Keluarga Kartika

Keluarga Kartika
Yang kalah juga puas


__ADS_3

pada kali ini aku yang memulai games pertama dari best of five dengan baik. lagi-lagi pengalaman asisten Liu yang lebih baik dariku, membuat ku kesulitan untuk membalikkan keadaan.


kini tinggal menunggu momentum ku saja untuk bisa mengejar ketertinggalannya poin dari asisten Liu.


" aku harus bisa...!" seruku sambil fokus menerima servis asisten Liu.


bunyi bola pingpong yang memantul di meja membuat aku semakin bernafsu mengalahkan asisten Liu. namun pancingan dari asisten Liu membuat ku beberapa kali harus berjibaku menerima smash darinya.


pada game pertama kali ini aku lagi-lagi menyerah dengan poin yang tidak terlalu jauh. namun bagiku poin itu seakan menjadi jurang yang dalam antara kami.


hufftt...


" susahnya game kali ini..." keluh ku ke Natasya yang masih setia mendampingi.


" pukulan nya susah ditebak..." seruku lagi sambil meminum air isotonik yang Natasya bawakan.


" kulihat tadi kamu terbawa arus permainan asisten mu Marischka..!?" sambung Natasya dengan menerima botol air isotonik dariku.


" maksudnya..?!" jawab ku heran, kali ini aku membersihkan keringat di wajah dengan handuk yang dibawa Natasya.


" iyaa..."


" terlihat tadi kamu terbawa permainan cepat asisten mu..." seru Natasya sambil berdiri dihadapan ku.


" harusnya kamu bisa lebih menahan permainannya dan membalasnya dengan permainan net mu yang mematikan..." sambung Natasya lagi.


kali ini perkataan Natasya membuat ku sedikit terkejut, dan berhasil membuat ku berfikir lagi.


" benar juga..?!" seruku sambil tersenyum manis ke arah Natasya.


" aku yakin kamu bisa Marischka..!" seru Natasya sambil menerima handukku.


" oke..., aku balas semuanya...!!" seruku sambil kembali berjalan ke arah meja pertandingan. sebelum mulai perbaiki wristband yang ku kenakan.


hufftt...


stay focus Marischka...


terlihat disisi lain, asisten Liu mulai tersenyum seakan mengejek ku. namun entah kenapa game kali ini aku malah jadi lebih fokus, aku tidak mau mengulang lagi kesalahan yang sama di game pertama.


game kedua pun di mulai, kali ini servis ku dengan mudah dikembalikan nya. namun dengan teknik yang tidak diduga asisten Liu, kali ini dia mulai kesulitan menyerang balik.


angin permainan pun mulai berhembus ke arah ku, kali ini pundi-pundi poin dengan mudah mulai kudapatkan. namun entah kenapa ada yang disembunyikan asisten Liu kali ini, seakan dia menahan diri dulu untuk membalikkan keadaan.


" stay focus Marischka...!!!" seru Natasya yang berada di bangku dekat panitia. teriakan Natasya membuat ku tetap menjaga fokus permainan.


lagi-lagi asisten Liu membuat poin-poin mudah untuk ku, apalagi kali ini dia juga sering membuat kesalahan yang elementer.


" kau ngepor kah Liu..?!" seru ku sedikit memprovokasi asisten Liu sambil memainkan bola pingpong sebelum servis.

__ADS_1


" hehehe..." seru asisten Liu yang kali ini lebih fokus, ternyata kata-kata ku gagal membuat asisten Liu terprovokasi.


di game point kali ini aku dengan mudah memenangkan pertandingan. namun entah kenapa, aku merasa jika asisten Liu pada game kali ini menahan diri untuk memenangkan pertandingan.


" Alhamdulillah..." seru Natasya sambil memberikan air isotonik ke padaku. aku hanya mengangguk saja dan tampak tidak terlalu puas.


dengan segera aku meminum air isotonik yang ku pegang, Natasya pun memberikan handuk kering kepadaku.


" gimana..??" tanya Natasya sambil memberikan handuk nya.


" sepertinya dia menahan diri Nat..!" seru ku sambil melihat ke arah asisten Liu yang sedang meminum air isotonik nya.


" tenang..."


" kau harus tetap fokus saja dan do the best..!!" seru Natasya dengan semangat. aku pun hanya menaikkan alis mata sebagai tanda setuju.


" duduk dulu Marischka..!!"


" sambil kamu renggangkan otot kakimu dulu..." seru Natasya sambil mempersilahkan ku untuk duduk disampingnya. aku pun hanya mengangguk saja.


sebentar saja aku istirahat, game ketiga segera dimulai. lagi-lagi asisten Liu terlihat tenang dan tetap fokus.


