Majikanku Suamiku

Majikanku Suamiku
Episode 103


__ADS_3

Setelah beberapa menit mobil Rafi terparkir di depan rumah Alea,


Rafi memutari mobil membuka pintu untuk Alea,


''Al, aku mau bicara dengan om John, mungkin saja beliau tau sebenarnya apa yang terjadi,


Alea hanya mengangguk.


Alea dan Rafi masuk rumah beriringan.


Pak John yang sedang bersantai di ruang keluarga di kejutkan dengan dengan muka Rafi dan Alea yang tegang.


''Kalian, ada apa, sepertinya ada masalah?tanya pak John.


Sedangkan Rafi dan Alea saling berhadapan.


''Om, apa boleh Rafi duduk dulu, Rafi bertanya dengan sedikit pelan.


''Silahkan, ada apa, apa ada yang penting?


Rafi mengangguk,


''Apa om tau apa yang terjadi dengan Sarana grup?


Pak John mengangguk, ''Kenapa dengan perusahaan itu?


''Om tau siapa yang punya ,sebelum presdir sekarang?


pak John mengangguk lagi .


''Siapa Om?


''Dulu perusahaan itu punya pak Tresno ,dan setelah beliau meninggal di pegang putranya,


''Kalau soal namanya, om nggak tau, soalnya semenjak perusahaan itu bangkrut ,om nggak kerja sama lagi,


''Apa om tau kenapa perusahaan itu bangkrut?


Pak John mengangguk,


'' Kalah tender sama papa kamu,


Sebuah jawaban yang sangat jelas dan tepat mungkin bisa menjadi kunci akan semua masalah yang terjadi.


''Tapi setau om, papa kamu nggak mengambil alih, karena pak Doni tau itu perusahaan satu satunya pak Tresno, jadi pak Doni membiarkan perusahaan itu di ambil lagi,


''Maksud om,?


''Ya, SARANA grup tetap memjadi milik ahli waris pak Tresno ,meskipun itu sudah menjadi milik papa kamu,karena waktu itu pak Doni tau, kalau pak Tresno tidak mempunyai apa apa lagi selain perusahaan itu, dan harus membiayai anaknya di luar negeri,


''Tapi ,apa anak pak Tresno tau om, kalau papa mengembalikannya.


''Om juga nggak tau, karena waktu itu om juga nggak pernah lihat anak pak Tresno,


Ya ,sebuah kesalah pahaman yang kini sedang terjadi di antara Rafi dan Adit, masalah yang sebenarnya dari orang tua, justru menjadi boomerang untuk mereka,


Setelah mendengar penjelasan pak John. Rafi buru buru keluar dari rumah pak John,


Alea melihat kegelisahan Rafi pun mengikutinya dari belakang,


''Mas, kamu mau kemana? tanya Alea sambil mengejar Rafi yang berjalan setengah lari.

__ADS_1


''Aku mau jelaskan pada Adit, apa yang sebenarnya terjadi, dia sudah salah paham, nggak seharusnya dia melakukan ini pada kita .


''Tapi mas sedang emosi, lebih baik mas tenangkan diri dulu, baru kita ke sana.


''Nggak bisa Al, kita harus secepatnya kasih penjelasan supaya tidak berlarut.


''Kalau gitu aku ikut ''!!


'Jangan,aKu nggak mau kamu kenapa napa ?


''Kalau aku nggak boleh ikut, mas juga nggak boleh pergi !!


Rafi menghela nafas panjang dan mengangguk.


''Baiklah kamu boleh ikut !!


Rafi mengendarai mobilnya menuju Sarana grup, setelah sampai Rafi bertanya pada resepsionis,namun tak membuahkan hasil karena saat ini Adit tidak ada di kantor,


Rafi keluar dari kantor dan mengemudikan mobilnya kembali menuju rumah.


Lain hal dengan Nadia yang kini sedang merayakan hari kelulusannya menjadi sarjana .


''Sayang ,kamu mau kado apa dari mas? Tanya Rizal sambil memegang kedua tangan Nadia.


Nadia hanya tersenyum simpul mendengar kata Rizal.


''Mas aku nggak perlu kado, aku sudah punya semuanya, dan itu semua dari kamu ,jadi nggak ada lagi yang ingin aku gapai sekarang selain hidup bersamamu dan anak anak kita untuk selamanya,


''Tapi ini kan hari special untuk kamu sayang.


