Majikanku Suamiku

Majikanku Suamiku
Episode 47


__ADS_3

Rasa penasaran Rafi masih mengiang ngiang di otak nya keingin tahuan soal Nadia yang di bilang lelah sama dokter,


''Den kamu tadi pagi kan jemput Rizal dan pas kejadian Nadia sakit perut kamu ada di sana kan? Rafi menginterogasi.


Deny mengangguk.


'' Terus kenapa apa kakak pingin tau banget?


''Heem, Rafi sambil mengangguk.


Aduh gi mana nih aku ceritanya nggak mungkin kan kalau aku jawab jujur kan aku juga malu,lagian Rizal ngapain sih gitu gituan pagi pagi ,batin Deny.


Deny masih diam dan memutar otaknya untuk memberi jawaban yang tepat untuk Rafi.


Akhirnya Deny membuka suara.


''Kakak, adik kakak sendiri tu yang jahil sama Nadia, masa pagi pagi minta jatah ,jawab Rizal ragu.


''Apa, minta jatah maksud kamu,?


''Ayolah kak masa nggak paham sih, iya Rizal minta jatahnya sama Nadia, tadi pagi. Deny semakin ragu.


''Ya ampun, jadi Nadia sakit perut gara gara itu


Keduanya saling terlihat ****, karena kepo urusan Rizal.


Akhirnya meteka saling menertawakan.


''kenapa kita yang jadi **** gini ya ?


''Pantesan tengah malam pulang, ternyata ada maunya, dasar bucin gumam Rafi sebel.


Sesampainya di kantor Deny langsung menelpon Lilis dan menceritakan keadaan Nadia.


Lilis yang mendengar langsung segera pergi ke rumah sakit bersama Irfan.


Nadia membuka matanya dan merasakan berat pada tangannya.


ternyata Rizal menggenggam tangannya dan menyandarkan kepalanya di samping tangan Nadia.


''Mas, bangun,Nadia membangunkan Rizal.


Rizal langsung membuka matanya mendengar ucapan sang istri


''Sayang kamu udah bangun?


''Hmm, Nadia sambil senyum tipis.


''Apa masih sakit perutnya ?


''Nggak, udah mendingan kok, mas nggak jadi ke kantor?


''Sayang, kamu lagi sakit, mana mungkin mas tinggalin kamu, lagian kan udah ada kak Rafi, jadi mas akan tetap di sini nungguin kamu sampai kamu sembuh.


Tak lama kemudian ada suara ketukan pintu.

__ADS_1


Rizal berjalan menghampirinya untuk membuka.


''Lilis dari mana kamu tau kalau Nadia di rawat di sini? Rizal dengan nada terkejut.


''Dari kak Deny, tadi dia yang telpon aku, dan aku langsung datang deh.


Apa Deny bilang yang lain selain nadia sakit, ah biarin aja ngapain aku harus malu kan itu sudah biasa pasangan suami istri. Pikir Rizal


''Pagi kak? Irfan.


''Pagi, masuk!


Irfan dan Lilis masuk menghampiri Nadia yang masih berbaring


''Hai Nad gimana keadaan kamu?


''Aku udah baikan Lis, lagian aku cuman keram aja kok nggak ada yang serius, iya kan mas.


Rizal mengangguk.


''Memang apa kata dokter kak kok sampai Nadia mengalami keram ?tanya Lilis.


''Hanya kecapekan saja dan harus istirahat yang cukup serta manjaga pola makan udah itu aja yang dokter bilang tadi. Rizal menjelaskan.


Pintu terbuka lagi, ternyata sang mama dan papa yang datang ,Rizal sangat Terkejut, pasalnya Rizal juga belum kasih tau sang mama


''Ma, dari mana mama tau kan Rizal belum bilang?


''Dasar kamu anak nakal ya, udah semalam pulang nggak bilang, ini istri masuk rumah sakit juga nggak bilang, kamu pikir hanya kamu yang mikirin Nadia, mama dan papa juga, apa kamu nggak mikir kalau kami sangat khawatir dengan kamu maupun Nadia, apa lagi calon cucu mama. mama Widya mengomel.


