Kisah Ratu Rubah

Kisah Ratu Rubah
PART 7 :RAHASIA YANG SEBENARNYA


__ADS_3

ke esokkan harinya Medeia meninggalkan istana dan pergi dengan arah yang di katakan orang misterius.


"Yang benar saja apa yang kau sembunyikan? Mau kau bawa kemana kami sekarang hah Medeia? jelaskan sekarang juga! "kesal Meisya.


"kalau kau masih menentang dan tidak mau menurut lebih baik kau ku pulang kan saja"ujar Medeia.


"Apa? apa apaan ini? Apa maksud mu Medeia? Apa kau menyembunyikan hal lain kita ini teman dari awal kenapa kau masih tidak ingin mempercayai orang sekitar mu? "ujar Meisya matanya sudah berkaca kaca ia tidak mau Medeia membahayakan dirinya sendiri.


"Eva kirim Meisya kembali, ini perintah"ujar Medeia melanjutkan perjalanannya.


"Kau berani beranknya kau apa kau tidak melihat tali persahabatan kita hah Medeia? "tegas Meisya.


"Ughhhhh"


"Diam berhentilah melawan semakin kau melawan kau akan merasa lebih sakit dari ini"ancam Medeia.


"Kau bukan Medeia, pasti bukan medeia yang ku kenal dia menyayangi keluarganya tidak pernah melakukan hal keji seperti ini kecuali pada musuhnya"sarkas Meisya.


"Apanya yang bukan meisya? Ini aku medeia sahabat mu aku tidak ingin membahaya kan nyawa mu makannya kau lebih baik kembali saja"ujar Medeia memperlonggar ikatan yang melilit tubuh Meisya.


"lagian kau tidak cocok berada di dunia manusia terlalu lama kau k sendiri kalau kau berada di sini kan? "Ujar Medeia berusaha meyakinkan.


"percuma melawan baik tapi jika kau membutuhkan bantuan ku gunakan tanda ini jangan sampai kau kenapa napa Eva kau juga"ujar Meisya.


"terima kasih kembalilah jangan terlalu khawatir percayakan semuanya pada kami"ujar medeia.


"soal klan mu biar aku yang urus"ujar Meisya menyombongkan diri.


"Hihihihi terserah Eva tutup portalnya sekarang"perintah Medeia.


"Baik yang mulia"


Eva menutuo pintu portal kemudian melanjutkan perjalanannya Medeia sengaja meninggal kan mobilnya dan membuangnya di jurang ia memilih melompati bangunan dari pada menaiki mobil.


"jadi ini mau kemana yang mulia? "ujar Eva penasaran.


"Markas organisasi misterius itu"ujar Medeia tersenyum.


"untuk apa anda ke sana bukannya.... "ucapan Eva terpotong karena Medeia langsung menyela.


"jangan khawatir ini sudah ku pikir kan sejak kemarin malam ini menguntung kan untuk ku hihihihi"ujar Medeia meyakin kan.


"kalau anda sudah memutus kan saya hanya bisa melaksanakan perintah anda dengan baik"ujar Eva.


"benar "ujar Medeia.


.


.


.


.


.


.


.


.


sesampainya di markas organisasi Medeia di sambut dengan hangat oleh anggota mereka orang misterius itu pun membuka jubahnya.


"huh panas sekali hah selamat datang di organisasi V. O kami akan membawa mu langsung ke ruangan rapat agengsi kami di sana kami akan memberi tahu segalanya yang kami tahu termaksud tujuan awal kami"ujarnya.


"terserah jangan lupa bawa juga cemilan aku ingin makan saat kalian menjelaskan nantinya"ujar Medeia acuh tak acuh.


"Baik terserah kau saja"pasrahnya.


Ruangan lab


Medeia memasuki ruangan yang berbeda dari ruangan lainnya ia memasukinya dengan santai dan melihat beberapa kelompok kecil yang hanya terdiri dari empat orang saja.


"Maaf terlambat tadi ada kendala"ujarnya.


"dasar kau ini tidak tau waktu"kesal anggota lainnya.


"haish bagaimana kalau pengenalan dulu"ujar Medeia menyela dengan tatapan dinginnya.


"baik perkenalkan saya adalah Rikoyan"ujar Riko orang yang memata matai Medeia.


