
quarter pertama pun sudah berakhir dengan keunggulan poin yang terbilang jauh. permainan atraktif kami peragakan, bukan hanya mengandalkan kekuatan dan kemampuan. kami pun juga mengandalkan intelejensi segala hal yang kami punya.
" tetap fokus gaes...!!"
" ingat..! kita masih belum menang...!" seru kapten tim dengan tegas. sebelum quarter kedua dimulai, aku sama kapten tim diminta untuk istirahat dulu.
dia tau jika fisik ku tidak terlalu prima kali ini, mengingat sebelum basket aku sempat masuk final tenis meja dan menjadi juaranya. sebenarnya aku tidak terlalu keberatan dengan permintaan kapten tim, namun aku merasa kali ini masih sanggup untuk selesaikan tugasku sebagai center di tim basket kelas ku.
quarter kedua pun segera dimulai. kali ini kapten tim menjadi center untuk menggantikan sementara diriku. tanpa ada aku permainan pun sedikit imbang, lawan kami kali ini selain sudah senior, terdapat juga beberapa siswa yang ikut ekstrakurikuler bola basket.
" stay focus girls..!!" teriak ku kepada mereka supaya tetap fokus ke pertandingan. aku jadi gugup sendiri saat melihat teman ku berjuang, apalagi perolehan poin sudah makin mendekati perolehan poin kami.
lagi dan lagi, poin mereka sudah terpaut hanya satu bola atau lazim nya selisih poin cuma dua poin saja. perasaanku makin tidak karuan saja saat melihat permainan kami tidak berkembang.
priiittt...!!!
bunyi peluit terdengar keras, menandakan quarter kedua sudah berakhir. akhirnya poin lawan berhasil menyamai perolehan poin kelas kami.
" duh..., permainan kita gak berkembang girls..?! seru Natasya dengan sedikit ngos-ngosan. aku melihat beberapa pemain yang bermain di quarter kedua terlihat drop, baik itu mental maupun fisik mereka.
" kita balas poin-poin kita quarter selanjutnya..." seru kapten tim dengan optimis. nampak jelas motivasi teman sekelas kami jadi makin terbakar semangatnya setelah mendengar sari kapten.
" Marischka...!?" seru kapten tim sambil melihat ke arah ku.
" kamu main...!!" serunya sambil tersenyum melihat ku. dengan semangat aku mempersiapkan diri untuk menunjang penampilan dan performa ku.
priiittt...!!
peluit tanda quarter ketiga dimulai. kapten kami kembali ke posisi semula, aku pun mendapat tempat ku lagi di posisi center.
bola segera kami rebut setelah mereka gagal dalam menyerang, secepat kilat Natasya yang berhasil merebut bola kembali mencetak poin.
semenjak aku turun, permainan kami sudah seimbang. baik dalam menyerang maupun dalam hal bertahan.
" push.., push..., push..., girls...!!!" seru kapten tim dengan semangat. Natasya pun bermain lepas kali ini, duetnya dengan teman kami yang tomboi begitu merepotkan pertahanan lawan.
poin kami lagi-lagi menjauh dari poin lawan, walaupun sedikit lelah, namun semangat mereka benar-benar harus diacungi jempol.
priiittt...!!
__ADS_1
suara peluit panjang menandakan bahwa quarter ketiga telah usai, dengan raut muka puas teman-teman, akhirnya kami bisa menjauhkan lagi poin yang tadinya tersusul.
" good game girls..!!" seru kapten kami sambil duduk di bangku cadangan dan mengobrol satu sama lain.
kami bercanda satu sama lain, entah ada aja candaan yang membuat kami rileks sejenak.
" kamu istirahat dulu aja lah Win..!" seru Natasya sambil melihat ke arah kapten tim kami, kali ini Natasya mau kapten tim untuk istirahat saja dulu dan merubah taktik permainan ke mode defensif.
" oke..." jawab kapten langsung. mungkin dia tau batasan dari dirinya sendiri, sehingga kapten tim tidak pernah memaksakan kehendak.
" jadi nanti biar aku bantu pertahanan saja.." seru Natasya sambil meminum air isotonik yang sudah kami persiapkan.
" oke.., jadi nanti Natasya di posisi kiri Marischka saja.."
" jadi power forward..??" tanya Natasya sambil memberikan keringat nya dengan handuk.
" yupz..."
