
Waktu hanya bisa berputar dan tak bisa di hentikan ataupun di kembalikan lagi ,waktu juga yang merubah statusku yang perawan kini menjadi seorang istri,dan status ini juga yang akan merubah hidupku, baik itu jauh lebih baik ataupun sebaliknya karena itu hanya ketentuan Allah.
Kami sebagai manusia hanya bisa merencanakan dan berdoa.
Tapi di setiap doa yang kami lantunkan hanya Allah lah Satu satunya Dzat yang Maha Mendengar dan Mengetahui.
Ini adalah hari pertamaku menjadi seorang istri, semua keluarga ku maupun keluarga kak Rizal pamit untuk pulang, Ibu memberiku nasehat sebagai seorang istri.
"Nak, kamu sekarang sudah menjadi seorang istri, jadi kamu harus melayani suamimu dengan ikhlas, agar kamu mendapat ridhonya, dan jadilah istri yang penurut, selagi itu bukan larangan agama jangan pernah membantahnya.
Itulah pesan Ibu yang akan ku ingat selalu.
Begitu juga paman beliau juga memberi pesan kebaikan untukku agar aku selalu patuh pada suami.
Kini tinggal keluarga kak Rizal yang ada di rumah
''Ma, aku pamit ya mau ke apartemen. kata kak Rafi.
''Iya kamu hati hati ya?
Kak Rafi pun pamit.
Aku naik ke atas bersama kak Rizal
Kak Rizal langsung menarik tanganku untuk masuk ke kamarnya,
Saat di dalam dia langsung memelukku ,dan aku membalas pelukannya, karena saat ini memang dia sudah menjadi suamiku.
Sekarang dia sudah berani membalas pelukanku, wah benar benar anak manis, batin Rizal.
Rizal melepaskan pelukannya, kali ini kak Rizal memegang kedua pipiku dia semakin mendekatkan wajahnya ,aku memejamkan mataku, aku merasakan nafas kak Rizal yang begitu dekat, kali ini dia menciumku, ya dia menciumku, aku merasa ada yang aneh di bibirku, aku sampai nggak bisa nafas karena ciuman kak Rizal yang sangat lama.
Inikah yang di namakan ciuman, ternyata begini rasanya sangat lembut, dan ini adalah ciuman pertamaku, dan itu aku berikan kepada suamiku, kak Rizal kaulah orang yang pertama kali mengambil ini dariku. batinku.
''Apa kamu nggak pernah berciumam?
aku hanya menggeleng .
''Pantas, ini sangat manis sekali, aku jadi nggak sabar lagi ,apa kamu sudah siap untuk menyerahkan semuanya sama aku? bisik kak Rizal.
Aku hanya mengangguk diam .
''Bersiaplah sayang aku akan membuatmu lemas nanti malam. Kak Rizal sambil mencium lagi pipiku
Apa ini memang sifat kak Rizal, apa memang dia sangat mencintaiku dengan cara ini atau dia hanya menginginkannya sesaat. batinku.
''Kak, aku ke kamar mandi dulu, mau ganti baju.
__ADS_1
''Iya, aku tunggu,
Aku berlalu ke kamar mandi, aku sekalian mengganti bajuku.
Aku keluar dan melihat kak Rizal berbaring di ranjang besarnya.
Hah, dia tidur, perasaan tadi nggak ngantuk amat, kenapa sekarang sudah tidur aja, dasar anak mama batinku.
Aku mengeringkan rambutku di depan meja rias,Dan ternyata sudah ada make up wanita, aku mencoba memakainya,
Aku bisa nggak ya pakai make up, ah coba aja dulu, pikirku,
Aku mencobanya satu persatu sampai selesai, aku memandangi wajahku dari pantulan cermin
Cantik juga pikirku.
Setelah itu aku melihat kak Rizal masih saja tidur, aku Ingin membangunkannya, tapi aku sedikit ragu.
''Mungkin kak Rizal sangat capek udahlah biarin aja,ah tapi kan dia belum makan dari pagi gumamku.