"Aku Rikayin kakak dari Riko mohon bantuannya"ramah Rika.


"Chaiden"ujar Chaiden tanpa basa basih.


"Earthan pemimpin organisasi ini dan Chaiden adalah wakil ku di sini"Earthan ramah.


"Medeia senang bertemu dengan kalian"ujar Medeia dingin.


"karena kau baru di sini aku akan menjelas kan tujuan dari organisasi mungkin setengahnya sudah di katakan dengan Riko saat ingin membawa mu kemari bukan? "Tanya Earthan mengintimindasi.


"Benar lanjutkan saja aku benci dengan basa basi seperti ini"ujar Medeia tajam.


"Baik, selain menghentikan penyakit yang baru ini kami memiliki beberapa saingan yang bertujuan berbanding terbalik dengan tujuan kami"

__ADS_1


"organisasi Crusheria adalah organisasi penghancur dengan tujuan menciptakan senjata yang berbahan dasar kan manusia dan juga yokai seperti mu"


"selain itu mereka juga mengumpulkan manusia yang memiliki kemampuan atau bakat yang alami untuk menghancur kan dunia ini dan membangunnya kembali dengan formasi yang sudah lama mereka rencanakan"ujar Earthan serius.


"kolam yang ada di istana inggris merupakan salah satu dari formasi itu di dalamnya ada beberapa mahkluk hidup yang akan mereka gunakan untuk membangun kembali dunia ini "ujar Rika.


"Lebih tepatnya menggunakan arwah mereka"ujar Riko.


"Benar saat ini mereka membuat rumor di dunia kalian untuk memancing kalian keluar dan datang ke dunia manusia untuk memburu manusia"ujar Earthan.


"jadi ini bukan ulah manusia tapi ulah dari organisasi Crusheria? "


"Benar benar keterlaluan sepertinya sudah cukup bagaimana dengan rencana kalian sekarang? "ujar Medeia.


"Soal rencananya chaiden yang akan menjelaskan"ujar Earthan.


"beberapa agem dari sini sudah berangkat ke lokasi lainnya tentu saja hanya mereka yang memiliki kemampuan yang cukup kuat yang bisa pergi karena keterbatasan dalam satu negara kami hanya mengirim lima sampai enam orang saja "


"sekarang tinggal dua negara lagi korea dan amerika yang tersisa aku tidal mengirim mereka ke sana karena dua negara ini tempat organisasi mereka menyebar luas penyakitnya"ujar Chaiden.


"mengerti jadi kapan kita akan berangkat? "ujar Medeia.


"untuk saat ini butuh kelompok yang harus ke sana lebih baik ketua yang memilih"serah Chaiden.


"menurut informasi yang ku ketahui salah satu dari anggota inti organisasi Crusheria manusia buatan mereka yang merupakan senjata penghancur mereka ada di negara korsel sekarang posisinya tidak dapat terdeteksi"ujar Earthan.


"boleh kah aku bertanya soal kemampuan kalian? "ujar Medeia memastikan.


"Baik mulai dari Riko dia bisa mengubah dirinya seperti hantu tidak terlihat dan tidak mudah di bunuh sedangkan Rika memiliki kekuatan mendeteksi musuh, menghacurkan beberapa kode apa pun serta pengumpul informasi"


"Benar, aku bisa menghindari musuh dengan baik Riko memang tidak bisa menggunakan kekuatannya tapi dia ahli dalam samurai sedangkan aku aku bisa menggunakan kemampuan bertarung ku aku bisa menghempas mereka yang menganggu ku"ujar Rika.


"Baik sekarang Chaiden dia satu satunya anggota kebangaan organisasi kami dia memiliki sayap dan kemampuan bertarungnya pun luar biasa dia bisa mengguna kan elemen es bukan hanya itu matanya bisa menganalisis serangan musuh dan melihat musuh dari kejauhan ber mil mil jauhnya"ujar Earthan senang.


"bagaimana soal kelompok dan jadwal perginya? "tanya Medeia.


"Baik sudah di putuskan karena korea lebih berbahaya dan batas kemampuan kalian terbatas maka Chaiden dan Medeia yang akan bertugas di sana"utus Earthan.


"apa? kau sudah gila membawa Chaiden ke sana sama saja menyerahkannya sebagai baham experimen organisasi ******** itu"kesal Riko.


