
Allah telah menciptakan manusia berpasang pasangan, seperti aku dan mas Rizal kini telah menjadi sepasang suami istri,
Aku berharap semoga tak akan terpisah selamanya, inilah yang memeng di inginkan kaum hawa, tidak ada kata pisah, dan tidak akan saling meninggalkan satu sama lain
Malam ini adalah malam pertama bagi kami,
Aku akan mempersiapkan diriku untuk suami
tercinta.
Aku dan mas Rizal berada di dalam kamar
''Mas, aku ke kamar mandi dulu ya ?
''Heem jangan lama lama.
''Sabar dong mas, kan masih lama waktunya.
Aku ke kamar mandi membersihkan diri untuk sholat Isya'
Sekalian ini adalah pertamaku Sholat ,tidur dan yang lain berdua dengan mas Rizal dan harus berbagi apapun dengannya.
Aku keluar dari kamar mandi dan kini gantian mas Rizal yang ke kamar mandi.
Setelah mas Rizal keluar kita pun Sholat berjamaah
''Akhirnya, malam ini kau akan menjadi milikku seutuhnya sayang,aku akan selalu mencintaimu jangan pernah ragukan aku, aku akan selalu dan selalu ada untukmu .
''Mas, aku percaya, bahwa kamu akan setia padaku dan nggak akan berpalimg dariku.
''Apa kamu sudah siap malam ini sayang? Mas Rizal sambil melepaskan mukenakau.
''Mas, apa kalau aku bilang belum apa mas mau menunggu
''Enggak, aku sudah ingin memakanmu sekarang .
''Heem, silahkan mas, aku milikmu mulai malam ini dan selamanya.
Mas Rizal langsung mencium bibirku mas Rizal mengangkatku ke atas ranjang kali ini dia akan melepaskan hasrat nya yang selama ini terpendam.
''Mas, apa ini akan sakit? kataku malu malu.
''Heem, tapi aku akan melakukannya dengan pelan sayang, percayalah jangan takut.
Aku hanya mengangguk.
Malam ini adalah malam yang bersejarah bagi kami ,benar saja mas Rizal melakukannya dengan sangat pelan denagan penuh kasih sayang dan kelembutan di dalam pergulatan kami ,di ruangan dingin tapi keringat membasahi tubuh kami, aku dan Mas Rizal saling melepaskan cinta kami berdua, dan semoga ini adalah awal dari perjalanan yang bahagia,
''Terima kasih sayang kamu telah menjaganya untukku, mas Rizal sambil mengecup keningku.
''Sama sama mas, ini semua sudah menjadi kewajibanku dan ini adalah hak mu sebagai suamiku ,Jadi kapan pun kamu menginginkannya aku akan siap untukmu
''Apa kamu mau lagi sekarang?
__ADS_1
''Mas, jangan bercanda masih sakit.
Mas Rizal malah tertawa mendengarku
Akhirnya aku dam mas Rizal tidur, kami saling memeluk,
Dan entah sampai ke dunia mana kami saling bermimpi.
Keesokan harinya, kami di bangunkan dengan suara Adzan kali ini aku membangunkan mas Rizal
''Mas, bangun sudah pagi shubuh, aku menggoyang goyangkan badannya.
Mas Rizal menggeliat dan malah memelukku
''Mas, ayolah nanti keburu kesiangan .
''Kasih morning kiss dulu .
''Mentang mentang punya istri ya langsung deh manjanya mulai lagi.
Aku langsung mencium kedua pipi mas Rizal
''Yang ini belum,mas Rizal sambil menunjukkan kedua bibirnya.
Aku langsung mencium bibirnya dari pada lama nggak bangun bangun dari pada nggak mau bangun, pikirku.
Aku langsung ke kamar mandi dengan jalan tertatih tatih karena sakit ,tapi aku menahannya supaya mas Rizal nggak tau.
Setelah selesai aku merapikan tempat tidur aku langsung menarik spray nya, aku melihat ada bercak merah aku melihatnya dengan lekat, apa ini? gumamku.
