Majikanku Suamiku

Majikanku Suamiku
Episode 27


__ADS_3

Emosi Putri benar benar memuncak setelah mendengar kata kata sang mama yang sama sekali tak membelanya,


*Aw*as kamu Nadia, kamu akan merasakan apa yang akau rasakan saat ini, kamu sudah mengambil apa yang seharusnya aku miliki dan ini akan menjadi permulaan untukmu, batin Pitri.


Nadia menjalani hari harinya dengan penuh kebahagiaan di tambah sang suami yang sangat mencintainya,


Pagi sekali di kediaman papa Doni


Rafi sudah bersiap untuk kembali ke london untuk mengurus perusahaan papanya di sana, Rafi memang lebih memilih mengurus perusahaan papanya di sana di banding dalam negeri sendiri, karena baginya itu lebih bebas.


''Raf, apa kamu nggak nunggu beberapa hari lagi untuk kembali ke sana ?


''Ma, aku ke sini kan untuk menghadiri pernikahan Rizal dan ini aku juga udah beberapa hari di sini ,jadi aku harus kembali, kapan waktu kalau Rafi ada luang Rafi juga akan balik kok ma,


''Terus gimana keadaan perusahaan yang di sana Fi ?papa Doni


''Alhamdulillah pa baik sekali dan akhir akhir ini aku juga serig mendapat tawaran kerja sama dari beberapa perusahaan terbesar di sana, jadi papa fokus saja sama kerjaan papa disini, aku janji nggak akan mengecewakan papa.


''Papa percaya sama kamu Fi, kamu memang sangat bisa di andalkan. Setelah ngobrol panjang lebar Rafi segera berangkat ke bandara,


Tak lupa Rafi pamit kepada sang adik, Rafi datang ke rumah baru Rizal.


''Assalamu'alaikum.


''Wa'alaikum salam .


Nadia yang mendengar sapa langsung menghampiri pintu untuk membukanya. Sedangkan Rizal di ruang kerja nya dan patuh pada laptopnya.


''Kak Rafi masuk kak!


''Nad, Rizal mana?


''Ada kak di ruang kerjanya, aku panggilkan dulu.


Akhirnya Nadia memanggil Rizal yang berada di ruang kerjanya


''Mas, ada kak Rafi di bawah


''O.,iya ngapain dia ke sini ?


''Aku juga nggak tau .


mereka pun langsung turun menemui sang kakak.


''Kak Rafi, ada apa ?


Rafi langsung merangkul sang adik .


''Kakak mau balik ke London,dan tujuan kakak ke sini mau pamit,kamu jaga diri baik baik dan juga istrimu,


''Kakak, tenang aja aku akan jaga Nadia dengan baik kok,aku bukan Rizal kecil lagi kak.


''Ya udah kakak hanya ingin bilang itu aja,


Setelah selesai pamit, Rafi berlalu keluar rumah dan menghampiri mobilnya.


''Mas kenapa kak Rafi suka di luar negeri, kenapa nggak di sini aja?

__ADS_1


''Itu memang cita citanya dari kecil sayang, dan kebetulan dari kuliah kakak langsung ke sana, sebenarnya dulu aku juga ingin ikut, tapi kata papa mama nggak bisa jauh dari aku jadi ya, aku kuliah di sini aja.


Rizal bercerita panjang lebar dengan Nadia tentang Rafi dan dirinya sewaktu kecil.


Pagi sekali,seperti biasa, Nadia memasak untuk mereka sarapan.


''Sayang kamu bawain bekal aja ya, soalnya nanti mas nggak bisa pulang siang ,karena harus ada klien yang harus mas temui dan beliau mengajak ketemuan agak jauh dari kantor.


''Iya, nanti biar aku pulang sama Lilis aja,naik angkot, lagian kan mas pasti capek harus pulang pergi jemput aku terus balik lagi ke kantor.


Setelah sarapan mereka langsung berangkat, seperti biasa Rizal mengantar Nadia terlebih dahulu,


Mobil Rizal berlalu meninggalkan kampus dan menuju kantor.


