Majikanku Suamiku

Majikanku Suamiku
Eposode 21


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang di tunggu tunggu kak Rizal, apa lagi kalau bukan hari wisudanya, aku di make up seperti mama, sebenarnya aku juga nggak mau tapi apa daya,mama memaksa,aku makai baju kebaya seperti mama, aku sedikit malu menyamai istri dari pemilik kampus,


Kak Rizal masuk ke kamarku dan melihatku di pantulan cermin , sambil bersandar di pintu.


''Masuk kak, kenapa diam di situ, aku menyuruhnya masuk.


Akhirnya kak Rizal masuk setelah MUA nya keluar


Kak Rizal menutup pintu, dan menghampiriku.


''Kamu sangat cantik, baru kali ini aku melihat kamu pakai make up?


''Emang iya, aku kan nggak bisa dandan kak?


Kak Rizal langsung memelukku.


''Meskipun kamu nggak bisa dandan aku akan tetap mencintaimu dan aku lebih suka kamu apa adanya,


''Terima kasih kak,


''Ayo kita turun,mama dan papa pasti sudah nungguin kita.


Aku dan kak Rizal turun ternyata mama dan papa sudah menunggu kami di ruang tamu,


''Kamu sangat cantik Nad, pantesan Rizal tergila gila padamu Kata mama Widya.


''Ma, jangan gitu lihat tu anak mama jadi malu kan? papa Doni menimpali.


''Iya tu mama Apaan sih, Ayo kita berangkat,


Kami berangkat satu mobil yang di kemudikan kak Rizal. aku duduk di samping kak Rizal mama dan papa di belakang.


Kak Rizal memang nggak pernah menggunakan jasa supir.


Karena kak Rizal sangat menyukai mobil sportnya,meskipun banyak mobil di rumah, tapi dia nggak pernah pakai yang lain .


Setelah sampai di depan kampus kami semua turun, semua menyambut pak Doni, selaku pemilik kampus.


mama dan papa bergandengan .


Aku menyusul dari belakang dengan kak Rizal yang juga menggandengku.


Banyak wartawan yang menyorot acara ini Karena memang kampus ini adalah kampus paling terpopuler di kota J.


Kami semua maduk di gedung tempat acara, aku duduk di samping kak Rizal,


Setelah waktu nya tiba, acara pun segera di mulai,


Sambutan demi sambutan di bawakan selaku pihak kampus dan yang terakhir adalah sambutan dari papa Doni selaku pemiliknya.


Dan yang di nantikan lagi adalah acara wisuda bagi para maha siswa.

__ADS_1


Semua wisudawan dan wisudawati naik panggung secara bergantian sampai selesai.


Semua orang berhamburan mencari keluarga masing masing untuk berpose, begitu juga dengan keluarga kak Rizal, mereka juga berphoto ria, kali ini kak Rizal mengajakku berphoto dengan kelurganya, karena mama sudah menganggapku sebagai menantunya.


Kak Rizal banyak mengambil fhoto hanya berdua denganku.


Sampai akhirnya selesai, Deny yang nggak punya keluarga pun ikut dengan kami,


Bagai keluarga yang sangat bahagia di hari ini, tiada kesedihan yang melintas,


Kak Rizal mengecup keningku seraya berkata


''Hari ini adalah wisudaku dan besok kita akan menikah, dan nanti kalau tiba saatnya wisudamu, kita akan melakukan resepsi pernikahan kita,.


''Iya aku akan ikut apa yang kakak katakan,


''Zal nanti kalian pergi ke toko mas dulu, kan kalian belum mambeli cincin untuk besok,


''Nanti biar mama dan papa di jemput supir,soalnya papa masih ada pertemuan penting.


''Iya ma. kak Rizal.


Di sana aku juga bertemu Lilis, dan Irfan katanya mereka juga orngin berphoto dengan kak Rizal yang gantengnya luar biasa,


Aku, kak Rizal ,Lilis ,Irfan, dan kak Deny berphoto dengan berganti ganti gaya.


