
kami berdua pun kembali berjalan menuju ke gedung olahraga tempat pertandingan penyisihan basket dimulai.
kali ini Natasya pun menjadi bagian dari team basket kelas kami. dia cukup antusias dalam mengikuti game kali ini. kemampuan basket nya sudah cukup bagus, walaupun tidak terlalu baik seperti siswa yang ikut ekstrakurikuler.
" yakin bisa menang kali ini Nat..??" tanyaku basa-basi sambil jalan menuju ke tempat pertandingan dilangsungkan.
" yakin dong...!!"
" harus optimis bisa menang.." seru Natasya dengan antusias. aku pun tersenyum melihat tingkah Natasya yang berada pada keyakinan yang tinggi.
" good..." seruku sambil tersenyum melihat ke arah Natasya.
kami berdua pun mulai sampai ke gedung olahraga yang sudah ramai lagi dengan siswa yang bertanding maupun yang mendukung kelasnya.
" wuiihhh ramai juga ya..?!" seru Natasya. kami berdua mulai memasuki pintu masuk dan segera mencari tempat teman kelas ku berkumpul.
" mana yang lain..?" tanya Natasya sambil melihat ke arah tribun penonton di sisi kiri lapangan basket.
" NATASYA..!!" seru suara perempuan dari ujung sebelah pintu keluar gedung olahraga.
dengan cepat Natasya dan aku pun melihat ke arah suara perempuan itu berasal. ternyata disana sudah berkumpul semua teman sekelas kami, baik yang sekedar mendukung maupun pemain yang akan tampil.
" mereka sudah kumpul ternyata..." seru Natasya sambil mulai berjalan ke arah kumpulan teman-teman sekelas kami.
riuh suara penonton begitu terdengar saat pertandingan penyisihan basket cowok dimulai, ternyata team kelas Mario sedang bertanding. pantas kulihat ada Giselle dan seluruh gengnya di tribun.
" Giselle melihat mu Marischka..!!" bisik Natasya sambil melihat kearah ku.
" biarin..." seruku santai, aku terus berjalan menuju ke tempat teman-teman kelas ku berkumpul.
akhirnya kami berkumpul dengan teman-teman. dengan segera kami bercanda satu sama lain, apalagi Natasya yang memang berkarakter bebas dan ceria.
" dari mana saja kalian..?" seru salah satu teman cewek kami sambil melihat ke arah Natasya dan aku berdiri.
" kantin sekolah..." seru Natasya sambil mendorong tubuh temannya yang dan mengambil tempat di sana.
" wuih gak ajak-ajak..." seru salah satu teman kami yang lainnya.
" nanti lah..., kali menang ku traktir.." celetuk ku ke arah teman cewek yang ada di samping Natasya. dengan antusias teman cewek yang disampingnya Natasya melihat ke arahku.
" benerann nih...??" seru mereka cepat.
__ADS_1
" tentu lah...!!" seru Natasya dengan antusias dan penuh semangat.
" woii..., kalau menang nanti..."
" kita ditraktir boss Marischka..!!" seru salah satu teman sekelas ku yang memang terkenal agak tomboy dan sedikit bar-bar.
" benerann...??"
" oke.., kita pasti akan memenangkan gamenya..." seru teman-teman ku dengan antusias. aku pun tersenyum senang melihat antusias mereka.
kali ini aku melihat ada bangku kosong dibelakang Natasya dan mengambil tempat untuk ku duduk. aku pun mulai mempersiapkan diri untuk main basket, seragam kebesaran kelas kami pun kuambil dari dalam tas ku.
sambil mendengarkan mereka teman-teman ku bergosip, aku pun ikut melihat pertandingan kelas Mario yang masih dipertandingkan.
teriakan pendukung Mario begitu heboh dari sisi lain tribun yang sama. tulisan banner mereka bawa, drummer band mereka bawa, bahkan airhorn pun tak luput mereka bawa kedalam gedung olahraga kami.
suara airhorn pun nya membuat gedung olahraga jadi ramai seketika. sebenarnya kelas kami pun tak kalah ramai jika dibandingkan dengan mereka, namun itu semua sengaja kami simpan untuk pertandingan sebentar lagi.
" kita ganti baju dulu yukk...?!" ajak salah satu anggota tim basket kelas kami.
" ayolah.., ayok...!!" seru Natasya sambil melihat kearah kapten tim basket kelas kami. kapten pun mengijinkan untuk anggota team yang belum ganti seragam untuk segera mengganti seragamnya.