Sampai di depan kantor Rizal langsung masuk menuju ruangannya.


sampai di depan ruangan Rizal memanggil Deny untuk ke ruangannya.


Deny langsung mengikuti bosnya.


''Ada apa bos?


''Den kamu nanti pergi beliin mobil buat Nadia yang paling keren,


''Siap bos, tapi kesukaan nona Nadia yang gimana?


''Nggak usah nanya apa aja dia pasti suka, Nadia itu nggak banyak komplain.


Akhirnya tanpa kata Deny langsung keluar dari ruangan bosnya.


Deny langsung menunjukkan alamat kepada Pegawai dealer untuk mengantarkan mobilnya.


Di kampus Nadia sedang bersama Lilis ditaman ,Tak lupa juga dengan Irfan,


''Lis, nanti kamu ikut ke rumahku ya, soalnya nanti mas Rizal nggak makan siang di rumah, dan aku juga sudah Izin kok sama dia,


''Iya deh, nanti aku temani kamu di rumah .Lilis


''Aku nggak di ajak Nad? timpal Irfan.


''Boleh, tapi nanti kalau ada mas Rizal di rumah kamu boleh main.


''Ya udah deh kalo gitu,


Mereka nggak sadar kalau ada yang mendengar percakapan mereka.


Nadia dan Lilis pulang dengan naik angkot,


Setelah sampai rumah Nadia dan Lilis turun dari angkut dan membuka gerbangnya., betapa kagetnya Nadia di halaman rumahnya ada mobil mewah.


Ini mobil sipa, bukan mobil mas Rizal, juga bukan mobil papa juga, terus mobil siapa? batinku.


''Ini mobil siapa Nad? tanya Lilis.


''Enggak tau, aku sambil mengangkat bahuku.


Tiba tiba ponsel Nadia berdering dan tertera nama Mas Rizal.

__ADS_1


''Mas Rizal ngapain telepon. gumamku.


Di seberang sana


Gi mana sayang mobilnya, apa kamu suka?


''Ya Allah mas, jadi kamu beli mobil


Iya itu untuk kamu, jadi mulai besok kamu jangan naik angkot, naik mobil sendiri.


''Mas aku kan nggak terlalu lancar, lagian kan baru beberapa hari aku belajarnya.


Makanya sayang kamu naik setiap hari nanti lama lama juga lancar.


Akhirnya mereka memutuskan sambungan teleponnya.


''Lis, ternyata ini mobil, mas Rizal yang beli, barusan orangnya telepon.


''Ya ampun Nad, enak banget sih hidup kamu, udah punya suami ganteng tajir penyayang lagi.


''Semoga kamu nanti juga mendapatkan juga.


Amiiin.


''Yuk masuk! Nadia membuka kunci pintu rumahnya,


Lilis yang melihat rumah Nadia dari depan pun geleng geleng kepala .


Mereka masuk ke dalam rumah.


''Wah, Nad ini mah istana bukan rumah lagi .


''Lis kamu tu persis banget kayak aku tau nggak, pas aku lihat rumah mas Rizal pertama kali aku juga kaget aku kira rumah pak menteri.


''Ya ampun memang orang kayak kita ini dari kampung kalau lihat rumah kinclong dikit aja langsung heran apa lagi sebagus ini.


Mereka bercanda tawa berdua, hari ini Lilis memang izin nggak masuk kerja karena mau menemani Nadia,


Sampai akhirnya Rizal pulang,


''Sayang, aku pulang ?


''Mas ,ngapain sih teriak teriak, kan malu ada Lilis .Nadia sambil menghampiri suaminya dan mencium punggung tangannya.


''Oh, jadi kalau ada Lilis nggak mau mesra mesraan ?


''Mas, malu tau sama Lilis, Rizal sambil melirik lilis.


''Udah dari tadi Lis ?


''Iya kak,tadi pulang kampus aku langsung ke sini.


''Mas, itu mobil kenapa belinya bagus sih, yang biasa juga nggak apa apa, yang penting mobil .


''Sayang kamu lupa istri siapa ?


Aku hanya menggeleng.

__ADS_1


__ADS_2