" do the best Marischka..!!" seru Natasya dengan semangat.


game ketiga pun segera dimulai, kali ini permainan asisten Liu sangat agresif. kecepatan permainannya susah untuk ku imbangi, pukulannya pun makin tajam sehingga aku sangat kewalahan menghadapi asisten Liu.


huuufftt..,


susahnya...!!


lagi-lagi asisten Liu memperhatikan jika jurang kualitas permainan kami sungguh lebar.


" control the game Marischka...!!" seru Natasya khawatir. teriakan semangat Natasya membuat ku mulai lambat laun memperbaiki ritme permainan yang tadinya jelek.


poinku yang tadinya tertinggal cukup jauh, kini sedikit demi sedikit mulai mendekati poin asisten Liu. namun lagi-lagi asisten Liu mendapatkan momentum nya untuk mengakhiri perlawanan ku. game ketiga menjadi kemenangan nya.


" susah Nat...!!" seruku sambil melihat ke arah Natasya.


Natasya yang melihat ke arahku menjadi sedikit iba, mungkin baginya aku terlalu berusaha dalam memenangkan pertandingan final ini.


" kalah pun gak apa-apa Marischka..." seru Natasya sedikit lemas. aku yang mendengar kata-kata Natasya yang terdengar lemas dan pasrah, justru membuat ku sedikit jengkel.


" kau kenapa...??" seru ku sedikit jengkel.


" gak..., gak apa-apa Marischka..." seru Natasya dengan sedikit canggung. aku pun mengembalikan handuk kering ku ke Natasya.


" tenang saja Nat..."


" game kali ini akan menjadi milik ku...!" seruku semangat sambil membawa bet tenis mejaku masuk ke arena pertandingan.

__ADS_1


game keempat dimulai, kali ini aku memulai pertandingan dengan agresif. pukulan ku yang biasanya selalu melenceng kesana kemari kini mulai membaik dan membuat asisten Liu kesulitan.


permainan net yang cepat sambil dengan pukulan mematikan dari ku membuat asisten Liu benar-benar kesulitan. dengan cepat aku langsung tancap gas, sehingga membuat poin kami terpaut jauh.


game keempat kali ini ku menangkan dengan mudah. kali ini aku cukup puas dengan hasil nya, apalagi entah kerasukan dari mana pukulan ku sulit dibendung asisten Liu.


" fiuuuhhh...!!" seru ku lega sambil menerima lagi air isotonik dari Natasya.


" tinggal satu game lagi Marischka..!!" seru Natasya dengan antusias. kali ini angin permainan berhembus kepada ku, dengan keyakinan penuh aku siap menghadapi asisten Liu di match penentuan.


Natasya pun ikut tegang dibuat nya, apalagi kalau game nya intens dan penuh tekanan. aku mulai berjalan ke meja pertandingan kami, asisten Liu pun tampak begitu siap dalam menghadapi ku kali ini.


" kemenangan akan ku dapat nona.." seru asisten Liu dengan tatapan tajam dan mengintimidasi.


game penentuan pun dimulai, segera setelah servis asisten Liu dipukul kepadaku. aku pun berusaha membuat bola-bola sulit supaya asisten Liu sulit berkembang permainannya.


perolehan poin saling kejar antara kami berdua, bisa dikatakan jika game kali ini kami berdua seimbang. baik dari segi teknik maupun pukulan, namun ada satu faktor pembeda antara aku dan asisten Liu. yaitu pengalaman.


lagi dan lagi poin yang tadinya ketat, lambat laun menjauh dengan sendirinya. asisten Liu benar-benar memanfaatkan pengalaman nya dalam menghadapi ku.


tinggal tiga poin lagi yang menjadi pembeda diantara kami, aku pun seakan sudah kehabisan akal harus menghadapi asisten Liu, seperti sudah stagnan permainan ku.


" stay focus Marischka...!!" seru Natasya sambil berteriak cukup kencang dan khawatir.


yaaa...


aku hanya perlu fokus mengembalikan bola dari asisten Liu...


smash terakhir dari asisten Liu menghujam cukup keras, namun tidak berhasil masuk di bidang permainan ku.


yeeesshhh..


kali ini giliran ku menyerang asisten Liu...


aku mulai menunjukkan performa yang lebih baik lagi, akhirnya poinku bisa menyamai perolehan dari asisten Liu. sehingga penentuan pemenang kami berdua harus dilanjutkan dengan deuce.


setelah berturut-turut asisten Liu membuat kesalahan yang sama, akhirnya aku pun menuntaskan perlawanan di final dengan asisten Liu.


yeessss...!!!!


dengan lepas dan senang aku teriak sekuat mungkin, Natasya pun menghampiri ku serta memeluk ku dengan antusias dan dengan gembira.


aku pun jadi pemenang lomba tenis meja perempuan di festival class meeting tahun ini.


yoshhhaaaa..!!!


# Author


_ to be continued

__ADS_1


__ADS_2