''Mas, setiap hari adalah hari special buat aku, selama kamu berada di sisiku, terima kasih sudah menjadi suamiku,


Mereka saling berpelukan,


Seperti dunia milik berdua,


Sang ibu yang melihat kemesraan Nadia dan Rizal pun merasa bersyukur, karena Tuhan telah memberikan kebahagiaan untuk putri semata wayang nya .


Tok... tok.. tok... suara ketukan pintu membuyarkan dua insan yang sedang bermesraan.


Sang Bibi membuka pintu dan ternyata Lilis dan Deny yang datang.


''Hai Lis, kak Deny masuk sini, Nadia menghampiri Lilis dan Deny.


''Selamat ya Nad, sekarang kamu sudah sarjana, aku ikut senang, akhirnya apa yang kamu cita citakan tercapai juga.,


''Iya Lis, ini semua juga berkat dukungan kamu juga, kamu yang selama ini menguatkan aku, selama aku lagi terpuruk, kamu juga yang selalu membaantu aku, saat aku dalam kesulitan, kamu memang sahabat aku yang sangat baik, aku nggak akan melupakan kebaikan kamu selama ini.


Semua berkumpul di ruang keluarga dan merayakan hari wisuda Nadia.


''Oh, iya Zal kak Rafi mana, kok nggak ke sini?tanya Deny


''Nah,itu yang mau aku tanyakan juga, tadi dia buru buru gitu pergi dari kampus, sama kak Alea, tapi aku nggak tau dia mau ke mana!!


Rafi yang tiba di halaman pun segera berlari setelah melihat mobil papa Doni yang sudah terparkir.


Tanpa basa basi Rafi langsung menghampiri kamar papa doni.


''Pa, Rafi mau bicara, sambil mengetuk pintu kamar papa Doni.


Sedangkan mama Widya yang sudah tidur tak mendengar,

__ADS_1


Papa Doni yang mendengar langsung keluar .


''Ada aPa raf, kok kelihatannya serius banget?


''Pa, aku ingin papa menjelaskan sebenarnya apa yang terjadi dengan Sarana grup?


Papa Doni yang mendengar pun langsung mengernyitkan dahinya.


''Memang kenapa, bukan kah perusahaan itu sudah jaya kembali,


''Bukan itu yang Rafi maksud pa?


''Terus,


''Pa, Adit sudah salah paham kepadaku, dia mengira papa yang membuat perusahaanya bangkrut, dan Adit mau balas dendam sama aku dan Alea,


''Jadi maksud kamu Adit itu yang pegang perusahaan Sarana grup sekarang?


Rafi mengangguk.


Jadi anaknya Tresno sudah salah paham, aku kan sudah menyerahkan semuanya dan aku juga tidak mengambil sedikit pun, meskipun itu hakku.


batin papa Doni.


Papa Doni hanya diam dan tak memberi penjelasan apa pun .


Sedangkan Alea hanya diam mendengar dua orang sedang berbicara.


''Mas, Pa ini kan udah malam aku mau pamit pulang,


Papa Doni mengangguk dan Rafi mengantarnya,


Setelah beberapa menit perjalanan, mereka di kejutkan dengan mobil yang menghadang.


Bahkan bukan hanya satu mobil, itu membuat Alea ketakutan dan mencengkeram tangan Rafi, karena jalan yang sangat sepi membuat Rafi semakin cemas.


''Mas, siapa mereka, aku takut?


''Kamu yang tenang, kita diam aja, selagi mereka tak melakukan kekerasan.


Beberapa orang dari mobil keluar dan menghampiri mobil Rafi, orang yang berbadan besar dan kekar dengan baju serba hitam serta topeng,


Mereka menggedor gedor pintu mobil Rafi,


Sedangkan Alea sedang dalam Mode takutnya, hanya merangkul lengan Rafi dan memejamkan matanya sambil menangis.


''Mas, aku takut, mereka mau ngapain?


''Sayang, kamu jangan takut aku ada di sini, aku akan sekuat tenaga untuk melindungi kamu,


Sedangkan dari luar hanya berteriak dan menggedor pintu dengan keras.


''Sayang ,kamu diam saja di mobil aku akan keluar untuk mememui mereka.


''Tapi mas, aku takut?Alea menangis


''Jangan takut ,semua akan baik baik saja, Rafi menenagkan.


Akhirnya Alea melepaskan lengan Rafi, dan kini Rafi keluar mobil karena keinginan preman tersebut,


''Apa mau kalian, kenapa kalian menghadang kami? Rafi dengan keberaniannya.

__ADS_1


__ADS_2