Nadia hanya diam tak mengatakan apapun tapi dalam hatinya bertanya tanya kenapa suaminya membohonginya.


''Bagaimana keadaan kamu Nad ?


''Alhamdulillah Nadia baik baik aja kok ma, mama nggak usah khawatir,


''Papa jadi nggak ke kantor gara gara mama kamu yang khawatir Nad .papa Dony.


''Papa kapan pulang?Rizal.


''Baru tadi pagi dan mama langsung bangunin papa pas dapat telpon dari Rafi.


''Lagian kamu ngapain aja sih kok bisa sakit gini ?


Nadia hanya tersenyum tipis.


Mama Widya yang super protektif pada Nadia menjadi lebay saat melihat Nadia sakit.


Pagi tante, aku Lilis teman Nadia.


Lilis memperkenalkan diri dan mencium punggung tangan mama Widya.


''O.... teman kuliah?


Lilis mengangguk.

__ADS_1


''Satu lagi ma, dia ini pacarnya Deny? Rizal memperkenalkan status Lilis.


''Beneran, apa kalian pacaran udah lama?


'' Lumayan tante,


''kenapa nggak lansung nikah aja, kalau kalian idah lama pacarannya.


''Nunggu lulus kukiah sulu tan


''O... ya udah kalau gitu tante juga nggak bisa maksa, tapi saran dari tante kalian jaga jarak supaya nggak melakukan hal yang tak di inginkan.


''Ma, apaan sih ya nggak mungkin lah Deny kan orang baik baik nggak mungkin dia melakukannya sebelum nikah.


''Iya mama tau, tapi syaitan kan ada di mana mana, dan kita nggak bisa pungkiri itu.


Percakapan yang membingungkan menurut Irfan yang statusnya jomblo.


Tiba tiba Rizal merasa sedikit pusing, Rizal berlalu ke kamar mandi, Di dalam kamar mandi Rizal membasuh mukanya,siapa tau efek ngantuk, saat mengelap mukanya dengan handuk kecil, lagi lagi darahnya keluar dari hidungnya, kali ini Rizal sangatlah panik, pasalnya beberapa kali itu terjadi tapi keadaanya tak rame seperti ini, Rizal mengambil tisu untuk mengelap hidungnya.


Beberapa kali Rizal mengelapnya, tapi darahnya masih saja setia mengikuti tisu.


Lama di kamar mandi membuat semua yang berada di luar pun penasaran dengan apa yang di lakukan Rizal di kamar mandi.


Akhirnya mama Widya mengetuk pintu kamar mandi.


''Zal kamu ngapain aja dih kok lama banget sih, mama Widya sambil mengetuk pintu.


''Bentar ma, Rizal sambil terus mengelap hidungnya dengan tisu.


Tapi nasib baik masih di pihak Rizal, setelah mama Widya mengetuk pintu, saat itu juga darah Rizal berhenti keluar dari hidungnya.


Rozal membasuh mukanya lagi sampai bersih dan menghilangkan bau amis.


Setelah bersih Rizal langsung keluar, seperti tak terjadi apa apa padanya, Rizal menunjukkan expresi wajahnya dengan senyuman di depan semua.


''Kamu ngapain aja sih kok lama banget?mama Widya.


''Nggak kok ma, aku cuma cuci muka Rizal ngantuk gara gara semalem.


mama hanya manggut manggut.


''Ya udah kalu gitu mama dan papa pulang ya,nanti mama balik lagi kalau papa kamu pulang.


''Iya papa mau keluar kota lagi nih mau memantau proyek yang lain, kamu jaga istri kamu baik naik jangan sampai terulang lagi,


''Dan kamu Zal, apa ibu mertuamu udah di kasih tau?


Rizal menggeleng sambil menoleh ke arah Nadia.


''Maaf pa, lebih baik ibu nggak usah di kasih tau, Nadia takut ibu jadi khawatir ,lagian Nadia udah baikan kok pa.


''Iya pa lagian bentar lagi kan Rizal juga mau jemput ibu kalau Nadia udah lahiran.


''Ya udah papa ikut aja gimana baiknya.

__ADS_1


Papa Doni dan mama Widya berlalu dari kamar Widya.


__ADS_2