...* * *...
selesai berganti baju rombongan kami segera menu ke tempat tribun penonton yang menjadi home base pendukung kelas kami. lagi dan lagi, semua mata tertuju ke arahku yang sudah berganti dengan seragam basket kelas kami berwarna merah maroon.
" duh risih banget gak siihh...!?" seru ku sambil melihat ke arah tribun penonton.
" dah lah..., terima aja cantik.." seru Natasya sambil tersenyum. yang ternyata dia mendengar gumaman ku, dengan reflek aku pun menoleh ke arah Natasya dan memukul pahanya.
" uuhh..., dasar...!!"
pertandingan Mario masih berlangsung, kami pun berkumpul kembali di home base kami. aku duduk lagi di tempat semula, ternyata ada Roby yang sudah duduk tepat di belakang bangku ku.
" ngapain kamu duduk sini..??" tanyaku sedikit ketus sama Roby. perkataan ku yang ketus ke Roby membuat teman sekelas ku menoleh ke arah ku yang masih berdiri.
Roby hanya diam saja dan tidak merespon perkataan ku, lagi-lagi sikap sok cool nya mulai kambuh lagi. sebenarnya jarak antara bangku kami sedikit jauh, namun entah kenapa aku risih saja jika ada cowok ganjen itu di belakang ku.
setelah dia memperbaiki posisi duduknya aku pun mulai duduk di tempat yang sama tadi. kali ini mereka mulai fokus untuk menentukan strategi permainan menghadapi lawan kali ini.
kapten tim pun menentukan susunan pemain yang akan bertanding duluan, kebetulan ada delapan pemain perempuan yang terpilih sebagai perwakilan kelas 2 IPS2, termasuk aku di dalamnya.
__ADS_1
" yang penting kita fokus saja dulu.."
" tidak usah memikirkan final yang masih jauh di depan kita.." seru ku dengan serius, sambil diamini oleh semua anggota tim kami.
permainan kelas Mario pun sudah berakhir, sesuai dengan prediksi, tim kelas Mario begitu mendominasi pertandingan, seakan berat sebelah pertandingan tadi.
" pertandingan selanjutnya antara tim bola basket putri kelas 2 IPS2 melawan kelas 3 IPA1..."
" untuk kelas yang bertanding dimohon untuk mengambil tempat untuk pemanasan..."
sorak sorai suara gemuruh penonton dari kelas kami tidak kalah heboh dengan kelas Mario dan lainnya. dengan kompak mereka membuat koreografi layaknya di tribun pertandingan sepakbola.
team kami mulai turun ke lapangan basket, segera setelah itu kami berkumpul kembali dan mematangkan persiapan strategi kami. semua dengan kompak meregangkan otot yang terlihat kaku karena ini merupakan game pertama kami.
karena postur tubuh ku yang sedikit lebih tinggi dari teman sekelas, aku pun didapuk untuk menjadi center di jantung pertahanan kelas kami.
" okee..., fokus dulu gaeess...!!" seru kapten tim yang juga menjadi ketua di kelas kami.
priittt..!!!!
quarter pertama game kami pun dimulai, bola segera dilempar oleh guru olahraga sekolah kami. dengan segera aku melompat lebih tinggi dari lawanku, bola pun ku dapat dengan mudahnya.
" Marischka...!!" dengan segera aku mengoper bola ke kapten tim.
" yooo...., up..,up..,up....!!" seru kapten tim sambil mendribel bola basket, kapten tim memberikan instruksi untuk kami mencari posisi masing-masing.
dalam team kelas kami, ada tiga cewek yang terbilang jago dalam bermain basket. selain kapten dan aku, ada juga cewek tomboi yang permainannya cendrung keras dan bertenaga. selebihnya pemain yang bisa dikatakan cukup untuk membuat team kami menjadi unggulan.
serangan pertama pun dengan mudah membuahkan hasil yang maksimal, sekarang giliran kami yang defense.
" defense.., defense.., defense...!!!" teriak pendukung kelas kami dengan nyaring. kobaran semangat mereka membuat kami tetap fokus dan konsentrasi. serangan dari lawan kali ini mudah untuk kami patahkan, sebelum menyentuh garis pertahanan kami, Natasya dengan cerdiknya merebut bola dari leader team lawan.
dengan alley oop yang cantik, Natasya menuntaskan bola itu untuk masuk ke dalam ring lawan, dua poin untuk team kami.
" yeeeaaahhh.." seru Natasya sambil menepuk ke tanganku.
" stay focus girls..!!" seru kapten tim kami sambil memberi selamat ke Natasya dan kami semua.
# Author.
_ to be continued.
__ADS_1