluk buku pinjaman dari nenek.


" shopping...??" tanya nenek penasaran.

__ADS_1


" iyaa...!"


" teman-teman minta buah tangan dari ku nek..." jawab ku sambil melihat ke arah nenek dan sudah dekat dengan pintu keluar kantor nenek.


" begitu...??"


" kalau begitu hati-hati ya sayang..." seru nenek sambil tersenyum manis ke arahku.


" oke neekk..." jawab ku sambil membentuk tanda "Ok" dengan kedua jariku. tak lupa senyuman manis yang menjadi ciri khas ku tersemat untuk beliau.


setelah menutup pintu kamar nenek, aku pun mulai berjalan menuju kamar ku. disana aku segera meletakkan buku dari nenek dan mencari gawai milik ku.


dengan segera aku membuka chat dari teman-teman kelas ku, tenyata mereka tengah sibuk untuk meminta berbagai macam buah tangan dari ku, terutama Winda dan Natasya.


sialan mereka...


merepotkan saja...


😑


dengan segera aku berjalan keluar menuju ke lantai satu dan menemui sopir kami untuk sekedar mengantarkan ku ke tempat yang telah dijanjikan tadi.


" sudah siap nona muda..??" tanya sang sopir sambil tersenyum manis di dekat pintu masuk rumah keluarga kami.


" tentu tuan...!" seruku sambil membalas senyuman dari beliau. kali ini aku mengenakan pakaian kasual untuk memudahkan pergerakan ku di sana.


" mari nona..." sambung beliau sambil berjalan ke arah pintu mobil yang telah terparkir rapi di halaman depan. dengan segera beliau membukakan pintu mobil dan mempersilahkan ku untuk masuk.


" terima kasih tuan..." seru ku sambil masuk ke dalam mobil baby Benz hitam. segera setelah aku masuk body guard dan sopir yang akan menemani ku masuk di tempat nya masing-masing.


" baik nona muda..!" seru sopir dan body guard dengan cepat.


dengan segera mobil meninggalkan rumah kami dan menyusuri jalanan padat khas metropolitan. jalanan padat segera menyambut kami, deretan traffic light membuat jalan mobil kami terasa pelan dan santai.


sambil menuju ke pusat perbelanjaan aku pun memainkan gawai ku dan melihat kembali daftar pesanan mereka satu persatu. ku catat lagi pesanan ke dalam nota kecil yang selalu ku bawa, hal itu supaya aku tidak bolak balik lagi melihat gawai yang ada di kantong celana ku.


...* * *...


mobil sudah sampai di tempat yang telah dijanjikan tadi, Bugis street salah pusat oleh-oleh yang recommended di negeri Merlion. selain harganya yang kompetitif, kualitas pun tidak terlalu mengecewakan.


" tuan biar saya masuk sendiri aja kedalam..!" seru ku sambil memasukkan nota kecil ke dalam tas punggung ku. kulihat mereka berdua sedikit terkejut dengan permintaan ku.


" maaf nona muda...!!"


" tapi keselamatan nona sudah jadi prioritas kami...!" seru mereka dengan cepat dan penuh kekhawatiran.


sebenarnya aku memahami peran ku sebagai pewaris tunggal dari keluarga Kartika, namun aku pun berharap untuk kali ini saja aku bisa berjalan sendiri tanpa didampingi oleh body guard.


" tuan....!!"


" saya paham tugas tuan, tapi saya berharap untuk kali ini saja biarkan saya berjalan sendiri.." sambung ku sambil melihat keduanya. tentu ekspresi mereka menolak dengan tegas, namun entah kenapa mereka pun seperti mengerti apa yang kurasakan.

__ADS_1


" so..??" tanyaku dengan sedikit memaksa.


" kami harus tetap ikuti SOP nona muda..." jawab sang body guard dengan ramah dan penuh ketegasan.


" oke..., never mind..!!"


" dengan syarat kalian berdua harus sedikit jaga jarak dari ku.." seruku dengan nada sedikit kesal karena rencana ku untuk jalan-jalan sendiri buyar.


" tapi nona--.."


" no reason again...!!" seru ku dengan tatapan mata tajam.


" aku gak mau nanti dibilang diajak sugar daddy atau apa kek...!!" sambung ku dengan sedikit jengkel. akhirnya nya mereka pun memahami situasi ku dan berjanji untuk tidak terlalu dekat dengan ku.


segera setelah ngomel-ngomel ke mereka berdua, aku pun segera turun dari mobil dan celingak-celinguk mencari pintu masuk pusat perbelanjaan itu.


" nona...!?"


" tunggu kami...!!" seru body guard itu dengan nada yang sedikit tinggi, dengan cepat aku memelototi body guard itu supaya lebih tenang.


"iyaaa...!!!"


" gak usah menarik perhatian..!!" seruku sambil meletakkan jari telunjuk di mulutku sebagai tanda untuk tetap diam.


" aku pergi dulu ya pak...!!" seru body guard itu dengan cepat ke sopir yang masih duduk di kursi pengemudi.


setelah selesai aku pun berjalan menuju ke pintu masuk pusat perbelanjaan itu, sang body guard itu berada dua langkah di belakang ku, aku juga meminta dia agar tidak terlalu dekat denganku.


akhirnya kami berdua sudah masuk di pusat perbelanjaan itu, banyak oleh-oleh yang menarik dengan harga yang terjangkau. mereka pun dengan giat menawarkan berbagai macam jenis souvernir yang beragam.


" bajunya nona..!!"


" silahkan cece..!!"


😑


emang seperti Chinese ya tampang ku...


" mampir kaaak...!!"


tampak beberapa toko baju yang terdapat model tulisan " i love SG" yang biasanya dipakai untuk sekedar pamer di media sosial.


mampir bentar ah..


" silahkan kaak..!!" sapa pegawai toko dengan ramah.


" bajunya berapaan kak..??" tanyaku sambil menunjuk baju yang ada di dalam toko.


" lima belas dollar kaak..!!" jawab pegawai itu dengan ramah. aku pun terdiam sejenak, sebenarnya aku tidak ingin menawar harga baju, namun sebagai orang Indonesia yang cinta tawar menawar, maka akan ku tunjukkan skil tawar menawar ku.


😄

__ADS_1


# Author.


_to be continued


__ADS_2