Kisah Ratu Rubah

Kisah Ratu Rubah
S2. PART 14


__ADS_3

Jadey kembali ke kerajaan boneka dengan kepala yang hampir meledak karena permintaan mustahil dari wanita pemimpin organisasi itu.


Bahkan Jadey di permalukan karena memiliki IQ yang rendah padahal Jadey lah yang selalu membuat rencana yang selalu berhasil.


"Sialan gadis itu! Kalau bukan karena dia itu ada hubungannya dengan anggota ramalannya Si Hexilia itu mana mungkin aku datang meminta mu bergabung?! "Kesal Jadey yang terus menghentak hentak kan kakinya.


Hanabi datang menemui Jadey dengan raut wajah membunuhnya" datang ke ruangan ku, Hexilia mau berbicara pada mu" ujar Hanabi yang langsung pergi setelah menyampaikan pesan.


Jadey menghela nafas beratnya ia malas untuk menemui siapa pun tapi mau bagaimana lagi Hexilia pasti akan selalu menemuinya untuk membahas banyak masalah padanya.


Sesampainya di depan pintu ruangan Hanabi, Jadey menendang pintunya sampai hancur berkeping keping mengagetkan Hexilia yang berbalik menatap ke arah Jadey dengan Aurah membunuhnya.


"Ada masalah apa lagi? "Dingin Jadey.


Hexilia menepuk sofa di sebelahnya agar Jadey duduk di dekatnya.


Meski mengerti maksud Hexilia untuk menyuruhnya duduk Jadey lebih memilih untuk berdiri.


"Tidak perlu "dingin Jadey.


"Kau nampak kesal? "Ujar Hexilia menatap Jadey yang mengepal tangannya kuat berusaha menahan amarah yang hampir meledak.


"Katakan masalah mu, aku masih ada kerjaan "kesal Jadey.


"Bagaimana dengn ramuan yang kusuruh kau membuatnya? "Ujar Hexilia.

__ADS_1


"Sudah selesai" balas Jadey.


"Tidak lama lagi Zilian akan mendapatkan masalah, kalian sendiri tahu masalah yang ku maksud kan? "Tanya Jadey yang tampak ragu ragu.


Jadey mendekati Hexilia dan mencengkram kerah baju Hexilia dengan sangat kuat.


"Kau bilang mereka tidak dapat di pisahkan kenapa malah mau memisahkannya sekarang? Kau mau membuat Zilian mati perlahan lahan hah? "Emosi Jadey.


Hexilia tersenyum perlahan lahan lalu tertawa keras, Jadey yang tidak tahan lagi langsung memukul kepala Hexilia dengan kekuatan maksimal untung saja Hanabi melerai mereka agar tidak terjadi kerusuhan antara mereka.


"Hexilia kau sangat berlebihan, oh iya hanya sekedar mengingatkan aku berada di atas mu" ujar Hanabi dengan nada datarnya.


"Lepaskan aku! "Jadey memberontak dari pertahanan Hanabi yang menatapnya dengan tatapan kosong.


"Ck! Katakan yang sebenarnya Hexilia, apa tujuan kita yang sebenarnya? "Ujar Hanabi mendekati Hexilia.


"Kalian pasti sudah merasakan aurah iblis di dalam diri para manusia itu kan? Aku sudah meramal kedatangan malapetaka dan beberapa masalah yang sulit kita hadapi untuk kedepannya" ujar Hexilia panjang lebar.


"Lalu bagaimana dengan Zilian? "Tanya Hanabi mulai tertarik.


"Ramuan yang di buat Jadey adalah jawabannya, aku merasakan aurah iblis dari tubuh Rafaela, awalnya memang menganggapnya biasa biasa saja tapi aku mulai mengerti kalau manusia tidak akan bisa berhubungan dengan kita kecuali jiwa mereka salah satu dari bagian kekuatan yang berlebihan dari kita "ujar Hexilia.


Jadey kaget ia baru menyadari kalau Rafaela itu memiliki hal yang tidak di miliki oleh manusia biasa. Jadey memberontak agar Hanabi melepaskannya.


Merasa Jadey mulai menerima perkataan Hexilia ia pun melepaskan pertahanannya.

__ADS_1


"Apa yang kau katakan benar, jadi bagaimana bisa Zilian dan Rafaela akan saling berjauhan? " tanya Jadey serius.


"Jika tidak salah bukankah itu dari iblis? Tidak tahu kejadiannya bagaimana" jawab Hexilia.


"Kalau begitu bagaimana kalau kita mengawasi mereka? "Usul Jadey.


"Bodoh! kau tahu sendiri jika mereka berjauhan itu akan memicu kemungkinan keberhasilan kekuatan gabungan Zilian, kekuatannya begitu besar, jika kita berada di sekitarnya maka kita akan terkena efek khusus" ujar Hexilia.


"Aku pusing, kalian bilang waktu dulu jangan sampai mereka terpisahkan atau berjauhan sekarang malah mau menjauhkan mereka berdua? "Pusing Jadey.


"Mau bagaimana lagi? Memang inilah yang harus kita lakukan sesuai dengan situasi yang kita hadapi, awalnya sih gitu tapi sekarang itu tidak memungkin kan" ujar Hexilia berdiri.


"Aku akan memikirkan masalah ini, besok aku akan melihat perkembangan mereka dari sin, oh iya kau tahu tidak tuan dari gadis pemimpin asosiasi perguruan samurai? "Tanya Jadey yang tiba tiba mengingat permintaan gadis yang membuatnya emosi.


"Tidak"balas Hexilia.


Hexilia membuat portal kembali ke kediaman beliard, sebelum ia benar benar menghilang Hexilia menatap Jadey.


"Yang penting ada hubungannya dengan kejadian ini"


Hexilia pun menghilang dari pandangan Jadey dan Hanabi. Kembali ke aktivitas biasa yang sering mereka lakukan di ruangan pribadi mereka.


Jadey kembali menghela nafas kesal karena informasi dari Hexilia tadi.


"Bisakah anak itu mengatakannya dengan jelas!? "Ujar Jadey mengacak acak rambutnya saking kesalnya.

__ADS_1


"Tunggu hari esok aku akan menyelesaikan teka teki mereka dan juga mulai mencari tahu siapa sebenarnya tuan gadis pembuat darah tinggi itu"batin Jadey.


Berlanjuttt.....


__ADS_2