''Kenapa sayang,kenapa kamu panik ?
''Mas, coba lihat apa ini ?apa mas ada yang luka ?
mana, sini biar aku obati.
Mas Rizal yang mendengarku malah tertawa terbahak bahak,
''Kenapa mas malah tertawa apa ada yang lucu
''Sangat lucu sayang, kamu nggak tau siapa yang sebenarnya terluka ?
aku hanya menggelang.
''Yang terluka itu kamu sayang, ini darah kamu apa kamu nggak merasa ada yang sakit.
Apa aku yang terluka jadi ini darahku Ya Allah jadi ini akibat semalam ,pantas aku merasa ada robekan dan rasanya masih sangat perih. kenapa aku sampai nggak mikir kesitu bodoh... jadi malu deh. batinku.
Aku diam karena aku sangat malu kenapa bisa seceroboh ini ,sampai aku menanyakan pada mas Rizal.
''Dan yang melukaimu itu aku sayang suami kamu .
''Udah mas jangan di terusin aku malu
__ADS_1
''Malu, tadi malam enggak tu.mas Rizal meledekku
''Mas jangan meledekku terus, kan mas yang memaksa .
''Iya iya mas minta maaf.
''Udah ah Aku mau turun apa mas mau ikut?
''Heem aku akan menemani kamu masak.
Akhirnya aku dan mas Rizal turun ke bawah.
Seperti biasa aku langsung ke dapur untuk memasak, aku di bantu bik Narti.
Setelah selasai semua sarapan bersama, kali ini mas Rizal meminta izin kepada mama untuk pindah,awalnya mama nggak menyetujui, tapi karena mas Rizal memaksa, akhirnya mama dan papa menyetujuinya,
''Kakak kemana ma?
''Nginep di apartemen.
Setelah sarapan aku dan kak Rizal membereskan baju di lemari, untuk kami bawa ke rumah baru .
Akhirnya selesai juga.
''Sekarang kita akan memulai hidup baru, dan kita akan membangun keluarga kecil kita bersama anak anak kita nanti.
Aku membalasnya dengan senyuman.
Sesampainya di rumah baru kami langsung membersihkan semua tempat, karena memang lama nggak di temapati, itu pun juga kemauan mas Rizal,karena mas Rizal juga nggak mau ada pembantu,
''Sayang kamu nggak apa apa kan kalau kita nggak ada pembantu ?
''Mas, ini sudah menjadi tanggung jawabku, jadi mas nggak perlu nanya, aku lebih senang membersihkan rumah dan melayani mas sendiri tanpa bantuan siapa pun, jadi mulai sekarang hanya ada aku dan mas,
''Terima kasih sayang, kamu memang istri yang baik dan pengertian, cantik lagi .
''Jangan mulai gombal, nanti nggak akan selesai bersihinnya.
Ini kehidupan baru yang aku jalani bersama suami tercinta, berawal dari makanan, aku di perkenalkannya dan kemudian kami saling mengisi hati satu sama lain entah itu kapan terjadinya kami juga nggak menyadarinya,
Kebahagiaan yang kami rasakan saat kita memang berada di puncaknya, melihat kemesraan mas Rizal padaku aku semakin enggan untuk meninggalkannya.
Setelah semua selesai aku segera merapikan baju dari koper, rumah yang kami tempati memang tak sebesar rumah papa Doni, tapi bagiku ini sudah sangat besar, mengingat hanya kami berdua yang menempatinya.
Mas, aku capek istirahat dulu ya nanti baru masak ?
''Heem, istirahatlah sayang. mas Rizal sambil mengelus rambutku,
Aku merebahkan tubuhku di atas ranjang dan mas Rizal mengikut di sampingku.
Lagi lagi mas Rizal menunjukkan kemesraannya padaku mas Rizal mengecup keningku dan berkata ''Aku sangat mencintaimu. entah berapa kali mas Rizal mengatakannya.
Bersambung!!!
__ADS_1