"Benar aku juga tidak setuju"ujar Rika marah.


"apa masalahnya mati, hidup bahkan di manfaat kan tidak masalah bagi ku semuanya akan tetap sama musnah sudah ada di tangan masih masih"ujar Chaiden.


"kalian memanggil ku kemari sepertinya kalian sudah melupakan keberadaan ku ini"kesal Medeia.


"yah di tambah dengan kekuatan mu pasti tidak akan ada masalah besar yang terjadi, medeia kau juga harus melindungi Chaiden dengan baik"ujar Earthan mempercayakannya pada Medeia.


"tidak masalah selama aku bisa di sini aku juga harus membalas dend dua pihak"ujar Medeia percaya diri


"jangan terlalu percaya diri nona ingatlah untuk berhati hati jika sudah berhadapan dengan mereka kekuatannya sulit di prediksi"peringat Earthan pada Medeia.


"tenang saja "ujar Medeia.


"Eva kembalilah ke klan aku akan mengurus hal di sini percaya pada ku"ujar Medeia.


"maaf tapi di sini terlalu berbahaya saya akan selalu menjaga anda"ujar Eva bersikeras.


"baiklah, aduh yang benar saja ini tawaran terakhir kau lebih baik menunggu ku di sini saja lindungi tempat ini dengan baik jangan sampai ada yang lecet ingat itu"perintah Medeia.


"setidaknya tidak terlalu jauh dari anda"pasrah Eva.


"kami akan berpindah tempat lagi markasnya selanjutnya ada di indonesia semuanya sudah saatnya pergi ke markas teraman"perintah Earthan.


"Apa? ada berapa markas yang kalian diri kan? "tanya Medeia.


"Chaiden tolong kau jelaskan aku dan ketua akan membuka jalan menuju markas sekarang"perintah Rika.


"ada 25 markas karena mereka semakin meraja lela sekarang hanya tinggal 6 markas yang tersisa saat ini sekarang"ujar Chaiden dingin.


"Aku mengerti aku akan membantu kalian mempersiapkan jalur menuju markas lain"ujar Medeia.


"Akan ku tunjuk kan jalannya"ujar Chaiden berjalan duluan.


"sudahlah ayo jalan" ujar Eva menenang kan Medeia.


"baik sabar saja dulu"ujar mdeia mengelus elus dadanya.


Medeia menelusuri berbagai terowongan berteknologi canggih di setiap lorong ada banyak jebakan dam pasword untuk melewatinya juga harus dengan sidik jari orang tertentu saja seperti Chaiden, Rika, Riko dan Earthan sisanya adalah pasword untuk para anggota lainnya itu pun setiap hari di ganti dengan sistem otomatis.


setelah berjalan lama akhirnya Medeia sampai di suatu ruangan portal organisasi yang mereka akan gunakan bersama dengan anggota lainnya.


"dimana Riko dan Rika? "tanya Medeia.


"Mereka ku kirim lebih dulu untuk mengamankan anghota lainnya agar tidak dapat serangan dari organisasi Crusheria hingga akan aman untuk mereka lewati"ujar Earthan memperjelas.


"sepertinya memang sulit setelah aku sampai di indonesia aku akan menjalani aktivitas sehari hari ku di perusahaan bagaimana? "ujar Medeia.


"agak beresiko tapi ingat selalu lah waspada beberapa bulan ini mereka sepertinya mengincar mu"ujar Earthan mengingatkan.


"baik kalian tenang lah, ngomong ngomong kalian ini manusia atau apa sih? "tanya Medeia kebingungan.


"kami manusia tidak tau kekuatan ini berasal dari mana yang kami tau kekuatan ini hanya di miliki beberapa orang saja hanya segelincir kelompok orang yang bisa mengendalikan kekuatan seperti ini"


"kekuatan ini tidak tahu untuk apa dan memiliki tujuan seperti apa untuk saat ini orang seperti kami sulit untuk di temukan"ujar Earthan.

__ADS_1


"maaf menganggu anggota lainnya sudah berhasil sampai sekarnag giliran kita yang menyebrang"ujar Chaiden.


"baiklah setelah sampai di markas kau akan tau lebih banyak lagi medeia"ujar Earthan memasuki portal.


"kau masuklah terlebih dahulu"ujar Chaiden.