Kami semua tak menyadari bahwa ada sepasang mata yang melihat kami dari jauh dan mengepalkan tangannya ,dengan kemarahan yang memuncak.


''Semua nya, kami permisi dulu ya, ada kepentingan sedikit, kata kak Rizal


''Oke kak.


Aku berjalan dengan dengan kak Rizal menuju mobil,


Sampai juga akhirnya di toko mas, kami masuk dan langsung di sambut pegawai toko


Silahkan tuan, ada yang bisa kami bantu ?


''Ya, saya mau cincin kawin yang paling bagus dan paling mahal,


Pegawai toko langsung mengambil sepasang cincin dan menunjukkannya kepada kak Rizal.


Ini tuan, yang paling bagus dan termahal, dan ini juga pengeluaran terbaru dari toko kami. cakap pegawai toko.


Kak Rizal mengambil cincinnya dan menyematkan di jari manisku,


''Apa kamu suka?


''He em, itu kataku,


''Wah, ini sangat cocok di jari nona. kata pegawai toko.

__ADS_1


Kak Rizal nggak menanyakan harganya, langsung mengeluarkan Debirt cart dari dompetnya,


Aku hanya diam, kami meninggalkan toko mas dan langsung pulang, karena memang kak Rizal orangnya nggak suka mampir selain ke tempat tujuan.


Aku yang sangat kepo langsung menanyakan harganya ketika si mobil.


''Kak, berapa harga cincinnya?


''Memangnya kenapa ?


''Nggak aku hanya pingin tau aja. jawabku.


Kal Rizal langsung mengeluarkan nota dari toko mas tersebut.


Aku mengambil dari tangan kak Rizal dan langsung melihatnya.


''Ya Allah kak, ini beneran harganya? ini mah sudah bisa beli rumah kak? ngapain sih kakak beli cincin semahal ini, nanti kalau mama dan papa marah gimana, lagian kan uangnya bisa buat kita nanti, Kataku setelah melihat nota.


''Udah ngomongnya,kata kak Rizal.


Aku hanya diam


''Nadia, itu nggak seberapa, dibanding kamu, kamu lebih berharga di banding sebuah cincin itu, dan kamu jangan lupa akan menjadi istri siapa, jadi uang segitu sudah biasa buat kami,


Ya kakak memang orang kaya beda dengan aku buat makan aja susah apa lagi buat beli perhiasan. mana bisa. batinku.


''O... iya nati sore Ibu dan paman pasti juga sudah sampai, soalnya tadi pagi mama sudah kirim mobil ke kampung


''Beneran kak?


''Heem, apa kamu senang ?


''Iya aku sangat senang bisa bertemu Ibu,.


Karena memang hanya Ibu orang tuaku satu satunya, Ibu merawatku sendiri semenjak ayah meninggal, beliau bekerja banting tulang untuk membiayai sekolahku, tak pernah mengeluh dan selalu menahan tangis bila di depanku, sebenarnya aku juga tau kepedihan yang ibu rasakan selama ini, tapi beliau selalu menyembunyikannya dariku karena nggak mau aku ikut merasakannya.


Aku akan selalu mengenang jasamu Ibu, meskipun aku nggak bisa membalas semua pengorbananmu selama ini.


''Aku tau kamu sangat menyayangi Ibu, kalau Ibu mau boleh kok tinggal sama kita nanti.


''Beneran kak?


''Apa aku pernah bohong sama kamu?


aku menggeleng.


Selama aku mengenal kak Rizal, memang dia nggak pernah bohong dalam masalah apa pun, karena kejujurannya juga yang membuatku luluh, aku nggak menyangka akan menikah secepat ini dengannya.


perkenalan kami yang terbilang sangat singkat dan rasa sayang itu muncul dengan seringnya kami bertemu.


Dan semoga hubungan kami akan langgeng untuk selamanya sampai maut memisahkan.

__ADS_1


Dan semoga Allah selalu mendwngar doa doaku Amiiin


sampai jumpa!!!


__ADS_2