Akhirnya aku memberanikan diri membangunkannya.
''Kak bangun, kan kakak dari pagi belum makan .
Yang di bangunkan mengerjapkan matanya, bukannya bangun malah menarikku ke atas ranjang, kini tubuhku berada diatas kak Rizal dia memandangiku dengan lekat
''Kamu sangat cantik sayang,
''Kenapa harus malu aku kan suami kamu, dan mulai sekarang jangan panggil kau kakak lagi
''Terus aku panggil apa?
''Sayang, suami, abang, mas, terserah yang penting bukan kakak lagi.
''Oke mulai sekarang aku panggil kakak dengan sebutan mas,
''Sudah sekarang lepaskan aku mas, aku nggak bisa gerak .
''Enggak diam disini, jangan bergerak, atau kamu mau aku makan sekarang, kamu nggak ngerasa si boy nya udah bangun.
''Mas, apaan sih, ayo kita turun, apa mas nggak lapar?
''Jangan mengalihkan pembicaraan, aku nggak suka itu.
Idih mas Rizal apa apaan sih apa dia benar benar nafsu, sampai kayak gini, duh gimana jadinya nanti malam ya, apa aku sanggup melayaninya? batinku menerka nerka.
Kini aku yang mulai merayunya, aku memegang rambut dan membelainya,
__ADS_1
''Mas, aku nggak mengalihkan pembicaraan, tapi mas kan tau, mas belum makan dari pagi, terus kalau mas nanti udah lemas duluan gimana, kan nggak jadi Mp nya?
''Wah, pinter juga ya istriku ini untuk memggodaku ,
Mas, mas kayak anak kecil aja minta di rayu dulu baru mau makan. batinku.
''Nah, sekarang lepasin dulu, kan badan aku berat, kita turun dan makan .
''Oke,
Akhirnya terlepas juga, dasar nafsunya udah bertingkat.
Akhirnya mas Rizal melepaskan eratan tangannya, aku langsung turun dari ranjang dan menunggu mas Rizal untuk ganti baju,
Kami turun menuju meja makan, di sana sudah ada banyak makanan, mama dan papa nggak ada disana, aku tanya sama bik Narti, katanya mama dan papa baru selesai makan, aku langsung mengajak mas Rizal untuk makan .
''Apa mas mau makanan ini, atau aku masakin ?
''Masakin aja, aku nggak selera sama makanan ini, mas Rizal sambil menunjuk makanan di meja.
Ya Allah semoga aku selalu bersamamu, sampai ajal memisahkan ,aku nggak mau mas Rizal kembali mengulang masa kecilnya.
Aku langsung pergi ke dapur untuk memasak, mas Rizal menunggu sambil memainkan ponselnya.
Setelah selesai aku langsung meletakkan di depannya.
''Ini mas, udah siap makan dulu?
Tanpa kata Mas Rizal langsung menyantapnya hingga habis,
Aku jga nggak mengerti dengan mas Rizal, pada hal menurutku masakanku sama dengan masakan yang lain pada umumnya, tapi kenapa dia sangat sulit untuk makan makanan lain, kata bik Narti sebelum aku dia hanya mau makanan bik sri selain itu kalau terpaksa hanya makan sedikit.
Setelah makan aku membereskan meja makan,
Aku memanggil bik Narti untuk membantuku.
''Non biar bibik aja yang beresin
''Udah lah bik Bibi panggil neng aja, aku lebih nyaman dengan panggilan itu.
Setelah selesai aku langsung menghampiri mas Rizal yang berada di ruang keluarga,
''Sayang, besok kita langsung pindah aja ya?
''Aku hanya ingin kita berdua saja, aku nggak suka rame seperti ini, aku ingin menikmati pengantin baru kita hanya berdua saja
Terserah mas saja aku ikut,
__ADS_1
''Apa kamu mau kita pergi bulan madu.
''Enggak, aku nggak suka, lebih baik kita di ruamah.