" kita lihat saja keefektifan nya nanti.." seru kapten tim dengan tegas. selain mengobrol kan pertandingan ternyata temanku yang lain berbincang tentang Roby yang akan main besok.
dasar artis..
" keep focus girls..!!" seru kapten dari pinggir lapangan basket.
permainan kali ini dimulai dengan tempo yang pelan, lawan kami kali ini terlihat kecapean. terlebih hanya beberapa orang saja yang aktif di pihak lawan, sehingga membuat permainan mereka tidak berkembang.
dengan tidak adanya perlawanan yang berarti dari lawan, dengan mudah tim kami mengobrak-abrik pertahanan tim lawan. perolehan poin pun semakin menjauh, kami juga berusaha menurunkan tempo permainan supaya fisik tetap terjaga.
priiittt...!!!
peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan pun terdengar jelas. team kelas kami berhasil menumbangkan team kelas tiga yang lumayan kuat.
" yeeeaaahhh.."
" good job girls..., good job...!!" seru kapten Winda sambil tersenyum senang ke arah kami. kami bertepuk tangan satu sama lain dan bercanda dengan sedikit gila karena telah memenangkan pertandingan kali ini.
kami pun berkumpul dan saling bercanda, apalagi Natasya mulai menggila dan sedikit lepas kontrol karena menjadi pusat perhatian kali ini.
gelak tawa pun tersaji di bangku cadangan team kami, tak lama kemudian kami dipersilahkan untuk pindah dari bangku cadangan karena akan ada team lain yang akan main.
__ADS_1
game selanjutnya mempertandingkan kelas asisten Liu melawan kelas 2 IPS 1. game yang layak untuk ditonton, apalagi sama-sama memiliki anggota tim inti klub basket sekolah.
" good game nona muda...!" seru asisten Liu yang telah berada dihadapan ku kali ini. tampak aura persaingan kami begitu terasa kali ini.
" owhh..., tentunya...!!" seruku sedikit memprovokasi asisten Liu. kali ini aku bertekad untuk tidak kalah oleh asisten Liu.
asisten Liu hanya tersenyum saja mendengar kata-kata ku, apalagi dia tau jika aku hanya mencoba untuk memprovokasi nya.
" jangan sampai kalah Liu...!!"
" ku tunggu kau di final nanti..!" seru ku sambil melihat ke arah asisten Liu yang kali ini sedang bersiap diri. dengan memberikan isyarat jempol tangannya asisten Liu tersenyum ke arahku.
siiippp...
aku tersenyum kembali melihat isyarat tangan asisten Liu. kami satu team berjalan beriringan ke home base pendukung kelas kami. kali ini kami disambut dengan hangat oleh teman-teman, ada Bu Jumiati yang notabene wali kelas kami dengan bangga mengucapkan selamat.
" selamat lho ya..!" seru Jumiati dengan bangga.
" yeeeaaahhh...!!" seru temanku yang agak tomboi tadi, Winda pun dengan bangga bercerita jika dirinya akan membimbing kami sampai ke final.
" ngomong-ngomong tadi ada yang mau traktir makan nih..." celetuk Natasya sambil memegang pundak ku. celetukan Natasya sontak saja membuat mereka antusias.
" ayo..!!" angguk ku dengan santai.
" asikk...!!" seru mereka senang. dengan kompak mereka mulai berdiri dan membereskan semua perlengkapan untuk mendukung kami.
rombongan kelas kami dan beberapa siswa dari kelas lain yang mendukung kami pun berjalan menuju ke kantin sekolah. layaknya gerombolan mafia kami bersama jalan menuju kantin sekolah.
siswa kelas yang lain pun kompak minggir saat kami lewat di depan mereka. aku sedikit berbincang dengan salah satu siswa cowok untuk meminta beli beberapa airhorn untuk pertandingan selanjutnya. biar pertandingan selanjutnya menjadi lebih seru dan ramai.
sesampainya di kantin sekolah, mereka segera mengambil tempat untuk duduk dan memesan beberapa makanan yang mereka suka.
" bossnya Marischka buk.." seru mereka kompak sambil melihat ke arahku yang ada diantara mereka.
" oke siiippp...!!" seruku sambil mengangkat jempol tangan kanan ku.
kantin yang tadinya sedikit sepi, kali ini kembali ramai dengan suara siswa yang saling bercanda satu sama lain. suasana yang sangat menyenangkan dan jarang terjadi saat aku berada di rumah.
# Author.
__ADS_1
_to be continued