"akan kelamaan kalau aku duluan lebih baik kau dan aku amasuk saja bersamaan"ujar Medeia menarik lengan kekar Chaiden memasuki portal.


"gadis aneh"kelas Chaiden.


"Nona kali ini kau cukup berbeda loh"ejek Eva.


"aku tetap aku, bodoh"kesal Medeia.


"tutup mata mu"peringat Chaiden.


Medeia menutup matanya terasa tubuhnya di serang hawa panas dan dingin dan juga dia merasa dirinya terasa tercabik cabik pisau yang tajam.


setelah melewati portal akhirnya medeia sampai di dalam ruangan yang berkali kali lebih luas dari ruangan sebelumnya.


"uhuk aneh portal semacam apa itu? "Kesal Medeia.


"memangnya aku menyuruh mu masuk terlebih dahulu itu kenapa hah? "kesal Chaiden.


"kau yang salah kenapa tidak memberi tahu ku alasannya coba?!! "kesal Chaiden.


"menjelaskannya itu butuh waktu keburu portalnya ke tutup bodoh"marah Chaiden.


"Cerewet sudah tau kau yang salah duluan masih mau cari masalah dengan ku? heh bodoh mau istirahat"kesal Medeia berjalan pergi.


Medeia merasa pergelangan tangannya tertahan begitu erat "mau kemana kau wanita sialan"kesal Chaiden.


"lepaskan tangan ku"balas Medeia.


"jaga omongan mu wanita "kesal Chaiden.


"Yah terus kenapa hah? "Balas Medeia.


"ternyata kalian di sini kalian sudah......"


"Diam kau"ujar Medeia dan Chaiden bersamaan.


"Apa kata mu? ku beri kalian pekajaran berharga"kesal Rika mengeluarkan kekuatanya.


"berani menyakiti nona harus berlawanan dengan ku"halang Eva.


"wanita dari mana ini dasar kau wanita es batu"kesal Rika.


"berkacalah dulu lihat wajah mu yang mulai keriput gara gara marah terus siapa yang akan menyukai wanita seperti mu ini"balas Eva tak kalah pedasnya.


"huaaaaa kalian berdua sama saja sama sama menjengkel kan"marah Rika.


Di dalam markas


"Di mana mereka ini kenapa rika masih belum kembali jangan jangan ada yang bertarung? "ujar Earthan.


"Cepat bawa anggota pertahanan ke depan markas secepat mungkin"perintah Earthan.


"Baik ketua"ujar Riko.


Di luar markas


"semuanya bersiap untuk...... "


"pemandangan macam apa ini? "


"kau yang salah siapa suruh ingin menyakiti nona ku!!! "ketus Eva.


"Dia yang duluan mengejek ku siapa yang salah sekarang hah? "kesal Rika.


"kau itu yang salah kenapa tidak di jelaskan dari awal hah? "tegas Medeia.


"Yang benar saja kau ini mengulangi kalimat yang sama sebanyak 59 kali kau ini mau Kau ini mau menyangkal yah"kesal Chaiden.


"yang salah tetap kau tahu mana ada laki laki seperti mu yang sama sekali tidak menghargai wanita seprti ku"ketus Medeia.


"Apa kau bilang menghargai? kau itu tidak pantas di hargai tau wanita galak seperti mu ini mana ada yang mau menghargai mu"ujar Chaiden dengan nada mengejek.


"KALIAN DI HUKUM MENJALANKAN TUGAS BESOK TIDAK ADA TAPI TAPIAN TITIK!!! "perintah Earthan.


"Apa?"kaget mereka.


"Hahahaha coba lihat wajah konyo kalian lucu benar benar lucu"tawa Riko.


"berisik kau juga ikut menjalankan tugas besok"tegas Earthan.


"yang benar saja mereka yang melakukan kesalahan aku juga yang ke getahnya ini mah nggak adil"kesal Riko.


"Mau menyangkal kau hah? "kesal Earthan menatap Riko dengan tatapan membunuh.


"sama sekali tidak berani ketua"posisi tegap menghormat.


"Bagus anak muda jaman sekarang memang penuh dengan bakat semangat yah"ujar Earthan masuk kembali ke markas.


"kalian semua kembali ke markas"perintah Earthan ke pengawal markas hingga akhirnya masuk ke dalam markas.

__ADS_1


__ADS_2